7 Mitos Tentang Penyakit Jantung pada Wanita

Seperti penyakit-penyakit lainnya, ada banyak mitos tentang penyakit jantung, terutama penyakit jantung pada wanita. Mitos yang menyesatkan ini bisa sangat berbahaya, mengingat penyakit jantung sendiri merupakan pembunuh yang ulung. Ada beberapa faktor yang menyebabkan beredarnya mitos atau informasi yang menyesatkan mengenai penyakit jantung pada wanita.

Jantung Wanita

Faktor-faktor tersebut antara lain:

Pesan yang salah dan bias dari media

Kecenderungan dalam masyarakat umum dan penyedia layanan kesehatan untuk meremehkan masalah penyakit jantung pada wanita

Kurangnya pengetahuan pribadi kita tentang penyakit jantung

Sangatlah penting bagi kita untuk memisahkan mitos dengan fakta. Berikut adalah tujuh mitos tentang penyakit jantung pada wanita beserta faktanya.

Mitos #1: Pria perlu mewaspadai penyakit jantung. Sementara ancaman terbesar wanita adalah kanker payudara.

Fakta: Satu dari 31 wanita Amerika kehilangan nyawa mereka karena kanker payudara setiap tahun. Sementara satu dari tiga wanita tewas karena penyakit jantung. Penyakit jantung adalah pembunuh wanita nomor satu di Amerika Serikat.

Mitos #2: Estrogen melindungi wanita dari serangan jantung.

Fakta: Estrogen belum terbukti dapat melindungi wanita dari serangan jantung, tetapi hilangnya estrogen alami dapat berkontribusi terhadap risiko serangan jantung seiring bertambahnya usia.

Mitos #3: Wanita tidak memiliki resiko terkena serangan jantung sebelum menopause.

Fakta: Di antara wanita yang berusia 25-44 tahun, penyakit jantung adalah penyebab kematian paling umum ketiga di dunia.

Mitos #4: Baik wanita dan pria mendapat perlakuan yang sama untuk penyakit jantung.

Fakta: Siapapun yang tiba di rumah sakit dengan gejala serangan jantung harus memiliki elektrokardiogram (EKG) dalam waktu 10 menit dari kedatangan. Wanita cenderung mendapatkan EKG lebih lambat dan cenderung jarang ditangani oleh ahli jantung ketika berada di rumah sakit.

Mitos #5: Penelitian penyakit jantung sekarang berlaku untuk wanita dan pria.

Fakta: Menurut Society for Cardiac Angiography and Interventions (SCAI), hanya 20 sampai 25% wanita yang ditunjuk menjadi peserta kebanyakan uji klinis penyakit jantung.

Mitos #6: Penyakit jantung tidak mempengaruhi wanita yang sehat secara fisik.

Fakta: Sehat secara fisik sangat penting, tetapi faktor-faktor lain seperti riwayat keluarga, kebiasaan makan, merokok, dan kolesterol tinggi dapat menjadi kontradiksi terhadap kebugaran fisik dan kebiasaan sehat lainnya. American Heart Association merekomendasikan pemeriksaan kadar kolesterol dimulai pada usia 20 tahun dan lebih awal bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Mitos #6: “Saya tidak perlu khawatir karena saya tidak mengalami gejala apapun.”

Kebenaran: Pada wanita yang meninggal secara tiba-tiba karena penyakit jantung, 64% dari mereka tidak memiliki gejala apapun sebelumnya.

Mitos #7: “Riwayat penyakit jantung ada dalam keluarga saya, jadi saya tidak bisa berbuat apa-apa.”

Fakta: Wanita dengan riwayat penyakit jantung dalam keluarga memiliki risiko yang lebih tinggi daripada mereka yang tanpa riwayat keluarga, tetapi menciptakan sebuah rencana aksi untuk menjaga jantung tetap sehat dapat membuat perbedaan yang sangat signifikan.

Komentar Anda