Kartun Winnie the Pooh Dianggap Mesum di Polandia

Tokoh kartun populer Winnie the Pooh bisa dilarang di taman bermain Polandia setelah sejumlah politisi melabeli karakter ciptaan A. A. Milne itu sebagai makhluk hermaprodit setengah telanjang yang tak pantas menjadi panutan bagi anak-anak.

Gambar Winnie the Pooh

Semua ini bermula ketika beruang lucu itu hendak dijadikan nama sebuah taman baru di Tuszyn, tapi “seksualitas yang meragukan” dan pakaian yang minim menyebabkan anggota dewan menentang gagasan itu.

Selama perdebatan sengit, seorang wanita terdengar menjelaskan bagaimana gender Pooh yang tak jelas itu dibuat oleh A.A. Milne, penulis yang menciptakan beruang madu ini.

Ia berkata, “Ketika penulis berusia 60 tahun, ia memotong testis (Pooh) dengan silet berkarat karena masalah identitasnya sendiri.”

Mereka yang menentang Pooh menyarankan bahwa karakter kartun beruang Polandia, Miś Uszatek, digunakan sebagai penggantinya -terutama karena ia berpakaian lengkap.

Warga setempat menyesalkan bagaimana anggota dewan telah mencurahkan begitu banyak waktu untuk suatu masalah yang sepele. Seorang pria mengatakan kepada wartawan Polandia, “Winnie the Pooh adalah beruang dengan kecerdasan yang rendah, dan sayangnya, hal ini juga tercermin pada mereka yang terlalu peduli dengan topik ini.”

Ia kemudian menyindir kecanduan Pooh akan madu dalam puisi berima Polandia, dan membacakan, “Winnie the Pooh adalah seorang pecandu alkohol dan pembohong. Ia berjalan tanpa pakaian dan telah memotong buah zakarnya.”

Keputusan resmi tentang nasib Pooh masih belum dibuat sampai berita ini diturunkan. Hmmm… yang sabar ya Pooh.

Komentar Anda