Ketahui Manfaat Besar Racun Ular dalam Dunia Medis

Racun ular sering disalahpahami sebagai penyebab fatal hilangnya nyawa manusia atau hewan. Namun kenyataannya, racun ular juga digunakan dalam berbagai keperluan yang menyangkut penyelamatan nyawa manusia, seperti pengaturan tekanan darah dan stimulasi transmisi impuls saraf atau otot. Racun dari ular berbisa dan ular lainnya telah diketahui bermanfaat untuk pengobatan anti-kanker dan anti-tumor.

Racun Ular

Penelitian terbaru tentang ular telah didiversifikasi ke dalam berbagai cabang ilmu pengetahuan seperti biofisika, toksikologi, farmakologi, kedokteran, dan biokimia. Racun ular terdiri atas campuran rumit nukleotida, ion anorganik, dan protein. Dengan menganalisis racun ular dan hewan beracun lainnya (kalajengking, laba-laba, dan sebagainya), para ilmuwan medis mencoba untuk menemukan bagaimana protein bekerja dalam tubuh manusia.

Antivenom atau serum anti racun ular dibuat dengan mengambil racun dari hewan, (ular, laba-laba, atau serangga). Zat ini kemudian diencerkan di laboratorium dan disuntikkan ke hewan yang sudah dipilih (kuda, domba, kelinci, atau kambing). Tubuh hewan yang diberi suntikan akan menghasilkan antibodi kekebalan yang kemudian diambil dan diolah menjadi obat. Rumus antivenom harus sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Jumlah kematian akibat gigitan dan sengatan beracun secara drastis telah menurun setelah penemuan obat antivenom. Meskipun antivenom terbukti tidak dapat mengobati kerusakan yang terjadi, tetapi antivenom dapat mempertahankan atau mencegah kerusakan di waktu mendatang segera setelah diberikan. Ohanin, protein yang berasal dari racun King Cobra, terbukti lebih efektif daripada morfin (pembunuh rasa sakit).

Dalam sejarahnya, racun dari kobra digunakan dalam pengobatan untuk kecanduan opium dan sebagai pembunuh rasa sakit (dikombinasikan dengan opium) untuk mengatasi rasa sakit. Zat ini juga digunakan untuk tujuan pengobatan lain seperti pengobatan depresi, nyeri tubuh, dan sakit kepala.

Racun ular dapat bergerak pada kecepatan tinggi dalam tubuh manusia yang terkena efek fatal, tetapi dalam ilmu pengobatan, dosis kecil racun ular dapat digunakan secara efektif untuk mengobati kelumpuhan atau serangan jantung yang disebabkan oleh pembekuan darah. Racun ular dapat mencegah atau memperlama pembentukan bekuan darah baru dalam kasus serupa. Dan belakangan ini, racun ular digunakan oleh pasien pasca perawatan dalam rangka pencegahan pertumbuhan sel kanker dan sebagai obat anti-penuaan.

Komentar Anda