Fakta-fakta Tentang Negara Estonia

Estonia adalah sebuah negara di Laut Baltik di Eropa timur laut. Nama negara ini dalam bahasa Estonia, bahasa resmi Estonia, adalah Eesti Vabariik (Republic of Estonia). Tallinn adalah ibukota dan kota terbesar Estonia.

Gambar Negara Estonia

Selama berabad-abad, orang Jerman, Denmark, Swedia, Polandia, dan Rusia menguasai Estonia, namun Estonia terus menumbuhkan budaya dan bahasa mereka sendiri. Negara ini menjadi independen dari tahun 1918 hingga 1940, ketika Uni Soviet menduduki dan menjadikannya salah satu dari 15 republik Soviet. Estonia kembali meraih kemerdekaannya pada tahun 1991.

Sistem pemerintahaan Estonia adalah demokrasi parlementer. Parlemen memiliki 101 anggota, dipilih oleh rakyat untuk masa jabatan empat tahun. Presiden, kepala negara, dipilih oleh parlemen untuk masa jabatan lima tahun. Perdana menteri, yang direkomendasikan oleh presiden dan disetujui oleh parlemen, bertindak sebagai kepala pemerintahan.

Sekitar 70 persen dari populasi adalah orang Estonia, orang-orang yang berkaitan dengan orang Finlandia. Orang Rusia membentuk sekitar seperempat dari populasi. Estonia juga mencakup kelompok-kelompok kecil orang Ukraina, Belarusia, dan Finlandia. Bahasa Estonia terkait erat dengan bahasa Finlandia.

Kebanyakan orang Estonia adalah penduduk kota dan tinggal di apartemen di kota besar atau kota kecil. Banyak orang Estonia yang memiliki kostum tradisional berwarna-warni, yang mereka kenakan pada acara-acara festival. Lagu-lagu rakyat memiliki tradisi panjang di Estonia. Sebuah festival lagu diadakan setiap lima tahun di Tallinn. Festival ini menarik ribuan penyanyi dan ratusan ribu pengunjung.

Banyak orang di Estonia memeluk agama gereja-gereja Lutheran dan Gereja Ortodoks Timur. Estonia memiliki beberapa perguruan tinggi dan universitas. Yang paling tua dan paling terkenal adalah University of Tartu, didirikan pada tahun 1632.

Estonia terutama terdiri atas dataran rendah. Lahan pertanian mencakup sekitar 25 persen dari luas negara, dan hutan sekitar 50 persen. Danau Peipus dan Sungai Narva membentuk sebagian besar perbatasan timur.

Estonia, Latvia, dan Lithuania sering disebut sebagai negara-negara Baltik. Estonia memiliki garis pantai sepanjang 774 kilometer di Laut Baltik, Teluk Finlandia, dan Teluk Riga. Pantai barat berpasir merupakan daerah resor favorit. Estonia memiliki lebih dari 1.500 pulau, yang terbesar adalah Saaremaa Island.

Estonia memiliki iklim mild yang unik untuk daerah utara yang jauh. Angin laut membantu menjaga cuaca agar tak terlalu dingin atau panas. Suhu rata-rata berkisar antara -4 sampai -1 °C pada bulan Januari, dan menjadi 17 sampai 18 °C pada bulan Juli. Curah hujan rata-rata Estonia adalah 21 sampai 26 inci (55-65 cm) setiap tahunnya.

Industri jasa mempekerjakan lebih dari separuh pekerja Estonia. Hotel, restoran, dan toko-toko mendapatkan keuntungan dari wisatawan yang berkunjung ke Estonia dari Finlandia, Rusia, dan negara-negara lain. Manufaktur mempekerjakan sekitar seperlima dari angkatan kerja Estonia. Produk manufaktur Estonia meliputi bahan kimia, elektronik, furnitur, makanan dan minuman olahan, serta kayu dan produk kayu. Tallinn adalah pusat penting untuk fashion dan desain.

Minyak serpih adalah sumber daya mineral yang paling penting di negara itu yang digunakan secara luas sebagai bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik. Gambut juga ditambang di Estonia. Produk pertanian utama Estonia antara lain barley, daging sapi dan susu sapi, ayam, telur, babi, kentang, gandum, dan gandum. Penangkapan ikan komersial juga penting di Estonia.

Komentar Anda