Aneka Manfaat Besar dari si Kecil Jahe

Meskipun tidak ada tanaman tunggal yang dapat menyembuhkan segala penyakit, sifat restoratif jahe membawanya ke puncak daftar tanaman obat yang paling berguna. Jahe telah lama digunakan di seluruh dunia untuk menambah rasa pada makanan dan sebagai obat untuk segala sesuatu dari mabuk hingga kanker.

Gambar JaheKomponen bioaktif jahe ini memberikan lebih dari sekedar gizi pada kita. Praktisi pengobatan alternatif percaya jahe memiliki sifat antioksidan, anti-mual, anti-kanker, dan anti-inflamasi.

1. Mual

Siapapun yang pernah merasakan sakit perut atau mabuk tahu bahwa teh jahe adalah obat untuk mual dan mabuk paling terkenal. Cara kerjanya tidak jelas, tetapi beberapa peneliti percaya jahe bisa menghambat reseptor serotonin dan menarget pencernaan serta sistem saraf pusat.

Bukti tentang hal ini lebih bersifat anekdot ketimbang ilmiah -para peneliti mencatat bahwa uji coba pada efektivitas jahe dalam mengatasi mual memiliki hasil yang bertentangan. Namun, jahe sering direkomendasikan sebagai pengobatan untuk morning sickness, mual setelah operasi, dan mual yang disebabkan oleh kemoterapi.

Morning Sickness

Jahe sering direkomendasikan sebagai pengobatan untuk morning sickness dan mual yang disebabkan oleh kehamilan. Studi menunjukkan bahwa jahe merupakan obat yang efektif dan memiliki resiko cukup rendah pada dosis rendah. Tapi ingat: penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat herbal selama masa kehamilan.

Kemoterapi

Alternatif obat anti-mual bisa sesederhana minuman jahe. Studi menunjukkan bahwa dua makanan berprotein tinggi yang meliputi jahe dapat menunda efek samping dari pengobatan kemoterapi, khususnya mual.

2. Mabuk perjalanan

Jika Anda rentan terhadap pusing ketika naik roller coaster, sakit selama turbulensi, atau merasa mual di mobil saat dalam perjalanan panjang, sentuhan jahe dapat membantu Anda, menurut sebuah studi. Bawa serta minuman atau permen jahe untuk mencegah mual, sehingga Anda dapat duduk kembali dan menikmati perjalanan.

3. Anti-inflamasi

Memasukkan jahe ke dalam makanan Anda dapat membantu mengurangi gejala pada kulit luar. Menggosokkan sedikit minyak jahe pada kulit dapat memerangi peradangan akut yang disebabkan oleh luka iris, luka bakar, dan luka gores. Namun, jahe tidak dapat menyembuhkan peradangan kronis yang disebabkan oleh pola makan yang buruk, kurang tidur, stres yang berlebihan, dan faktor kesehatan lainnya. Ketika berhadapan dengan peradangan kronis, Anda dianjurkan untuk mengunjungi profesional medis.

4. Osteoarthritis

Obat yang biasa digunakan untuk mengatasi osteoarthritis, nyeri sendi yang disebabkan oleh keausan pada sendi, adalah obat anti-inflamasi seperti ibuprofen. Tapi bagi orang yang tidak bisa mengonsumsi obat-obat ini, bantuan sementara dapat ditemukan pada si kecil jahe. Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak jahe dapat mengurangi rasa sakit di lutut, yang disebabkan oleh osteoarthritis, setelah berdiri atau berjalan.

Komentar Anda