10 Makanan Sehat yang Paling Disukai Anak-anak

Meskipun Anda tidak ingin memaksa anak-anak Anda untuk makan makanan yang tidak mereka sukai, sebenarnya ada banyak makanan sehat yang disukai anak-anak. Orang tua sering mengabaikan makanan sehat tersebut dan langsung memilih makanan yang mereka anggap lebih “ramah-anak,” seperti hot dog, pizza, kentang goreng, chicken nugget, jus, dan soda.

Makanan Sehat AnakLINE

Sebaiknya anak-anak Anda diajarkan untuk menghindari jenis-jenis makanan tinggi kalori dan tinggi lemak dan menggantikannya dengan makanan yang tinggi serat, rendah lemak, dan mengandung banyak kalsium, zat besi, vitamin, serta mineral. Berikut daftar 10 makanan sehat yang paling digemari anak.

1. Susu

Balita dan anak-anak prasekolah akrab dengan susu, tetapi setelah beranjak besar, banyak anak mulai jarang minum susu. Hal ini bukan karena mereka mulai tidak menyukai susu, melainkan karena begitu banyak minuman lain, seperti soda, minuman buah, dan jus buah yang tersedia di mana-mana.

Susu merupakan sumber kalsium, vitamin D, dan protein yang baik untuk anak-anak dan harus menjadi bagian dari makanan setiap anak -kecuali mereka alergi susu. Bahkan, tergantung pada usia mereka, kebanyakan anak-anak harus minum antara dua hingga empat gelas susu setiap hari (susu rendah lemak jika mereka setidaknya berusia dua tahun), terutama jika mereka tidak mengonsumsi makanan atau minuman lain yang tinggi kalsium.

2. Apel

Seperti kebanyakan buah-buahan, apel adalah makanan ringan yang sehat. Buah ini berair, manis (meskipun beberapa varietas rasanya asam), mengandung vitamin C, rendah kalori (sekitar 90 kalori untuk apel menengah), dan mengandung sekitar 5 gram serat dalam apel utuh yang belum dikupas. Sayangnya, apel adalah salah satu makanan sehat yang bisa berubah menjadi “makanan ramah-anak” dan kehilangan banyak kandungan gizinya.

Alih-alih memberikan anak-anak mereka apel utuh atau yang belum dikupas, orang tua sering memberikan anak-anak apel kupas, saus apel, atau jus apel sebagai alternatifnya. Mengupas apel membuatnya kehilangan sekitar setengah dari seratnya, dan saus apel juga jauh lebih rendah seratnya dari apel utuh dan mengandung lebih banyak gula dan kalori.

3. Selai Kacang

Selai kacang

Meskipun selai kacang dan jeli tampak umum di kebanyakan rumah, banyak orang tua yang menghindari selai kacang karena khawatir dengan alergi makanan dan karena selai kacang dianggap tinggi lemak. Selai kacang memang relatif tinggi lemaknya, tapi sebagian besar adalah lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda, yang lebih baik daripada lemak jenuh pada banyak makanan tinggi lemak lainnya.

Produk selai kacang rendah lemak juga tersedia, atau jika Anda memilih merek yang diperkaya vitamin, anak Anda akan mendapat asupan vitamin A, zat besi, vitamin E, vitamin B6, asam folat, magnesium, seng, dan tembaga sebagai tambahan sumber protein yang baik.

4. Yogurt

Yogurt adalah makanan sehat untuk anak-anak, terutama untuk anak-anak yang tidak suka atau tidak bisa minum banyak susu karena yogurt merupakan sumber kalsium yang baik. Anak-anak Anda mungkin suka dengan yogurt, tetapi jika yang mereka makan adalah produk yogurt untuk anak-anak dengan gula tambahan tanpa probiotik tambahan, maka mereka kehilangan beberapa manfaat nutrisi yogurt.

Ketika memilih yogurt untuk anak-anak Anda, carilah yang mengandung “kultur aktif hidup” yang rendah lemak dan tanpa banyak tambahan gula. Anda juga dapat mencari yogurt yang mengandung probiotik tambahan, meskipun tidak semua studi setuju bahwa probiotik sangat membantu.

Next

Komentar Anda