11 Hal Mengejutkan yang Bisa Diendus Oleh Anjing
4. Bakteri
Sejak tahun 1960-an, peternak lebah di seluruh dunia bersusah payah memerangi penyakit American Foulbrood yang berdampak buruk pada beberapa koloni lebah, bahkan mengancam kepunahan sejumlah spesies lebah. Namun, sejak tahun 1970-an, anjing telah membantu mereka dengan mendeteksi sarang yang terinfeksi, yang kemudian akan dibuang sebelum infeksi menyebar ke sarang lain.
Anjing melakukan hal ini dengan mengenali aroma bakteri penyebab penyakit. Mereka dapat dengan mudah memeriksa lebih dari 100 sarang dalam waktu satu jam. Pekerjaan ini bila dilakukan oleh manusia bisa memakan waktu hingga dua hari, membuat anjing-anjing terlatih benar-benar berharga. Hebatnya lagi, anjing juga bisa dilatih untuk mendeteksi bakteri dan jamur yang menyebabkan penyakit pada tanaman.
5. Kotoran paus
Paus adalah makhluk yang sangat sulit dipahami dan ahli biologi mempelajari setiap potongan informasi yang tersedia untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari raksasa laut ini. Kotoran atau feses paus juga penting untuk memahami pola makan dan kesehatan mereka, yang membuat para peneliti sering berada di perahu untuk ‘memburu’ hewan ini.
Masalahnya adalah, kotoran paus mengapung di atas air sekitar setengah jam sebelum tenggelam ke dasar laut, yang berarti bahwa peneliti harus menemukannya dengan cepat. Untuk mengatasi masalah ini, anjing kini dilatih untuk mendeteksi kotoran paus yang mengambang. Dengan indera penciuman mereka yang luar biasa, mereka dapat melacak kotoran paus yang berada lebih dari satu mil jauhnya. Mereka biasanya memandu kapten kapal menuju kotoran ikan paus dengan bersandar kiri atau kanan, atau dengan mengedutkan telinga mereka.
6. Jamur truffle
Sebagian besar dari kita mungkin pernah mendengar tentang jamur truffle yang istimewa. Truffle adalah jamur liar yang tumbuh jauh di bawah tanah, dan karena sulitnya menumbuhkan jamur ini di perkebunan, truffle sangat langka dan harganya bisa jutaan. Meskipun sangat sulit bagi manusia untuk mendeteksi jamur ini, anjing dapat mendeteksi aromanya dengan cukup mudah.
Oleh karena itu, hewan-hewan ini dilatih untuk berjalan di sekitar pedesaan dan menggali truffle ketika mereka mendeteksi aromanya. Meskipun babi juga dapat mendeteksi truffle, mereka lebih cenderung untuk memakan jamur itu, yang membuat anjing lebih disukai. Namun, anjing yang sudah terlatih mencium truffle sangat mahal harganya.
7. Penyakit
Anjing mampu mencium perubahan hormon dan kadar gula manusia. Oleh karena itu, dalam dekade terakhir, beberapa anjing telah dilatih di seluruh dunia untuk mendeteksi sejumlah penyakit seperti epilepsi, diabetes, dan kanker.
Mereka dapat mendeteksi bau unik dari tumor, kadar gula darah yang rendah, dan hormon yang muncul 10-15 menit sebelum serangan epilepsi. Melalui pelatihan, mereka dapat mengingatkan manusia akan keadaan atau potensi penyakit yang mendekat, sehingga memberikan kesempatan baik bagi seseorang untuk mengambil tindakan pencegahan. Para peneliti percaya bahwa anjing terlatih memiliki tingkat akurasi yang lebih baik daripada mesin medis biasa yang digunakan untuk mendeteksi penyakit.
