Sekilas Tentang Safir, Batu Terkeras Ketiga di Dunia

Safir adalah batu kelahiran resmi untuk bulan September, sebagaimana diadopsi oleh American National Association of Jewelers pada tahun 1912. Batu ini juga merupakan salah satu batu kelahiran untuk beberapa tanda Zodiak, yaitu Pisces, Taurus, Virgo dan Sagitarius. Safir diberikan sebagai permata untuk ulang tahun pernikahan yang ke-5, -23, dan -45, sementara safir bintang diberikan pada ulang tahun pernikahan yang ke-65.

Safir

Safir adalah jenis korundum non-merah (jenis korundum merah adalah ruby). Dengan skala kekerasan Mohs 9,0, safir menduduki peringkat ketiga batu terkeras di dunia setelah berlian dan moissanite.

Sejauh ini, biru merupakan warna yang paling populer untuk safir, tetapi safir dapat hadir dalam hampir semua warna, seperti kuning, hijau, putih, tidak berwarna, merah muda, oranye, coklat, dan ungu. Padparadscha adalah nama untuk jenis safir oranye-merah muda langka dan memiliki nilai lebih tinggi dari safir biru.

Safir dengan inklusi jarum rutil kecil memamerkan properti optik yang disebut asterism. Ini adalah efek berbentuk bintang yang terlihat pada safir bintang dan biasanya hanya terlihat pada potongan cabochon.

Safir bintang biasanya memiliki enam sinar bintang, tetapi ada juga dua belas sinar bintang. Ketika dipotong cabochon, safir terkadang dapat menunjukkan efek mata kucing. Efek ini menampilkan berkas cahaya tipis di tengah-tengah batu dan dikenal sebagai chatoyancy.

Pemanasan safir tak berwarna dan safir biru yang sangat pucat pada suhu tinggi dilakukan untuk memberikan warna biru yang intens. Pengolahan ini juga dapat meningkatkan kejernihan batu dengan menghilangkan inklusi kecil.

Berbagai safir langka, yang dikenal sebagai safir yang berubah warna, mampu memamerkan warna yang berbeda dalam cahaya yang berbeda. Safir yang berubah warna memiliki warna biru dalam cahaya alami dan ungu dalam cahaya buatan. Efek yang sama juga terlihat pada alexandrite.

Safir pertama kali dibuat secara sintetis pada tahun 1902 dan sulit untuk membedakannya dari safir alam kecuali dengan bantuan ahli gemologi. Safir buatan laboratorium memiliki kisaran harga yang bervariasi dan batuan yang lebih kecil sering digunakan dalam perhiasan yang lebih murah.

Komentar Anda