Teori Konspirasi Kartun SpongeBob SquarePants

Tentu kita semua tahu SpongeBob SquarePants. Serial kartun yang bercerita tentang kehidupan makhluk-makhluk lucu di bawah laut ini malang melintang di layar kaca. Tak hanya anak-anak, remaja dan orang dewasapun banyak yang menyukai kisah petualangan SpongeBob dan teman-temannya ini.

SpongeBob SquarePants

Namun tahukah Anda, ada beberapa teori konspirasi yang menarik mengenai kartun SpongeBob SquarePants. Anda boleh percaya atau tidak, namun yang pasti teori konspirasi tentang apapun selalu memunculkan perdebatan panjang. Berikut ulasannya.

1. SpongeBob dan teman-temannya adalah mutan yang tercipta akibat radiasi dari percobaan nuklir. Pengujian ini benar-benar terjadi di wilayah Bikini Atoll, Kepulauan Marshall (oleh karena itu nama kota SpongeBob adalah “Bikini Bottom”). Teori ini mungkin sedikit benar, karena pencipta sekaligus animator serial kartun ini, Stephen Hillenburg, adalah mantan ahli biologi kelautan. Ataukah mungkin Hillenburg hanya ingin menggambarkan apa yang ia pikirkan tentang kepribadian makhluk laut yang berbeda?

2. SpongeBob dan teman-temannya mencerminkan kepribadian orang yang kecanduan obat-obatan (narkoba):

Karakter SpongeBob seperti orang yang sedang kecanduan methamphetamine; ia selalu gembira tapi kadang-kadang sedih, ia cepat beralih dari keadaan senang ke keadaan sedih.

Patrick menyukai rumput (melambangkan ganja). Ia bodoh, membosankan, dan selalu tenang. Ia selalu makan dan suka menertawai hal-hal bodoh, persis seperti pengguna ganja.

Squidward seperti seorang pecandu heroin; ia selalu merasa terganggu oleh banyak hal, selalu sedih, dan kerap mengomeli SpongeBob dan Patrick.

Sandy seperti seorang pecandu alkohol; ia selalu murung dan moody.

Mr. Krabs seperti orang yang kecanduan kokain karena ia selalu sombong dan terobsesi dengan uang.

3. SpongeBob dan teman-temannya mencerminkan kepribadian orang yang menderita gangguan mental.

SpongeBob mengalami gangguan mental attention deficit hyperactivity disorder (ADHD); ia memiliki energi tak terbatas, tak bisa diam, dan sangat sulit memfokuskan perhatian.

Squidward mengalami gangguan kepribadian narsisistik; ia terus-menerus mengomeli SpongeBob dan Patrick, memiliki kemampuan sosial yang buruk, dan memiliki penilaian yang tinggi akan harga dirinya.

Patrick mengalami cacat mental; ia kerap bertindak bodoh dan tidak bisa melalukan apapun tanpa bantuan orang lain.

Sandy mengalami gangguan bipolar; Ia moody, suasana hatinya cepat berubah dari senang (mania) ke marah dan jengkel (depresi) dan sebaliknya.

Mr, Krabs mengalami gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (BPD); Ia selalu impulsif, kejam, murahan, dan menunjukkan reaksi yang sangat berbeda dalam situasi yang sama.

Sekali lagi, ini hanyalah teori konspirasi yang boleh Anda percayai atau tidak, semuanya tergantung penilaian Anda 🙂

BACA JUGA: 10 Fakta Menarik Tentang Patrick dan SpongeBob

Komentar Anda