Walkman TPS-L2, Walkman Pertama di Dunia

Jauh sebelum iPod dan pemutar musik digital lainnya menjadi cara modis untuk menyimpan dan memutar ribuan lagu dalam satu perangkat, Walkman mendominasi pasar perangkat musik portabel. Meski banyak pemutar musik portabel telah umum disebut sebagai “walkman,” nama Walkman sendiri sebenarnya adalah nama merek dagang dari pembuat elektronik Jepang, Sony Corp. Perusahaan ini secara dramatis mengubah cara kita mendengarkan musik ketika memperkenalkan Walkman TPS-L2 pada tahun 1979.

Pemutar musik portable pertama di dunia
Walkman TPS-L2

Sebelum ada Walkman, orang-orang mendengarkan musik terbatas pada home stereo (menggunakan speaker atau headphone) dan di kendaraan mereka. Tape recorder portabel digunakan terutama oleh wartawan profesional untuk merekam dan memutar kembali percakapan langsung; akhirnya, perangkat ini menjadi cara yang populer untuk memainkan musik pada kaset audio compact analog.

Pada tahun 1978, Sony memperkenalkan tape pribadi, tapi itu besar dan mahal, harganya sekitar 1.000 dolar AS. Ketua kehormatan Sony, Masaru Ibuka, mencoba menggunakan TC-D5 selama perjalanan dengan pesawat, tetapi sulit untuk membawanya di pesawat. Dia mengarahkan divisi tape recorder perusahaan untuk menciptakan tape player yang lebih kecil dan portabel.

Sony TC-D5
TC-D5

Divisi tape recorder Sony berjuang untuk mengembangkan produk yang sukses. Perusahaan ini mengalami reorganisasi pada waktu itu dan beredar rumor bahwa divisi tape recorder akan dikonsolidasikan ke unit lain. Kepala divisi, Kozo Ohsone, mengeluarkan desain TPS-L2 hanya dalam beberapa bulan. Dia menyarankan menyebut player itu dengan “Walkman,” yang merupakan variasi Pressman, tape recorder Sony. Setahun sebelumnya, insinyur Sony telah merancang headphone dengan berat kurang dari dua ons dan percaya headphone ringan akan menarik bagi konsumen muda. Walkman diperkenalkan kepada publik pada tanggal 21 Juni 1979.

Dengan harga 200 dolar AS, TPS-L2 adalah murni pemutar musik dan tidak memiliki kemampuan merekam. Insinyur Sony menggunakan case dasar dan bagian mekanik yang sama dengan perekam kaset TCM-600, membuang tombol rekam, tape counter, dan erase head. Soket mikrofon dan sirkuit rekaman juga dibuang. Perangkat itu memiliki dua soket headphone.

Walkman memiliki fitur yang disebut “hot line” yang ketika tombol oranye di bagian atas mesin itu ditekan maka suara akan fade out di kaset dan output mikrofon internal akan meningkat, memungkinkan dua orang untuk mendengarkan musik dan berbicara satu sama lain.

Dengan standar modern, Walkman pertama tidak memiliki kemampuan suara mutakhir atau teknologi canggih. Namun, Sony mampu memasarkan perangkat ini secara efektif sebagai cara menikmati musik secara personal dan penjualan TPS-L2 segera melambung.

Walkman membantu membuka jalan bagi teknologi musik portabel lainnya, termasuk iPod sekitar 20 tahun kemudian. Sony telah menjual sekitar 385 juta perangkat Walkman di seluruh dunia. Pada tahun 2005, PC World menyebut Walkman sebagai salah satu dari 50 gadget terbesar dari 50 tahun sebelumnya.

Komentar Anda