Hubungan Antara Kebiasaan Makan dan Pola Tidur Anda

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa ngantuk dan tidur siang setelah makan berat, atau sebaliknya pernahkah Anda susah tidur di malam hari lantaran kebanyakan minum kopi? Hal itu wajar saja, pasalnya, apa yang kita konsumsi dan kapan kita mengonsumsinya dapat mempengaruhi tidur kita dalam berbagai cara.

Mengantuk

Salah satu cara yang jelas adalah dengan merangsang sistem biologis yang membuat kita tetap terjaga. Gula, kafein, dan stimulan lainnya bekerja pada hormon dan neurotransmiter untuk membuat Anda tetap terjaga. Pada malam hari, semua zat itu dapat menunda rutinitas normal tubuh Anda dan akibatnya membuat Anda susah tidur.

Makanan lain seperti paprika, rempah-rempah, dan bahkan susu dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada beberapa orang. Gangguan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan ketika seseorang mencoba tidur atau tidurnya kurang nyenyak pada malam hari.

Umumnya, orang-orang menyantap makanan utama mereka sebagai makan malam. Namun, makanan berat dan makanan ringan yang dimakan di malam hari, terutama yang tinggi lemaknya, dapat mengganggu kualitas tidur, menurut salah satu penelitian di Brazil. Sebaliknya, penelitian lain menemukan bahwa makanan berkarbohidrat tinggi yang dikonsumsi di malam hari dapat membantu memperbaiki pola tidur, tetapi paling baik dikonsumsi empat jam sebelum waktu tidur.

Meskipun makan berat dapat membuat Anda mengantuk, makanan memerlukan energi dan waktu untuk dicerna, dan pencernaan dapat sedikit meningkatkan suhu tubuh. Suhu tubuh penting karena penurunan suhu tubuh alami selama tidur memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas tidur.

Baru-baru ini, penelitian menemukan bahwa terlalu banyak atau terlalu sedikit mengasup nutrisi dan vitamin tertentu dalam makanan secara keseluruhan juga berhubungan dengan tidur yang berkualitas. Jika Anda ingin tahu nutrisi apa saja yang diperlukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tidur, baca artikel kami di sini.

Komentar Anda