10 Fakta Penting Tentang Isaac Newton

Setiap siswa sekolah dasar pasti pernah mempelajari Sir Isaac Newton, ilmuwan besar yang terkenal karena menemukan gravitasi saat sebuah apel jatuh dari pohon dan menimpa kepalanya. Karya-karyanya pada mekanika klasik, optik, dan matematika telah mendaratkan seorang manusia di bulan, di samping banyak kontribusi penting lainnya. Inilah 10 hal mengenai Isaac Newton yang perlu diketahui.

Foto Ilmuwan Isaac Newton

1. Isaac Newton lahir di Woolsthorpe, Lincolnshire, Inggris pada tanggal 4 Januari 1643. Ayahnya bekerja sebagai petani, namun meninggal dunia tiga bulan sebelum Newton lahir. Kakek-nenek Newton membesarkannya setelah ibunya menikah lagi.

2. Pada tahun 1661, Newton mendaftar di Cambridge University. Saat bersekolah, ia belajar matematika, optik, fisika, dan astronomi. Namun, wabah penyakit membuat universitas ditutup pada tahun 1665. Hal ini memaksa Newton untuk kembali ke kampung halamannya di Woolsthrope, sambil ia terus belajar optik dan matematika. Selama waktu itu, Newton juga menemukan kalkulus, salah satu cabang matematika.

3. Kebanyakan orang tahu cerita populer saat Newton menemukan hukum gravitasi ketika sebuah apel jatuh di kepalanya saat ia duduk di bawah pohon apel. Meski cerita itu menyenangkan dan menghibur, Newton sebenarnya mendapat pencerahan tentang gravitasi ketika ia memandang ke luar jendela dan melihat sebuah apel jatuh di kebunnya.

4. Newton menemukan hukum gravitasi universal, yang menyatakan bahwa gaya tarik-menarik terjadi di antara dua buah materi. Gravitasi menjaga semua benda melekat di bumi. Gravitasi juga membuat bulan dan planet-planet lainnya tetap berada dalam orbit. Bersama astronom Edmund Halley, Newton menerbitkan The Mathematical Principles of Natural Philosophy pada tahun 1687 untuk menjelaskan gravitasi.

5. Ilmuwan jenius ini juga mengajukan tiga hukum gerak. Menurut hukum gerak pertama, obyek akan tetap bergerak sampai terkena suatu kekuatan. Hukum kedua menyatakan bahwa semakin besar massa suatu benda, semakin besar gaya yang dibutuhkan untuk memindahkan objek. Hukum ketiga mengatakan bahwa di setiap aksi selalu ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.

6. Pada tahun 1704, Newton menerbitkan buku berjudul The Opticks yang menjelaskan penemuannya bahwa cahaya putih terdiri atas warna yang sama yang akan terlihat dalam pelangi. Penemuan ini membidani kelahiran studi modern tentang optik.

7. Newton bekerja lebih dari sekedar ilmuwan dalam hidupnya. Ia bekerja sebagai profesor Lucasian dalam matematika di Trinity College, sebagai anggota parlemen Cambridge University, dan sipir di Royal Mint di London, di mana ia berperang melawan korupsi dan inefisiensi. Pada tahun 1703, ia menjadi presiden Royal Society.

8. Pada 1705, Isaac Newton menjadi Sir Isaac Newton, ketika Ratu Anne memberinya gelar kebangsawanan atas semua kontribusinya pada ilmu pengetahuan.

9. Newton menganut agama Kristen dengan serius; ia menulis lebih banyak karya pada teologi daripada sains. Ia juga menghitung tanggal pasti Penyaliban Yesus Kristus, yakni 3 April 33 Masehi, dan diperkirakan bahwa kiamat bisa datang sekitar tahun 2060.

10. Saat masih menjabat sebagai presiden Royal Society, Sir Isaac Newton meninggal dunia pada tanggal 31 Maret 1727 di usia 84 tahun. Ia dimakamkan di Westminster Abbey di London.

Komentar Anda