Masalah Kesehatan yang Mengintai Orang Tinggi

Banyak dari kita yang sangat menginginkan postur tubuh tinggi karena dianggap menarik. Orang tinggi bisa dengan mudah menjangkau benda-benda di tempat tinggi, meningkatkan rasa percaya diri, dan bahkan mendefinisikan penampilannya. Faktanya, tinggi badan telah dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan. Apa saja penyakit yang mengintai orang jangkung? Berikut ulasannya.

Orang tinggiKanker

Menurut American Cancer Society, risiko kanker wanita rata-rata adalah 38,2%. Para peneliti menemukan bahwa setiap kenaikan tinggi 10 cm, risiko kanker ginjal, rektum, darah, atau tiroid meningkat dari 23% menjadi 29%, dan risiko kanker kulit, payudara, ovarium, atau usus besar meningkat dari 13% menjadi 17%. Studi lain yang diterbitkan pada tahun 2008 dalam jurnal Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention, menyebutkan bahwa pria jangkung berada pada risiko yang lebih tinggi terkena kanker prostat agresif.

Para ilmuwan percaya bahwa karena orang tinggi memiliki jumlah sel yang lebih banyak dan organ yang lebih besar dalam tubuh mereka, risiko terkena penyakit mereka juga semakin besar. Kebiasaan makan, sekresi hormon pertumbuhan, dan faktor lingkungan juga dapat menjadi alasan peningkatan risiko kanker pada orang tinggi.

Cedera persendian

Karena tulang mereka yang panjang, orang tinggi lebih rentan terkena srain injury, atau cedera persendian karena ketegangan otot dan saraf. Hal ini terjadi karena orang-orang tinggi perlu menyesuaikan diri dengan peralatan yang dirancang orang dengan tinggi badan rata-rata. Akibatnya, orang tinggi lebih mungkin menderita cedera persendian berulang, paling umum adalah Carpal Tunnel Syndrome, yang disebabkan oleh kompresi saraf di pergelangan tangan.

Epicondylitis, tendonitis atau peradangan pada tendon antara tulang dan otot, dan kondisi yang mempengaruhi otot-otot dan kinerja anggota badan lainnya adalah beberapa masalah yang dapat mempengaruhi orang-orang tinggi. Nyeri punggung bawah juga merupakan kondisi yang sangat umum diderita orang jangkung.

Cedera traumatik

Menurut penelitian, orang-orang dengan tinggi badan lebih dari 182 cm 27% lebih mungkin terluka dalam kecelakaan mobil dibanding orang dengan tinggi badan di bawahnya. Postur mereka yang tinggi membuat mereka lebih rentan terhadap cedera serius dalam kecelakaan atau peristiwa traumatis lainnya.

Di samping itu, karena perangkat pelindung dirancang untuk orang bertinggi badan rata-rata, perangkat ini mungkin tidak bekerja secara optimal untuk orang tinggi dan dapat membuat mereka tidak nyaman. Kadang-kadang, dengan hanya menggunakan peralatan yang dibuat untuk orang-orang bertinggi rata-rata saja dapat menyebabkan cedera pada orang tinggi.

Komentar Anda