5 Metode Kompetensi Karyawan yang Umum Digunakan di Indonesia


Bagi setiap perusahaan, karyawan merupakan aset yang harus terus dikembangkan agar dapat meningkatkan produktivitas kerja, melakukan efisiensi, memberikan kesempatan berkarier, atau menemukan potensi karyawan. Biasanya, atasan akan langsung bertanggungjawab dalam pengembangan tersebut. Sayangnya banyak atasan yang tidak mengetahui cara mengembangkan potensi karyawannya. Berikut ini merupakan beberapa metode competency management yang biasa digunakan untuk mengembangkan karyawan.

Kompetensi Karyawan

Pelatihan

Pelatihan adalah program yang biasa dilakukan oleh perusahaan untuk mengembangkan tenaga kerja yang dimilikinya. Bentuk pelatihan ini dapat berupa pelatihan dalam perusahaan ataupun di luar perusahaan. Dalam pelatihan internal, perusahaan bisa menggunakan pelatih dari perusahaan sendiri ataupun luar perusahaan. Biasanya, karyawan akan mendapatkan pelatihan tertentu seperti pelatihan pengoperasian alat dan pelatihan keselamatan kerja dari konsultan yang didatangkan perusahaan. Sedangkan dalam pelatihan eksternal, karyawan akan dikirimkan pada suatu instansi atau lembaga pelatihan tertentu baik pemerintah ataupun swasta seperti pelatihan audit internal dari Komite Akreditasi Nasional.

Pendidikan

Pengembangan karyawan melalui pendidikan biasanya bersifat khusus. Hal ini dikarenakan pendidikan ditujukan pada karyawan terbaik yang dianggap perlu mengembangkan pendidikannya karena pendidikan sebelumnya belum cukup. Untuk pemilihan tempat melanjutkan pendidikan, semua bergantung pada kebijakan yang ada pada perusahaan.

Magang

Selain pelatihan, magang kerja juga dapat dilakukan di dalam perusahaan ataupun di luar perusahaan. Magang kerja di dalam perusahaan biasanya hanya lintas departemen dalam jangka waktu satu hingga tiga bulan. Magang kerja internal memiliki tujuan menyelaraskan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan karyawan. Untuk magang kerja eksternal, biasanya dilakukan di perusahaan induk atau perusahaan lainnya.

Baca Juga:  https://www.linovhr.com/competency-management-software-system/

Uji Kompetensi

Uji kompetensi juga dapat dilakukan perusahaan untuk mengembangkan karyawan. Uji ini dapat dilakukan oleh pihak perusahaan atau Lembaga Sertifikasi Profesi yang terakreditasi BNSP. Uji kompetensi internal biasanya merupakan program tahunan suatu departemen yang menjalankan standar internasional. Uji kompetensi oleh LSP lebih maju karena sertifikat yang diberikan pada karyawan yang telah mengikuti uji kompetensi akan diakui secara nasional. Hanya saja, dalam pelaksanaannya memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Job Enrichment

Pengembangan karyawan lainnya yang dapat dilakukan oleh perusahaan adalah job enrichment. Job enrichment adalah program penambahan tugas dan tanggung jawab di posisi yang sama. Seperti mendapatkan tugas tertentu dalam departemen atau lintas departemen, mengisi jabatan baru yang sebelumnya tidak ada dengan tingkat yang sama, atau mendapatkan tugas menggantikan atasan yang sedang cuti atau dinas luar kota. Biasanya, karyawan yang dilibatkan dalam program ini adalah karyawan yang menonjol.

Nah, begitulah beberapa metode competency management yang dapat perusahaan coba. Untuk membantu perusahaan anda mengembangkan potensi karyawan yang ada, tidak ada salahnya anda menggunakan Software Comptency Management dari LinovHR.

Dengan menggunakan Software Comptency Management, perusahaan akan dapat lebih mudah mengelola setiap kompetensi yang dimiliki karyawan, Sehingga karyawan ditempatkan sesuai dengan kompetensi atau keahlian yang dimilikinya.

Komentar Anda