Enam Alasan Dropbox Lebih Populer dari Aplikasi Sejenis

Dropbox selama ini kita kenal sebagai layanan atau aplikasi untuk menyimpan file di awan, termasuk sinkronisasi file dan lainnya. Dengan konsep penyimpanan di awan (cloud storage), Dropbox memungkinkan penggunanya untuk membuat folder penyimpanan khusus dan menyinkronisasinya sehingga file-file pengguna bisa diakses dari berbagai tempat, tentu saja dengan fitur pengamanan berupa password.

DropboxDropbox bisa ditemukan dalam banyak smartphone. Dan Dropbox tidak sendirian, ia memiliki banyak saingan yang juga menawarkan fitur penyimpanan gratis atau semi gratis, seperti Google Drive, Windows Live Sync, SkyDrive, SugarSync, Omnidrive, Copy, iCloud, dan lainnya. Lalu pertanyaannya, mengapa Dropbox lebih diminati? Setidaknya ada enam alasannya.

1. Branding (nama). Mereka memilih nama yang bagus untuk layanannya. Nama mereka mencerminkan produk dan kegunaannya secara jelas. Nama ‘Dropbox’ sendiri sangat mudah diingat dan diucapkan, dan itulah prinsip utama dalam branding. Anda tak akan keliru mengucapkannya; Drop-Box, sesederhana itu. Beberapa pendiri di Silicon Valley hendak menamainya ‘DrpBocs’, yang tentu saja sulit diucapkan. Dropbox mungkin tidak akan sesukses sekarang jika dinamai ‘DrpBocs’.

2. Gagasan Cerdas. Produk Dropbox menawarkan nilai yang jelas. Mereka menawarkan apa yang diinginkan orang. To the point. Konsep mereka sederhana dan bisa dipahami oleh semua orang. Bahkan, konsep dan kegunaan Dropbox bisa dijelaskan hanya dalam satu tweet.

3. Eksekusi. Tim di belakang Dropbox tidak hanya menggodok nama dan gagasan, mereka juga senantiasa mengujicoba dan meningkatkan produk dan kegunaannya secara konstan. Mereka bekerja dengan sempurna sejak awal, yaitu dari sejak versi alpha dan beta.

4. Desain dan kegunaan. Desain Dropbox mengutamakan kenyamanan pengguna. Mereka teus meningkatkan desain dan fitur Dropbox demi menjaga kemudahan dan kenyamanan.

5. Marketing. Sejak awal Dropbox Inc. tidak berpanjang kata dalam menjelaskan kegunaan produk mereka di situs resmi mereka. Mereka langsung menulis inti dari fungsi Dropbox dan memastikan bahwa pengguna ‘tidak akan kehilangan file lagi’. Viral marketing juga menjadi andalan Dropbox. Mereka mengundang beberapa pengguna dan pengguna yang mengajak teman-temannya akan mendapat bonus ruang penyimpanan. Strategi mulut ke mulut ini sukses meningkatkan jumlah pengguna Dropbox di awal perkembangannya.

6. Investor papan atas. Semua strategi di atas disempurnakan dengan pendanaan yang kuat. Pendanaan awal Dropbox digelontorkan oleh Sequoia Capital dan Series A oleh Accel Partners. Dropbox semakin leluasa dalam mengembangkan layanannya di samping memanfaatkan koneksi mereka dengan media dan pers.

Komentar Anda