Fakta-fakta Tentang Greenland

Greenland adalah pulau terbesar di dunia yang terletak di lepas pantai timur laut Kanada di Samudra Atlantik Utara. Secara geografis, Greenland dianggap bagian dari Amerika Utara, namun secara politik wilayah ini adalah bagian dari negara Eropa, Denmark. Pada tahun 1979, Denmark memberikan pemerintahan dalam negeri bagi Greenland. Sejak itu, Greenland bertanggung jawab untuk urusan internal mereka sendiri. Namun, tujuan jangka panjang mereka adalah kemerdekaan penuh dari Denmark.

Foto kota Greenland

Ukuran Greenland hampir satu setengah kali ukuran Alaska, negara bagian terbesar Amerika Serikat. Tapi karena sekitar 85 persen lahannya ditutupi oleh es, sebagian besar wilayah pulau ini tetap tak berpenghuni. Kebanyakan orang tinggal di sepanjang pantai yang umumnya bebas es, terutama di barat daya.

Perekonomian pulau itu, sebagaimana kegiatan rekreasinya, terkait erat dengan aktivitas berburu dan perikanan. Daging anjing laut, paus, karibu, dan rusa adalah makanan populer. Burung laut dan ikan, termasuk ikan cod dan trout, serta udang dan kerang lainnya juga menjadi bagian dari makanan orang Greenland.

Penduduk

Greenland memiliki penduduk sekitar 60.000 jiwa. Sekitar seperempat dari penduduknya tinggal di Nuuk (atau Godthab), ibukota. Kebanyakan penduduk Greenland asli adalah campuran dari orang Inuit (dahulu disebut Eskimo) dan Denmark. Sekitar 10 persen dari populasi berasal dari Denmark atau tempat lain.

Bahasa

Kebanyakan orang Greenland berbicara dalam bahasa Greenland, atau Kalaallisut, dialek Inuit. Namun, bahasa Denmark umumnya digunakan dalam pemerintahan dan pendidikan tinggi. Baik bahasa Denmark dan bahasa Inggris diajarkan sebagai bahasa kedua di sekolah dasar. Pada tahun 2009, bahasa Greenland menjadi bahasa resmi Greenland.

Agama

Kebanyakan orang Greenland menjadi anggota Gereja Lutheran Injili. Ada juga komunitas kecil pemeluk Katolik Roma, Advent, Bahai, dan Saksi-Saksi Yehuwa.

Sekolah dan Perpustakaan

Sekolah umum di Greenland dibiayai oleh pemerintah, dan pendidikan di semua jenjang gratis. Anak-anak antara usia 6 dan 15 tahun diwajibkan mengikuti sekolah dasar. Banyak dari mereka yang melanjutkan ke salah satu dari tiga sekolah menengah di pulau itu. Pendidikan tinggi ada di University of Greenland di Nuuk atau di sebuah universitas di Denmark.

Museum Greenland, di Nuuk, berisi publikasi tentang Greenland, Kutub Utara, dan orang-orang Inuit. Museum dan Arsip Nasional Greenland, juga terletak di Nuuk, berisi koleksi budaya Greenland dari zaman kuno sampai sekarang.

Bentang Alam

Dengan luas 2.175.600 kilometer persegi, bentuk Greenland menyerupai mangkuk besar berisi es. Bagian tengahnya terdorong ke bawah permukaan laut oleh massa es yang di beberapa tempat tebalnya bisa lebih dari 3.050 meter. Sebagian besar tanah bebas es terletak di sepanjang pantai, yang dikelilingi oleh pegunungan yang memiliki ketinggian sekitar 3.660 meter. Puncak tertinggi Greenland, Gunnbjørns Fjæld, tingginya 3.700 meter.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebagai akibat dari pemanasan global, es di Greenland telah mencair pada tingkat yang mengkhawatirkan. Beberapa ilmuwan khawatir bahwa fenomena ini akan menyebabkan naiknya permukaan air laut global. Kenaikan tersebut akan membanjiri kota-kota pesisir dan pulau-pulau dataran rendah.

Greenland lebih dekat ke Kutub Utara daripada wilayah lain di dunia. Sekitar lima-perenam pulau ini terletak di utara Lingkaran Arktik. Karena lintang tingginya, sebagian besar dari pulau ini mengalami siang hari terus menerus di musim panas dan kegelapan terus-menerus di musim dingin.

Matahari tengah malam bersinar di bagian utara pulau dari awal April hingga awal September, ketika matahari perlahan-lahan menghilang di bawah cakrawala. Matahari tidak naik di bagian paling utara Greenland dari pertengahan Oktober sampai akhir Februari. Dari akhir Februari sampai awal April, matahari perlahan terbit di atas cakrawala lagi.

Iklim

Musim panas di Greenland pendek dan dingin, sedang musim dinginnya sangat dingin. Suhu musim panas rata-rata sekitar 10 °C di selatan dan 5 °C di utara. Di musim dingin, suhu turun sampai -8 °C di selatan dan -20 °C di utara. Curah hujan tahunan berkisar dari 760 milimeter di selatan sampai 125 milimeter di utara.

Tanaman dan Hewan

Hanya tanaman dan hewan tertentu yang dapat bertahan hidup di iklim tundra yang keras di wilayah es Greenland. Rumput, heather, crowberry, tanaman berbunga rendah, dan rumpun kerdil birch tumbuh di daerah yang tanahnya tipis. Sebagian besar permukaan bebas es adalah batuan tandus yang ditutupi lumut. Ada sekitar 500 spesies tanaman liar. Tapi pohon hanya tumbuh di beberapa tempat di sepanjang pantai barat daya.

Hanya beberapa hewan liar yang dapat hidup di Greenland, antara lain rubah Arktik, serigala kutub, karibu, beruang kutub, musk ox, dan kelinci gunung. Mamalia laut meliputi anjing laut, paus, dan walrus. Ikan dan kerang meliputi cod, halibut, salmon, udang, kepiting, dan kerang. Ada juga populasi besar burung. Sekitar setengah dari burung-burung itu hanya ada di musim panas.

Sumber Daya Alam

Greenland memiliki banyak sumber daya alam, tetapi iklim dan es telah membuat sebagian besar sumber daya alam itu tidak dapat diakses. Mineral yang ada di Greenland antara lain seng, timah, bijih besi, batu bara, molibdenum, emas, platinum, dan uranium.

Mineral tanah yang langka juga melimpah. Mineral ini digunakan dalam pembuatan banyak produk teknologi tinggi. Mineral Greenland akan menjadi lebih mudah diakses saat es terus mencair. Juga, banyak perusahaan minyak mengeksplorasi minyak dan gas alam di perairan dingin di lepas pantai Greenland.

Ekonomi

Perikanan dan pengolahan ikan adalah andalan ekonomi Greenland. Industri lainnya sangat terbatas. Akibatnya, Greenland tergantung pada bantuan dari Denmark. Kesenjangan tingkat pendapatan antara penduduk terpelajar dengan masyarakat nelayan kecil menjadi besar.

Jasa

Beberapa orang Greenland bekerja dalam bidang kesehatan dan pelayanan publik lainnya. Matahari tengah malam dan pedalaman Greenland yang tertutup es luas menarik banyak wisatawan. Hotel kecil dan perusahaan jasa lainnya ada di sebagian besar kota-kota kecil.

Pertanian dan Perikanan

Perikanan dan pengolahan ikan mempekerjakan sekitar 25 persen dari angkatan kerja. Hasil tangkapan yang paling penting adalah udang, diikuti oleh halibut. Pabrik pengolahan ikan Greenland dimiliki oleh pemerintah. Domba diternak terutama di selatan Greenland, di mana ada sekitar 70 peternakan.

Pertambangan

Tambang Greenland yang terakhir beroperasi, dengan cadangan timbal dan seng, ditutup pada tahun 1990. Simpanan minyak, gas alam, timah, besi, molibdenum, uranium, emas, mineral tanah langka, dan berlian telah ditemukan, tetapi belum ditambang.

Perdagangan

Greenland harus mengimpor hampir semua barang, dari makanan olahan hingga peralatan konstruksi. Ekspor ikan dan produk ikan tak sebanding hasilnya untuk membayar impor ini. Akibatnya, Greenland selalu mengalami defisit perdagangan tahunan. Mitra dagang paling penting adalah Denmark.

Transportasi dan Komunikasi

Tidak ada jalan raya atau jalur kereta api yang menghubungkan kota-kota kecil dan permukiman Greenland. Semua kegiatan pariwisata dilakukan dengan pesawat atau kapal, dan di Greenland Utara dan Timur, menggunakan dogsled atau kereta anjing. Scandinavian Airlines System (SAS), Iceland Air, dan Greenland Air melayani penerbangan ke Greenland dari Denmark, Kanada, dan Islandia.

Greenland memiliki dua surat kabar nasional yang terbit dua kali seminggu baik Greenland maupun di Denmark. Greenland Radio and Television, lembaga penyiaran publik yang independen, menyiarkan program radio dan televisi.

Kota-kota Besar

Tidak ada kota-kota besar di Greenland, hanya beberapa lusin kota kecil dan permukiman. Di antara yang terbesar adalah Nuuk, Holsteinsborg (Sisimiut), Julianehåb (Qaqortoq), dan Jakobshavn (Ilulissat).

Nuuk (atau Godthab), ibukota dan kota terbesar Greenland, memiliki populasi penduduk sekitar 14.000 jiwa. Legislatif, pengadilan, dan lembaga pemerintah Greenland lainnya terletak di sini. Universitas Greenland, Museum Greenland, dan Perpustakaan Nasional juga terletak di Nuuk.

Nuuk, yang berarti “Titik,” terletak di fjord bebas es di barat daya Greenland. Ini adalah pusat perikanan dan pengolahan ikan yang penting. Nuuk memiliki pelabuhan, bandara, pusat telekomunikasi, dan rumah sakit modern. Kota kecil ini didirikan pada tahun 1721 oleh Hans Egede, seorang misionaris Lutheran.

Warisan Budaya

Musik, lagu, teater, dongeng, dan tari telah lama menjadi elemen sentral dalam budaya tradisional Inuit. Musik Inuit sering melibatkan bernyanyi disertai dengan drum. Tradisi yang paling dikenal adalah “duel lagu,” di mana dua pria mencari resolusi konflik di antara mereka. Setelah pengenalan agama Kristen di awal 1700-an, para misionaris melarang tradisi-tradisi Inuit. Tapi hari ini, unsur-unsur budaya Inuit lama kembali memainkan peran penting.

Dimulai pada pertengahan 1700-an, Denmark memperkenalkan musik Eropa dan musik klasik ke Greenland. Musik populer, seperti jazz, rock, dan hip-hop, menjadi bentuk musik populer yang dimulai pada pertengahan abad ke-20.

Pemerintah

Greenland adalah bagian dari Kerajaan Denmark, yang bertanggung jawab untuk kebijakan luar negeri dan pertahanan Greenland. Tapi karena terbentuknya pemerintahan sendiri pada tahun 1979, Pemerintah Dalam Negeri Greenland bertanggung jawab untuk semua urusan internal, meliputi keuangan, perdagangan, pendidikan, perumahan, kesehatan, dan lingkungan.

Pemerintah Dalam Negeri Greenland terdiri atas 31 anggota Landsting (parlemen) dan tujuh anggota Landsstyre (eksekutif). Landsting dipilih oleh rakyat, yang pada giliranya memilih Landsstyre. Greenland diwakili oleh dua anggota di parlemen Denmark. Pengadilan tinggi Greenland disebut Landsret.

Komentar Anda