Mengenal Seluk-Beluk Negara Meksiko

Meksiko adalah negara paling utara di wilayah Amerika Latin. Negara ini terletak tepat di sebelah selatan Amerika Serikat. Rio Grande, salah satu sungai terpanjang di Amerika Utara, membentuk sekitar dua-pertiga dari batas antara Meksiko dan Amerika Serikat. Di antara semua negara di belahan bumi Barat, hanya Amerika Serikat dan Brasil yang memiliki penduduk lebih banyak daripada Meksiko. Mexico City adalah ibu kota dan kota terbesar Meksiko. Kota ini juga merupakan salah satu daerah metropolitan dengan populasi terbesar di dunia.

Bendera Meksiko

Pegunungan yang tinggi menjulang dan dataran tinggi yang menghampar mencakup lebih dari dua pertiga luas Meksiko. Meksiko juga memiliki hutan tropis, gurun, dan lembah yang subur. Beberapa negara lain juga memiliki lanskap dan iklim dalam jarak yang berdekatan satu sama lain.

Untuk mempelajari Meksiko, kita harus mengurai sejarah awalnya yang panjang. Berabad-abad lalu, penduduk asli Meksiko yang disebut Amerindian atau Indian, mengembangkan beberapa peradaban maju. Peradaban ini membangun kota-kota besar, mengembangkan kalender, menciptakan sistem penghitungan, menggunakan bentuk tulisan, dan mendirikan kerajaan besar.

Kekaisaran adat terakhir di Meksiko, Aztec, jatuh ke tangan penjajah Spanyol pada tahun 1521. Selama 300 tahun berikutnya, Meksiko menjadi koloni Spanyol. Orang-orang Spanyol mengangkut kekayaan alam dan mineral dari Meksiko. Mereka juga memperkenalkan banyak perubahan dalam pertanian, pemerintah, industri, populasi, dan agama. Keturunan orang-orang Spanyol menjadi kelas penguasa Meksiko. Sebagian besar masyarakat adat tetap miskin dan tidak berpendidikan.

Selama periode kekuasaan kolonial Spanyol, kelompok masyarakat ketiga berkembang di Meksiko. Orang-orang ini merupakan keturunan pribumi dan Eropa, dan dalam beberapa kasus, juga memiliki nenek moyang dari Afrika. Orang Meksiko campuran ini dikenal sebagai mestizo.

Meksiko merdeka dari Spanyol pada tahun 1821. Selama 50 tahun berikutnya, negara ini mengalami perang saudara, penurunan ekonomi, dan intervensi asing yang mengakibatkan hilangnya setengah wilayahnya. Sebuah pemberontakan yang disebut Revolusi Meksiko dimulai pada tahun 1910, ketika orang-orang Meksiko menggulingkan kekuasaan diktator lama. Kaum revolusioner berjanji untuk berjuang demi keadilan sosial, reformasi demokrasi, dan pembangunan ekonomi.

Sebagai hasil dari revolusi, pemerintah mengambil alih kepemilikan tanah yang luas milik pribadi dan membagikannya kepada jutaan petani yang tak memiliki tanah. Pemerintah juga mendirikan sistem sekolah nasional dan membangun banyak rumah sakit serta perumahan. Untuk mengatasi tekanan pertumbuhan penduduk yang cepat terhadap perekonomian, pemerintah mendorong perkembangan manufaktur dan produksi minyak.

Sebagian besar penduduk Meksiko adalah orang mestizo. Masyarakat adat membentuk kelompok populasi terbesar kedua. Kedua kelompok itu umumnya sangat bangga dengan warisan Indian mereka. Sejumlah program dijalankan pemerintah untuk menekankan peran adat dalam kebudayaan Meksiko. Pada tahun 1949, pemerintah menjadikan kaisar Aztec terakhir, Cuauhtémoc, sebagai simbol kebangsaan Meksiko. Cuauhtémoc menghadapi penjajah Spanyol dengan gagah berani sehingga ia dijadikan pahlawan Meksiko.

Manufaktur, pertanian, pertambangan, dan pariwisata penting bagi perekonomian Meksiko. Produk manufaktur utama Meksiko antara lain mobil, bahan kimia, makanan olahan, dan baja. Lahan pertanian mencakup sejumlah kecil wilayah Meksiko. Kebanyakan tanah Meksiko terlalu kering, terlalu berpegunungan, atau tidak cocok untuk bercocok tanam. Namun, Meksiko merupakan salah satu produsen biji kakao, kopi, jagung, jeruk, dan tebu yang terkemuka di dunia.

Meksiko kaya akan mineral. Negara ini adalah salah satu produsen perak terkemuka di dunia dan juga memiliki deposito tembaga, emas, timah, garam, dan belerang dalam jumlah besar. Meksiko menjadi eksportir minyak terkemuka di dunia pada tahun 1921. Pada tahun 1970-an, setelah puluhan tahun produksinya turun, Meksiko muncul kembali sebagai eksportir utama produk minyak bumi.

Sejak akhir tahun 1900-an, para pemimpin Meksiko telah mencoba mengembangkan perekonomian dengan mendorong hubungan internasional dengan negara-negara lain, khususnya Amerika Serikat. Namun, Meksiko terus menghadapi masalah ekonomi dan sosial yang sulit sehingga mayoritas rakyatnya masih hidup dalam kemiskinan.

Komentar Anda