Enam Manfaat Kopi yang Dibongkar Institusi Kesehatan Dunia

Kopi telah lama menjadi tema perdebatan di dunia kesehatan. Banyak yang menganggapnya sebagai minuman berbahaya, tapi tak sedikit yang mengungkapkan beribu manfaatnya bagi kesehatan. Kali ini kami akan mengajak Anda membongkar enam manfaat kopi berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh institusi-institusi terkemuka di dunia, terutama Harvard Medical School. Apa saja itu?

Kopi1. Menurut Harvard Medical School, kelebihan kopi memang dapat menyebabkan masalah, tetapi minum beberapa cangkir sehari dapat memberikan manfaat kesehatan dan membantu melawan berbagai penyakit. Meski kafein telah dipelajari lebih dalam dibandingkan bahan-bahan lain dalam kopi, minuman ini sebenarnya mengandung sekitar seribu zat. Beberapa di antaranya mungkin berlawanan satu sama lain dalam hal manfaat vs risiko.

2. Harvard Medical School melaporkan bahwa dalam studi pada manusia dan hewan terungkap bahwa kopi dapat menawarkan perlindungan terhadap penyakit Alzheimer. Plak beta-amyloid diduga memainkan peran kausatif dalam Alzheimer. Berdasarkan bukti-bukti awal, kopi dapat membantu menangkis plak ini. Arthritis Foundation juga menyatakan bahwa kopi dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer.

3. Meski penelitian lama menunjukkan bahwa kopi dapat meningkatkan risiko mengembangkan kanker, temuan baru terus memberi harapan bagi peminum kopi dengan menyatakan sebaliknya. Menurut Harvard Medical School, minum kopi dapat menurunkan risiko sejumlah kanker, antara lain kanker endometrium, kanker prostat, dan kanker payudara. Namun, beberapa kanker seperti kanker kerongkongan tidak menunjukkan penurunan risiko ini.

4. Pada tahun 2011, beberapa peneliti yang menerbitkan temuan dalam Archives of Internal Medicine menunjukkan bahwa risiko depresi akan menurun pada wanita yang meningkatkan konsumsi kopi berkafein mereka. Namun, tim peneliti menyimpulkan bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk menyimpulkan bahwa minum kopi berkafein dipercaya bisa mencegah depresi. Beberapa penelitian lain telah meneliti hubungan antara konsumsi kopi dan depresi.

5. Minum kopi secara reguler dikaitkan dengan risiko rendah terkena diabetes, terutama jika minum lebih dari tiga cangkir sehari. Bahkan, asupan tinggi antara tiga sampai enam cangkir sehari tampaknya memiliki efek terbesar. Meskipun Anda mungkin akan melihat efek kopi terhadap tingkat insulin dan gula darah yang memicu diabetes, Harvard Medical School mencatat bahwa efek ini tampaknya hanya sementara.

6. Harvard Medical School juga melaporkan bahwa peminum kopi biasa mengalami penurunan 25 persen berkaitan dengan risiko penyakit Parkinson. Namun, dalam studi itu diketahui wanita hanya mendapatkan sedikit manfaat. Minum 3-4 cangkir sehari juga menunjukkan risiko lebih rendah terkena stroke. Sebaliknya, Anda mungkin benar-benar mengalami peningkatan risiko menderita stroke setelah Anda minum kopi, terutama jika Anda sangat jarang minum kopi.

Komentar Anda