Beijing, Kota Tua yang Jadi Pusat Kehidupan China

Beijing adalah ibukota China, sebuah negara raksasa di Asia Timur. Kota ini berada di antara dua sungai di dataran di timur laut China. Beijing adalah kota tua yang menjadi pusat pemerintahan China selama hampir 800 tahun. Kota besar ini juga merupakan pusat utama industri, pendidikan, dan kebudayaan China.

BeijingSebuah plaza (alun-alun) besar yang disebut Lapangan Tiananmen sering dijadikan situs perayaan politik. Banyak museum dan monumen terletak di sana. Di salah satu ujung alun-alun terdapat sebuah gerbang besar yang disebut Tiananmen. Gerbang ini telah menjadi simbol China.

Di balik gerbang ini ada Kota Terlarang, kelompok bangunan yang berasal dari tahun 1400-an. Di sana terdapat istana beberapa kaisar. Kota Terlarang dinamakan demikian karena selama bertahun-tahun orang biasa tidak diperbolehkan berada di sana. Situs ini sekarang menjadi museum yang terbuka untuk umum.

Beijing terkenal karena banyaknya taman di sana. Istana Musim Panas dikenal karena lanskap dan bangunannya yang indah, meliputi candi dan jembatan. Di Taman Tiantan terdapat Kuil Surga, tempat di mana para kaisar berdoa. Taman Beihai dibangun pada tahun 1600-an. Hari ini, danau besarnya dipenuhi dengan kapal pada musim panas dan para ice skater di musim dingin.

Pabrik-pabrik di Beijing membuat kain, mobil, elektronik, komputer, dan mesin. Tidak seperti kota-kota besar lainnya, para petani menanam buah-buahan dan sayuran di kota itu sendiri. Pariwisata juga mendatangkan banyak pemasukan ke Beijing.

Orang-orang telah tinggal di daerah Beijing selama ribuan tahun. Beberapa kota kecil dibangun di situs tersebut dan kemudian hancur. Pada tahun 1200-an, pemimpin Mongol Kubilai Khan membangun kota Dadu di situs ini. Ia menjadikan Dadu sebagai ibukota China. Kecuali untuk beberapa periode singkat, kota ini telah menjadi ibukota China sejak saat itu.

Kota ini berganti nama menjadi Beijing pada awal tahun 1400-an. Beijing dikenal sebagai Peking di Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya sampai awal 1980-an. “Beijing” sekarang resmi dipakai untuk menulis nama kota ini dalam bahasa Inggris.

Pada dekade 1980-an dan 1990-an, tiga daerah historis Beijing, yakni Kota Terlarang, Istana Musim Panas, dan Kuil Surga, dijadikan situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Pada saat yang sama, banyak bangunan apartemen, pusat perbelanjaan, dan gedung perkantoran baru membuat penampilan kota ini menjadi lebih modern. Beberapa bangunan baru di Beijing dibangun untuk menyelenggarakan Olimpiade 2008.

Komentar Anda