20 Musisi Dunia yang Tewas pada Usia 27 Tahun

Fakta ini mungkin sedikit membingungkan dan sulit dijelaskan. Dari tahun ke tahun, semakin banyak musisi dunia dari berbagai aliran yang meninggal dunia pada usia 27 tahun. Sederet nama besar seperti Jimi Hendrix, Jim Morrison, dan Kurt Kobain tewas pada puncak ketenarannya. Fenomena ini dinamai The 27 Club. Berikut 20 nama musisi yang tewas pada umur 27 tahun.

1. Robert Johnson

Robert JohnsonKonon, musisi blues Robert Johnson menjual jiwanya kepada setan agar ia bisa mencapai kesempurnaan dalam bermain gitar. Entah bagaimana Johnson mendapat gagasan itu. Ia merekam 29 lagu -kebanyakan klasik- selama karirnya yang singkat. Lagu-lagu Johnson yang paling terkenal adalah “Come on in My Kitchen,” “Sweet Home Chicago” dan “Crossroad Blues,” yang semakin terkenal setelah digarap ulang oleh grup rock Cream dalam double album mereka berjudul “Wheels of Fire”.

Banyak yang menganggap Johnson adalah bapak rock ‘n’ roll modern. Isu yang umum beredar adalah bahwa Johnson diracun -kemungkinan racunnya dicampur ke dalam minuman moonshine Johnson- oleh istri atau pacarnya yang cemburu saat ia bermain di sebuah juke dekat Greenwood, Mississippi. Johnson tewas dan dimakamkan di sebuah makam tak bertanda. Robert Johnson meninggal pada 16 Agustus 1938.

2. Rudy Lewis

Rudy LewisRudy Lewis, penyanyi kelompok R & B legendaris The Drifters pada 1960-1964. Ia yang membawakan tembang hits seperti “On Broadway” (sepuluh besar) dan “Up on the Roof.” Sebelumnya ia tergabung dalam Clara Ward Singers. Suara lembut Lewis sering disejajarkan dengan Ben E. King.

Tepat sebelum rekaman mega hit “Under the Boardwalk,” Lewis ditemukan tewas di apartemennya. Penyebab kematiannya belum pernah dipastikan. Pihak berwenang berpikir Lewis meninggal karena overdosis, namun teman-teman Lewis menduga ia tewas karena overdosis, sesak napas, dan serangan jantung. Polisi tak pernah mengautopsi jasad Lewis. Rudy Lewis meninggal pada 20 Mei 1964.

3. Brian Jones

Brian JonesBrian Jones adalah seorang gitaris dan multi-instrumentalis yang merupakan pendiri sekaligus pemimpin awal Rolling Stones, yang mulai berkiprah pada tahun 1962. Jones menonjol dalam album awal Rolling Stones; ia bermain gitar ritme dan slide, harmonika, dan background vokal. Hubungan Jones dengan anggota band lainnya menjadi tegang ketika mereka mengetahui bahwa Jones sebenarnya meraup lebih banyak uang, tak sesuai dengan kontrak manajemen yang ditandatangani Jones untuk semua anggota band pada awal 1963.

Dari tahun 1968 dan seterusnya kontribusi Jones pada Rolling Stones terus berkurang, mungkin karena penggunaan narkotiknya yang meningkat, dan pada pertengahan 1969 Jones didepak dari band. Jones berencana untuk memulai band sendiri, tapi tidak pernah kesampaian. Cerita seputar kematian Jones tetap samar hingga saat ini. Jones ditemukan tak bergerak di dasar kolam renang dan dinyatakan meninggal oleh otoritas setempat. Teman-temannya mengatakan bahwa Jones telah minum pil. Laporan menunjukkan ia “mati karena kecelakaan”. Beberapa orang berpikir Jones bunuh diri, sebagian berpikir ia dibunuh. Anggota Rolling Stones lain, Mick Jagger dan Keith Richards, tidak menghadiri pemakaman Jones. Brian Jones meninggal pada tanggal 3 Juli 1969.

4. Alan “Blind Owl” Wilson

Alan WilsonAlan Wilson adalah salah satu anggota Canned Heat, band blues aliran 60-an. Wilson adalah seorang gitaris ritme, penulis lagu, vokalis, dan pemain harmonika virtuoso. Legenda Blues John Lee Hooker menyebut Wilson adalah pemain harmonika terbaik yang pernah dilihatnya.

Wilson menyanyikan dua hits terbesar Canned Heat, “Going Up the Country” dan “On the Road Again.” Wilson mempunyai gangguan emosional dan mencoba bunuh diri berkali-kali. Alan “Blind Owl” Wilson akhirnya meninggal dunia karena overdosis obat -meski secara luas dianggap bunuh diri- pada tanggal 3 September 1970.

5. Jimi Hendrix

Jimi HendrixJimi Hendrix menjadi fenomena singkat setelah penampilan mengesankannya di Monterey International Pop Festival pada bulan Juni 1967, di mana ia memainkan gitar di punggungnya, berimprovisasi dengan giginya, membakar gitarnya, dan kemudian membantingnya di panggung. Selama karir rekaman singkat tiga setengah tahunnya, Hendrix menjelma menjadi gitaris nomor satu dan masih dianggap nomor satu oleh banyak musisi lain hingga kini. Pada tahun 2003 majalah Rolling Stone memilihnya sebagai gitaris terbesar sepanjang masa.

Karya terbaik Hendrix adalah double-album “Electric Ladyland”, menampilkan hits seperti “Voodoo Chile (Slight Return),” “Still Raining, Still Dreaming,” dan “House Burning Down”. Album ini menunjukkan ciptaan, kejeniusan, dan fleksibilitas Hendrix sebagai gitaris. Hendrix terus-menerus tampil di banyak konser, termasuk salah satu yang melegenda adalah penampilannnya di Woodstock. Ia meninggal karena komplikasi obat -pencampuran alkohol dengan barbiturat, kombinasi yang sangat berbahaya- pada tanggal 18 September 1970.

Baca urutan 6-10

Komentar Anda