Tingkat Pernikahan di Korsel Mencapai Titik Terendahnya

Badan Statistik Nasional Korea (NSO), yang menangani perencanaan dan koordinasi statistik nasional di Korea, merilis statistik pernikahan dan perceraian Korea di tahun 2014, dan kali ini tingkat pernikahan telah mencapai tingkat terendah yang pernah tercatat.

Pasangan Korea
Pada tahun 2014, jumlah pernikahan mencapai 305.500, lebih rendah 17.300 (5,4%) dari pernikahan di tahun 2013. Saat ini, orang Korea cenderung menikah di awal usia 30 tahunan mereka, yang tampaknya  langsung mempengaruhi tingkat pernikahan nasional.

Kepala tren demografis NSO, Yoon Yeon-ok, menyatakan, “Populasi orang Korea di usia optimal telah menurun dan terus menurun karena persepsi bahwa ‘tidak menikah tidak jadi masalah’ terus meningkat. Hal ini juga dikarenakan jumlah pernikahan antar-ras mengalami penurunan.”

Pernikahan antar-ras pada tahun 2014 berjumlah 23.300, atau 2.600 (10,2%) lebih sedikit dari tahun 2013. Penurunan ini diduga disebabkan oleh fakta bahwa Departemen Kehakiman dan Departemen Kesetaraan Gender dan Keluarga memberlakukan banyak kebijakan dalam upaya untuk memvalidasi pernikahan internasional, dan juga menolak pasangan asing yang tidak memiliki keterampilan khas Korea untuk tinggal di Korea.

Kim Young-ran, peneliti di Institut Pengembangan Wanita Korea, menyatakan, “Orang-orang menunda waktu pernikahan dan hanya berpacaran karena ketidakpastian akan pekerjaan dan kehidupan yang stabil, ditambah komplikasi dengan keluarga dan teman-teman. Dalam rangka menaikkan tingkat pernikahan, kita perlu menerapkan langkah-langkah inovatif untuk membuat gagasan tentang perkawinan lebih bisa didekati masyarakat.”

Komentar Anda