Pejuang ISIS Suriah Ternyata Suka Minum Redbull Agar Kuat

Ratusan kaleng minuman energi berkafein tinggi dibawa melintasi perbatasan oleh truk Turki untuk menjaga pejuang ekstremis tetap waspada di daerah yang dilanda perang, Suriah. Para pejuang Negara Islam ini mengimpor satu truk Red Bull untuk menjaga mereka tetap kuat selama pertempuran.

ISIS REDBULL

Hal ini terkuak dalam statistik perdagangan yang diterbitkan di Ankara, ibukota Turki, pekan lalu. Mustafa Yilmaz, pemilik perusahaan truk Turki Cem-Ay Transport, mengatakan, “Setiap hari kami mengirim empat atau lima truk yang membawa Red Bull ke Suriah.”

Pembeli dari Suriah itu tidak mengidentifikasi diri mereka pada pengirim. “Barang tersebut kemudian ditransfer ke truk Suriah di sebuah zona di persimpangan Cilvegozu,” kata Yilmaz pada surat kabar online Austria, The Local.

Slogan Turki untuk Red Bull kira-kira sama dengan slogan bahasa Inggrisnya, yaitu Red Bull akan ‘memberikan Anda sayap’ atau ‘membuat Anda terbang’.

Kelompok propaganda ISIS juga memberitahu kepada para istri pengikutnya minggu lalu tentang cara memasak makanan ringan nan lezat yang akan membuat para prajurit kuat di medan perang.

Resep online yang diterbitkan oleh Zora Foundation untuk istri dan saudara jihadis memberitahu mereka cara mempersiapkan makanan bergizi yang cocok untuk berperang, dan menyarankan mereka untuk menjaga rumah mereka tetap bersih dan menjahit untuk laki-laki mereka.

Situs Zora memiliki resep membuat camilan menggunakan kurma, tepung, dan mentega untuk suami mereka yang sedang berperang untuk dimakan bersama kopi di antara pertempuran. Situs itu menambahkan, “Makanan ini mengandung kalori yang signifikan dan memperbesar energi dan kekuatan para mujahidin.”

Resep itu dikatakan “berguna, bergizi, cepat, dan mudah.” Pengikut wanita Zora Foundation juga berbagi link di Twitter dan menawarkan saran mereka sendiri pada bahan pengganti.

Charlie Winter, program officer Quilliam Foundation, organisasi kontra-terorisme yang berbasis di London, menambahkan, “Ini bukan pertama kalinya para pendukung wanita ISIS berbagi tips makanan di situs media sosial.

“Wanita Muslim muda dari Inggris melakukan perjalanan ke Suriah awal tahun ini untuk bergabung dengan milisi Islam dan berbicara tentang betapa sukanya mereka pada Nutella dan mendiskusikan di mana mereka dapat membelinya.”

Komentar Anda