Pria Down Syndrome Terima 30.000 Ucapan Ulang Tahun

Kasih ibu memang sepanjang masa. Ini pula yang terlihat dari sosok seorang wanita asal negara Perancis ini. Jacqueline Parisseaux menunjukkan cintanya pada putranya yang menderita down syndrome dengan mengumpulkan 30.000 buah kartu ucapan ulang tahun saat pergantian usia putranya yang ke-30.

Pria Down Syndrome
source: ctvnews.ca

Jacqueline meminta kawan-kawannya untuk mengirim kartu ucapan ulang tahun untuk anaknya Manuel Parisseaux yang ke-30 tahun yang mana jatuh pada tanggal 22 November lalu. Ia meminta bantuan teman-temannya mulai tanggal 3 November lalu dan postingan ini segera viral. Akhirnya Jacqueline berhasil mengumpulkan lebih dari 30.000 kartu ucapan ulang tahun untuk putranya tersebut.

Wanita ini mengaku bahwa banyak sekali kawannya yang membagi postingan ini sehingga pihak Facebookpun sampai mencurigai bahwa ia melakukan iklan penipuan. Ia bahkan sampai membuka akun baru dengan nama gadisnya yakni Francois untuk meneruskan usahanya membahagiakan putranya.

“Saya meminta semua teman untuk membantu saya. Putra saya, Manuel akan segera berusia 30 tahun di tanggal 22 November dan ia sangat senang menerima kartu pos,” tulisnya.

“Ia menderita down syndrome dan saya benar-benar memohon pada Anda untuk meluangan beberapa menit menuliskan ucapan ulang tahun dan mengirimkannya padanya. Sebarkan informasi ini pada teman Anda agar saya dapat mewujudkan keinginan ini. Saya ucapkan terima kasih atas kemurahan hati Anda. Ini akan membuat Manu begitu berbahagia.”

Jacqueline mengatakan bahwa ia sampai harus menyewa garasi tetangganya untuk menyimpan semua kartu, kue, cokelat bahkan hadiah yang ia terima dari semua pendukung aksi ini.

“Kami tidak pernah membayangkan kekuatan dari internet yang sangat sederhana ini dalam beberapa hari saja,” ungkapnya. “Kami sangat terkejut dengan kemurahan hati setiap orang serta dukungan mereka demi kebaikan.”

Banyak sekali kartu dan juga hadiah yang akhirnya diterima oleh mereka sampai-sampai pegawai pos harus menggunakan truk untuk mengirimkannya.

“Kami mendapatkan begitu banyak kartu dari berbagai penjuru dunia. Sri Lanka, Chicago, Hong Kong, dan kartu-kartu tersebut dihiasi oleh tulisan dan gambar anak-anak,” ungkapnya “Manuel pun sampai meneteskan air mata karena sangat tersentuh.”

Komentar Anda