Aluminium, Logam Paling Umum di Bumi

Kita tentu sering menggunakan berbagai peralatan rumah tangga yang terbuat dari bahan aluminium. Tahukah Anda, unsur kimia aluminium adalah logam yang paling umum ditemukan di dalam kerak bumi. Logam ini juga lebih banyak digunakan daripada logam lainnya kecuali besi. Para ilmuwan menggunakan simbol Al untuk mewakili aluminium, yang juga disebut aluminum.

Aluminium

Aluminium tidak ditemukan sendirian di alam. Unsur-unsur lain, seperti silikon, oksigen, dan hidrogen, bergabung dengan aluminium untuk membentuk senyawa. Senyawa ini hadir pada tingkat yang lebih besar atau lebih kecil di hampir semua batuan, tanaman, dan hewan.

Batuan yang mengandung senyawa ini disebut bijih aluminium. Bauksit adalah bijih aluminium yang paling umum. Pada tahun 1800, ilmuwan mempelajari cara untuk memisahkan aluminium dari unsur-unsur lainnya untuk mendapatkan aluminium murni.

Logam aluminium sifatnya lembut dan warnanya keperakan. Aluminium murni cukup lemah, tetapi ketika dikombinasikan dengan sejumlah kecil silikon dan besi, maka ia akan menjadi keras dan kuat. Produk ini disebut alloy atau campuran logam. Campuran ini sangat berguna karena ringan serta dapat dicetak dan dibentuk dengan sangat mudah. Oleh karena itu campuran ini dapat ditarik menjadi kawat atau digulung menjadi foil tipis. Aluminium tahan korosi, atau tahan aus, karena di udara, lapisan tipis yang keras akan terbentuk di permukaannya.

Sifat-sifatnya yang demikian membuat campuran aluminium ideal untuk dijadikan bahan baku suku cadang pesawat terbang dan kendaraan lainnya. Aluminium juga digunakan untuk membuat bahan-bahan bangunan tertentu, lemari es, AC, hingga kaleng minuman ringan. Karena dapat menghantarkan panas dengan sangat baik, aluminium sering digunakan untuk membuat panci dan wajan serta kabel listrik.

Komentar Anda