Mengenal Seluk-Beluk Negara Rusia

RusiaRusia adalah negara terluas di dunia. Luas Rusia hampir dua kali lipat luas Kanada, negara terbesar kedua di dunia. Sejak tahun 1922 hingga 1991, Rusia adalah republik yang paling penting di Uni Soviet, yang merupakan negara komunis paling kuat di dunia. Uni Soviet pecah pada tahun 1991. Setelah perpecahan itu, Rusia mendirikan sistem politik, hukum, dan ekonomi yang baru.

Negara Rusia membentang dari Samudra Arktik ke selatan hingga Laut Hitam dan dari Laut Baltik ke timur mencapai Samudera Pasifik. Dataran Rusia mencakup banyak wilayah di benua Eropa dan Asia. Moskow adalah ibu kota dan kota terbesar di Rusia. St Petersburg yang terletak di pantai Laut Baltik adalah kota pelabuhan utama Rusia.

Sebagian besar orang Rusia merupakan etnis Rusia, yaitu keturunan dari orang Slavia awal yang disebut Rusia. Lebih dari 100 kaum minoritas juga tinggal di Rusia. Sekitar tiga perempat dari warga Rusia bermukim di daerah perkotaan. Kota-kota Rusia memiliki sekolah dan fasilitas kesehatan yang lebih baik dibandingkan daerah pedesaan. Namun, kota-kota di Rusia memiliki masalah khas perkotaan seperti kepadatan penduduk, kejahatan, dan polusi lingkungan.

Rusia memiliki cadangan sumber daya alam seperti minyak bumi, gas alam, batubara, dan bijih besi yang melimpah. Namun, banyak dari sumber daya alam tersebut yang letaknya jauh dari daerah permukiman. Iklim Rusia yang dingin dan tak bersahabat membuat negara ini sulit untuk mengambil keuntungan maksimal dari sumber daya alamnya yang berharga.

Jejak sejarah Rusia bisa ditelusuri pada sebuah wilayah yang muncul di Eropa pada tahun 800-an. Seiring waktu, sejumlah besar kota dan orang dari berbagai suku bangsa berada di bawah kekuasaan Rusia. Selama ratusan tahun, tsar (kaisar) memerintah Rusia. Mereka memiliki kontrol penuh atas sebagian besar aspek kehidupan Rusia. Di bawah kekuasaan tsar, pembangunan ekonomi Rusia tertinggal dari pesatnya kemajuan industri yang dimulai di Eropa Barat pada tahun 1700. Saat itu, kebanyakan penduduk Rusia terdiri atas petani miskin yang tidak pernah mengenyam pendidikan.

Rusia berkontribusi besar dalam dunia seni selama era 1800-an. Penulis seperti Anton Chekhov, Fyodor Dostoevsky, dan Leo Tolstoy banyak menulis karya sastra tingkat dunia. Komposer Rusia seperti Modest Mussorgsky, Nikolai Rimsky-Korsakov, dan Peter Ilich Tchaikovsky menciptakan musik yang keagungannya abadi. Rusia juga memiliki kontribusi artistik yang berharga dalam bidang arsitektur, balet, dan lukisan.

Oposisi terhadap kekuasaan absolut tsar meningkat pada akhir 1800-an dan awal 1900-an. Kaum revolusioner menggulingkan pemerintah Rusia pada tahun 1917. Tahun berikutnya, Rusia menjadi Russian Soviet Federative Socialist Republic (RSFSR).

Pada tahun 1922, R.S.F.S.R. dan tiga republik lainnya mendirikan sebuah negara baru yang disebut Republik Sosialis Uni Soviet (Uni Soviet/U.S.S.R). R.S.F.S.R. menjadi republik terbesar dan paling berpengaruh dari Uni Soviet, yang mencakup 15 negara republik pada tahun 1956. Pada tahun 1991, pemerintahan komunis di Uni Soviet runtuh dan negara itupun pecah. Rusia dan sebagian besar republik lain membentuk federasi baru yang disebut Commonwealth of Independent States.

Setelah pecahnya Uni Soviet, Rusia memasuki masa transisi. Para pemimpin Komunis Uni Soviet telah menguasai semua aspek ekonomi dan pemerintah negara itu. Pemerintah nasional Rusia bekerja untuk mengubah perekonomian negara yang semula dikendalikan oleh negara menjadi sistem ekonomi berbasis swasta. Pemerintah juga mulai membangun sistem politik dan hukum baru di Rusia.

Komentar Anda