Benarkah Banyak Warga Swiss Hobi Makan Daging Kucing?

Apakah orang-orang Swiss benar-benar suka makan daging kucing meski di negeri itu cokelat dan keju lezat banyak tergeletak di mana-mana? Jika iya, mengapa mereka makan daging kucing?

Kucing di Swiss
zastavki.com

Kelompok pecinta binatang SOS Chats Noiraigue telah berkampanye untuk mengkriminalisasi kegiatan mengonsumsi daging kucing dan anjing di Swiss. Mereka mengklaim bahwa 3% dari penduduk negara itu diam-diam suka menyantap daging-daging yang dianggap tabu. Jumlah itu setara dengan 240.000 orang.

Tampaknya memang orang Swiss menikmati makan kucing. Setidaknya, kucing ada dalam menu Natal tradisional di beberapa bagian pedesaan di negara ini. Swiss juga tidak melarang membeli dan menjual daging kucing (tidak seperti Inggris) Jadi, jika Anda ingin makan mamalia berbulu itu di Swiss, tidak ada yang akan menghentikan Anda.

Dalam wawancara dengan website Swiss The Local pada tahun 2012, seorang petani di Lembah Sungai Rhine menjelaskan bagaimana rasanya memakan kucing yang oleh sebagian besar kita dipelihara sebagai hewan kesayangan. Ia mengatakan, “Tidak ada yang aneh dengan hal itu. Daging adalah daging.”

Menurut statistik pemerintah yang dikutip Mirror, meski orang Swiss makan hewan peliharaan, mereka tidak mengonsumsi sejumlah besar dari hewan-hewan itu. Hanya 240 ton konsumsi daging ‘lain’ untuk keseluruhan Swiss. Definisi daging ‘lain’ adalah segala jenis daging yang bukan daging sapi, babi, domba, kambing, kuda, unggas, kelinci, atau hewan buruan lainnya. Jadi daging kucing termasuk di dalamnya.

Meskipun angka 240 ton terlihat besar, sebenarnya itu hanyalah 0,1% dari jumlah total daging yang dikonsumsi orang Swiss. Angka itu tak seberapa jika dibandingkan dengan jumlah konsumsi daging babi yang mencapai 186.773 ton atau daging sapi yang mencapai 92.034 ton. Uniknya lagi, orang Swiss juga mengonsumsi 4.598 ton daging kuda setiap tahun.

Komentar Anda