Ada Cacing Pita Langka Hidup di dalam Otak Pria Ini

Para ilmuwan di Inggris mengambil dan mempelajari cacing pita langka yang hidup di otak seorang pria selama empat tahun, uangkap para peneliti Jumat lalu. Parasit itu berjalan sejauh lima sentimeter (dua inci) dari sisi kanan ke sisi kiri otak.

Cacing Pita di Otak

Cacing pita menyebabkan sparganosis, peradangan jaringan tubuh yang dapat menyebabkan kejang, kehilangan memori, dan sakit kepala ketika terjadi di otak. Ahli bedah mengambilnya dan pasien itu sekarang “secara sistemik baik”, kata Wellcome Trust Sanger Institute.

Ini adalah pertama kalinya kasus cacing pita Spirometra erinaceieuropaei dilaporkan di Inggris. Hanya 300 kasus yang telah dilaporkan sejak tahun 1953.

Cacing pita itu diduga masuk secara tidak sengaja setelah makan krustasea kecil yang terinfeksi dari danau, makan daging amfibi atau reptil mentah, atau menggunakan semacam bobok katak mentah yang merupakan obat China untuk sakit mata.

“Kami tidak menduga akan melihat infeksi semacam ini di Inggris, tapi perjalanan global memungkinkan parasit asing terkadang muncul,” kata Effrossyni Gkrania-Klotsas dari departemen Penyakit Menular di NHS Trust Addenbrooke.

Tim berhasil mengurutkan genom parasit langka itu untuk pertama kalinya, yang memungkinkan mereka memeriksa perawatan lanjutan.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa, bahkan dengan sejumlah kecil DNA dari sampel klinis, kami dapat mengetahui semua yang kami butuhkan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi parasit ini,” tambah Gkrania-Klotsas.

Dokter mengatakan studi DNA menggarisbawahi pentingnya database global genom cacing untuk membantu mengidentifikasi dan mengobati penyakit akibat parasit ini.

Komentar Anda