Gharial, Buaya Bertampang Seram dengan Moncong Panjang

Gharial (Gavialis gangeticus) adalah reptil berukuran besar yang bisa ditemukan di perairan keruh India Utara dan negara-negara di sekitarnya. Hewan ini paling sering ditemukan di daerah-daerah tenang dari sungai dalam berarus cepat di anak benua India Utara. Gharial berkaitan erat dengan reptil-reptil besar lainnya termasuk caiman dan aligator, meskipun buaya air asin diyakini merupakan kerabat terdekat gharial.

Foto Gharial

Gharial menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam air karena hewan ini tidak cocok untuk hidup di darat lantaran kakinya yang pendek. Gharial (bersama dengan buaya air asin dewasa yang lebih besar) adalah hewan terpanjang dari kelompok reptil besar ini. Beberapa laporan menunjukkan gharial jantan dewasa bisa memiliki panjang hingga enam meter lebih. Moncong memanjang gharial sangat ideal untuk menangkap ikan di dalam air dan memiliki lebih dari 50 gigi tajam.

Gharial umumnya adalah predator soliter dan tidak memiliki reputasi menakutkan memakan manusia seperti buaya. Meskipun gharial dikenal bisa menunjukkan perilaku agresif terhadap manusia sesekali waktu, bentuk moncongnya yang panjang mempersulit reptil ini untuk menyantap sesuatu yang terlalu besar.

Gharial adalah hewan karnivora dan predator dominan dalam lingkungannya. Namun, hal itu tidak akan terjadi jika gharial berbagi wilayah dengan buaya air asin besar. Ikan merupakan makanan utama gharial selain serangga dan terkadang hewan-hewan kecil lainnya.

Karena ukurannya yang besar, gharial tidak memiliki predator alami dalam lingkungannya selain manusia yang memburunya, sering kali untuk diambil kulit atau dagingnya. Gharial juga terkena imbas buruk pencemaran air dan saat ini dianggap terancam punah di alam liar.

Gharial betina membuat sarang mereka dan bertelur pada musim kemarau ketika sungai yang menyusut memunculkan banyak pasir di tepi sungai. Gharial betina bertelur antara 30 sampai 50 butir yang dikubur seluruhnya di dalam pasir. Bayi Gharial muncul dari sarang bawah tanah setelah beberapa bulan dan dilindungi di dalam air oleh induk mereka selama beberapa hari, sampai mereka bisa mempertahankan diri sendiri.

Komentar Anda