Mengenal Kehidupan Orang-orang Kroasia

Orang Kroasia

Sebagian besar penduduk Kroasia terdiri atas bangsa Kroasia. Penduduk Kroasia juga terdiri atas sebagian kecil bangsa Bosnia dan Serbia. Orang-orang Bosnia mengungsi ke Kroasia pada paruh pertama tahun 1990-an, ketika perang sedang berlangsung di negara tetangga Bosnia-Herzegovina.

Sebagian besar orang Kroasia berbicara dalam bahasa Kroasia. Bahasa Serbia mirip dengan bahasa Kroasia, tetapi bahasa Kroasia ditulis dalam alfabet Romawi. Bahasa Serbia menggunakan bentuk alfabet Cyrillic, sistem yang digunakan dalam menulis bahasa Rusia dan bahasa Slavia lainnya. Pada awal tahun 1990-an, selama perang berlangsung, Kroasia memulai usaha untuk lebih membedakan bahasa Kroasia dengan bahasa Serbia. Mereka berusaha untuk mengembalikan kata-kata Kroasia kuno dan menciptakan kata-kata baru dengan akar bahasa Kroasia. Banyak juga orang Kroasia, terutama di kota-kota besar atau di sepanjang pantai Adriatik, yang berbicara dalam Jerman atau bahasa Inggris di samping bahasa Kroasia.

Kebanyakan orang Kroasia memeluk agama Katolik Roma. Agama tradisional Serbia adalah Ortodoks Serbia. Orang Bosnia (atau Muslim Bosnia) secara tradisional memeluk agama Islam.

Sebagian besar keluarga pedesaan Kroasia tinggal di rumah-rumah batu. Banyak warga pinggiran kota bertempat tinggal di gedung-gedung apartemen bertingkat tinggi modern. Penduduk kota kebanyakan tinggal di rumah-rumah tua atau bangunan apartemen.

Orang Kroasia menghargai hubungan keluarga yang dekat. Secara tradisional, ayah memegang otoritas paling tinggi dalam keluarga. Namun, sejak pertengahan tahun 1970-an, gerakan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan telah berkembang di Kroasia, terutama di Zagreb. Gerakan ini menentang gagasan-gagasan tradisional tentang otoritas dalam keluarga dan menyerukan perempuan untuk memiliki kesetaraan ekonomi, politik, dan sosial dengan laki-laki.

Adapun masakan Kroasia mirip dengan negara-negara Eropa tengah lainnya. Salah satu hidangan terbaik dan sangat digemari orang Kroasia adalah sayatan daging sapi Zagreb, irisan daging sapi muda yang dilapisi tepung roti. Hidangan tradisional lainnya adalah gibanica, kue keju berlapis yang dapat dimakan sendiri atau dengan hidangan daging. Orang Kroasia juga pandai membuat beberapa anggur yang sangat baik kualitasnya.

Hampir semua orang dewasa di Kroasia dapat membaca dan menulis. Anak-anak diwajibkan untuk bersekolah antara usia 6 dan 14 tahun. Kroasia memiliki universitas di Rijeka, Split, dan Zagreb, serta banyak lembaga pendidikan tinggi lainnya.

Orang Kroasia memiliki tradisi budaya yang hidup. Selama awal tahun 1900-an, pematung Kroasia Ivan Meštrović menjadi terkenal karena karya-karyanya yang sangat patriotik dan religius. Tarian tradisional Kroasia adalah kolo, tarian cepat yang dilakukan dalam lingkaran. Festival jazz menarik banyak penonton di Kroasia, dan musik klasik juga populer di sana.

Musik rock juga sangat digandrungi dan telah menjadi sarana mengekspresikan pandangan politik yang kuat. Selama tahun 1970-an dan 1980-an, banyak grup rock Kroasia menyanyikan lagu-lagu yang mengkritik sistem Komunis atau kebijakannya. Sejak era 1980-an, banyak grup rock yang mengusung kebanggaan Kroasia dan keinginan untuk merdeka.

Komentar Anda