Profil Lengkap Negara India

India adalah negara yang mendominasi wilayah luas yang dikenal sebagai benua Asia Selatan. Negara ini memiliki penduduk lebih dari 1,2 miliar orang. India adalah negara kedua yang paling padat penduduknya (setelah China) dan negara demokrasi terbesar di dunia. Berbentuk kasar seperti segitiga terbalik, India membentang dari pegunungan Himalaya yang tinggi di utara hingga ke negara pulau Sri Lanka di selatan.

Foto kota di India

Sejarah India bisa ditelusuri kembali setidaknya sejak 4.500 tahun silam, ketika peradaban Sungai Indus, salah satu masyarakat pertama yang menetap di dunia, berkembang di sana di dataran subur Sungai Indus. Selama berabad-abad, banyak bangsa yang berbeda menginvasi India dan menguasai sumber daya alamnya yang luas. Bangsa asing terakhir yang memerintah India adalah Inggris. Pemerintahan mereka, yang dikenal sebagai Raj, berlangsung lebih dari 150 tahun. India menjadi bangsa modern yang merdeka di tahun 1947, setelah Perang Dunia II. Pada tahun itu, Inggris menarik diri dari benua setelah membagi sebagian besar wilayah menjadi dua negara, India dan Pakistan.

Penduduk

India telah menjadi tempat berbaurnya berbagai kelompok etnis sejak awal sejarahnya. Namun, sebagian besar rakyatnya adalah keturunan Dravida dan Indo-Arya. Orang Dravida telah tinggal di India sejak zaman prasejarah. Orang Indo-Arya pertama kali tiba di benua itu sekitar tahun 1.500 SM. Kedua kelompok itu berbeda dalam penampilan, bahasa, dan adat istiadatnya. Orang Indo-Arya berbicara menggunakan bahasa yang terkait dengan bahasa-bahasa Eropa modern dan keyakinan agama mereka berkembang menjadi Hindu. Indo-Arya menjadi orang yang dominan di India, khususnya di utara. India Selatan tetap didominasi orang Dravida.

Bahasa

Bahasa utama India dapat dibagi menjadi dua kelompok besar. Bahasa di India utara, barat, dan timur berasal dari bahasa Sansekerta kuno, bahasa Indo-Eropa dan bahasa suci agama Hindu. Bahasa-bahasa itu meliputi Hindi, Assamese, Bengali, Gujarati, Kashmir, Marathi, Oriya, Punjabi, Sindhi, Urdu, dan Hindustan. Bahasa selatan -Kannada, Malayalam, Tamil, dan Telugu- adalah anggota keluarga bahasa Dravida. Tapi bahasa-bahasa itu telah dipengaruhi oleh bahasa Sansekerta. Bahasa Kashmir dan Urdu juga mengandung banyak kosakata dari bahasa Arab dan Persia.

Bahasa Hindi, bahasa nasional, dituturkan oleh sekitar 40 persen dari populasi. Orang India yang paling terdidik berbahasa Inggris, sebagaimana bahasa Hindi dan bahasa daerah mereka. Anak-anak India diajarkan bahasa daerah mereka dan bahasa Hindi di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Kemudian mereka juga dapat belajar bahasa Inggris, Sansekerta, atau Persia.

Agama

Hampir semua agama besar di dunia ada di India. Sebagian besar orang-orang India (sekitar 81 persen) beragama Hindu.

Hindu memiliki empat keyakinan penting. Orang Hindu percaya pada Tuhan (atau dewa-dewa yang merupakan manifestasi dari dewa tunggal atau roh universal) sebagai pencipta dan penopang alam semesta. Mereka percaya pada batin yang kekal, yang akhirnya menyatu dengan Tuhan. Mereka percaya pada tanggung jawab moral (dharma) atas tindakan mereka (karma), karena mereka memiliki kehendak atas diri sendiri dan menentukan tindakan mereka sendiri.

Orang Hindu juga percaya pada reinkarnasi (kelahiran kembali). Mereka percaya bahwa seseorang harus melalui serangkaian kelahiran, kematian, dan kelahiran kembali untuk menebus dosa mereka sebelum mereka dapat mencapai pembebasan (penyatuan dengan Tuhan). Sifat kelahiran kembali seseorang sangat ditentukan oleh perilaku seseorang dalam kehidupan sebelumnya.

Islam adalah agama terbesar kedua di India. Agama ini dianut oleh sekitar 13 persen dari populasi. Kelompok agama lainnya meliputi Kristen, Sikh, Buddha, dan Jain. India juga memiliki komunitas pemeluk Parsi (Zoroastrian) dan Yahudi yang lebih kecil.

Pendidikan

Pendidikan di India adalah tanggung jawab negara dan pemerintah pusat. Di hampir semua negara bagian, sekolah sifatnya wajib bagi semua anak berusia antara 6 sampai 14 tahun. Sistem ini menjamin pendidikan dasar selama delapan tahun, pendidikan menengah pertama selama dua tahun, dan pendidikan menengah tinggi selama dua tahun. Para siswa yang lulus dari sekolah menengah atas dapat melanjutkan ke salah satu dari seratus lebih perguruan tinggi dan ribuan kampus India. Yang terbesar adalah Universitas Delhi.

Sistem Kasta

Institusi khas India dikenal sebagai sistem kasta, di mana faktor keturunan menentukan kelas sosial seseorang, dikembangkan dari kebiasaan Arya awal dalam membagi orang sesuai dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Sistem asli meliputi empat kasta. Brahmana, kasta tertinggi, adalah pendeta. Ksatria adalah tentara dan pemimpin pemerintahan. Waisya adalah pedagang dan petani. Sudra adalah pengrajin dan buruh.

Kelompok kelima, Dalit (yang berarti “tertindas”), berkembang kemudian. Mereka disebut “untouchables” atau “tak tersentuh”. Ini karena mereka berada di luar batas-batas kasta, atau orang buangan. Penggunaan istilah “untouchables” dilarang pada saat kemerdekaan. Dan sejak tahun 1951, banyak orang Dalit memperoleh manfaat dari program afirmatif pemerintah. Pada tahun 1997, saat India merayakan 50 tahun kemerdekaannya, K.R. Narayanan menjadi presiden pertama yang terpilih dari kasta Dalit. Meski demikian, diskriminasi terhadap kaum Dalit tetap kuat, terutama di daerah pedesaan.

Sistem kasta saat ini lebih longgar daripada dulu. Tapi struktur sosial negara itu masih sangat dipengaruhi olehnya. Dan anggota dari kasta yang sama biasanya hidup di lingkungan yang sama. Orang India yang dilahirkan dalam sebuah keluarga kasta rendah tidak dapat mengubah diri ke kasta yang lebih tinggi dengan pendidikan atau kekayaan.

Kehidupan Keluarga

Ikatan keluarga sangat kuat di India. Keluarga India tidak hanya terdiri atas suami, istri, dan anak-anak mereka, tetapi juga mencakup keluarga besar. Anak-anak lelaki membawa istri-istrinya ke rumah orang tua mereka untuk membesarkan anak-anak mereka. Seringkali keluarga juga mencakup cucu dan istri-istri beserta anak-anak mereka. Anak perempuan dan cucu perempuan tetap dalam keluarga sampai mereka menikah, kemudian mereka menjadi bagian dari keluarga suami mereka. Pernikahan biasanya diatur oleh orang tua pengantin. Budaya pacaran hanya ada di antara orang India yang bergaya hidup kebarat-baratan.

Secara tradisional, lelaki mengurus masalah keuangan keluarga dan hubungan keluarga dengan dunia luar. Perempuan mengelola rumah tangga. Semua anggota keluarga menghormati wewenang para tetua, khususnya laki-laki tertua, dalam urusan luar. Perempuan memiliki banyak kewenangan dalam hal-hal yang mempengaruhi jalannya rumah tangga. Baik laki-laki maupun perempuan tidak boleh mencampuri tugas masing-masing.

Dalam keluarga besar tradisional, semua kepemilikan dipegang bersama-sama. Dan semua anggota dapat bekerja sama untuk kepentingan seluruh kelompok. Hal ini mencakup merawat mereka yang terlalu tua atau sakit. Setelah kematian kepala keluarga, keluarga yang sangat besar akan terpecah. Anak-anak lelaki mulai membangun keluarga baru mereka sendiri.

Dalam beberapa tahun terakhir, sistem keluarga ini mulai putus sebagai akibat dari terbukanya kesempatan kerja baru di kota-kota. Pasangan dan anak-anak mereka dapat pindah untuk mencari pekerjaan. Namun, setiap anggota keluarga tetap memperhatikan rumah keluarga sebagai pusat keluarga, yang mereka tengok secara teratur.

Perumahan

Rumah India bervariasi di berbagai bagian negara itu. Hal ini tergantung pada iklim dan ketersediaan bahan bangunan. Rumah yang lebih mahal dapat dibangun dari batu bata dengan pintu kayu dan atap genteng. Rumah bisa memiliki banyak atau hanya beberapa kamar, dan bisa memiliki satu atau dua lantai. Rumah orang miskin umumnya dibangun dari lumpur dan jerami dengan atap jerami. Biasanya terdiri atas satu lantai dengan hanya satu atau dua kamar.

Mayoritas rumah di negara ini memiliki halaman dalam di mana kamar-kamar dibangun. Kadang-kadang ada halaman terbuka di depan rumah. Di halaman terbuka, perempuan duduk untuk mempersiapkan sayuran untuk dimasak, anak-anak mempelajari pelajaran mereka, laki-laki memotong rambut mereka, dan penjual membawa barang untuk dijajakan. Pada malam hari, para petani memasukkan ternak atau hewan lain di salah satu kamar yang terbuka di halaman.

Dalam rumah Hindu, dapur dianggap sebagai ruang sakral. Jika rumah tidak memiliki dapur yang terpisah, memasak dapat dilakukan di salah satu sudut ruang besar yang juga digunakan untuk keperluan lain. Keluarga duduk di lantai tikar untuk makan, yang dimakan di atau dekat dapur. Orang-orang di luar keluarga tidak boleh masuk ke bagian dapur rumah Hindu ortodoks.

Di rumah-rumah keluarga miskin, makanan dimasak di atas kompor tanah liat kecil (chula) di salah satu sudut ruangan, atau di ceruk kecil. Makanan dimakan dengan ujung jari dari mangkuk atau nampan. Tangan dicuci sebelum dan sesudah makan. Kemiskinan tersebar luas di India. Lebih dari sepertiga penduduk tidak mampu membeli makanan yang memadai.

Keluarga yang lebih berada memiliki ruang terpisah untuk ibadah. Hanya setelah mandi dan ganti pakaian bersih seseorang boleh memasuki “ruang ibadah.” Mandi sehari-hari adalah ritual penting di kalangan orang India. Mandi dapat dilakukan di dekat sebuah sumur luar, di sebuah keran di rumah, atau di sungai atau danau.

Kehidupan Pedesaan

India sebagian besar merupakan bangsa desa. Hampir dua-pertiga dari penduduknya tinggal di salah satu dari ribuan desa. Bagi banyak orang, desa adalah pusat kegiatan pertanian dan pusat sosial.

Di bagian barat Dataran Gangga di India utara, desa-desanya besar dan dikelompokkan dengan erat. Di bagian timur ada desa-desa yang tersebar. Masing-masing terdiri atas beberapa rumah. Di wilayah Delta Gangga di Benggala Barat, desa terdiri atas kelompok-kelompok kecil rumah yang tersebar. Rumah-rumah ini biasanya dibangun tinggi di atas titik banjir. Di wilayah Rajasthan dan Dekkan tanah kering, sehinga rumah-rumah dibangun berdekatan dengan sumber air.

Beberapa desa India bisa jadi hanya dihuni beberapa ratus orang. Desa lainnya bisa memiliki beberapa ribu jiwa. Beberapa desa yang besar memiliki toko-toko kecil. Namun umumnya, warga desa melakukan sebagian besar pembelian dan penjualan mereka di pasar kota terdekat atau di pasar mingguan.

Kebanyakan rumah India di daerah pedesaan memiliki sedikit furnitur. Di rumah-rumah India utara, banyak ranjang yang terbuat dari jerami padi yang ditutupi karpet. Di rumah-rumah India selatan, tikar sederhana dapat berfungsi sebagai tempat tidur. Setiap rumah hanya memiliki beberapa perabot penting, misalnya gerabah untuk memasak, mengangkut air, dan menyimpan biji-bijian. Danau, kolam, atau sungai terdekat memasok air untuk ternak dan keperluan rumah tangga. Air minum berasal dari sumur.

Standar hidup di desa-desa India rendah. Untuk menyediakan perawatan medis bagi penduduk pedesaan, pusat-pusat kesehatan didirikan di banyak daerah. Setiap klinik meliputi 4-6 tempat tidur rumah sakit. Masing-masing dikelola oleh dokter, beberapa perawat, dan bidan untuk membantu wanita melahirkan. Desa-desa yang lebih terpencil dilayani oleh unit kesehatan keliling yang terdiri atas dokter dan perawat yang bepergian dalam kendaraan medis.

Makanan dan Minuman

Makanan India berbeda dari daerah ke daerah. Tapi gandum dan beras adalah makanan pokok. Kebanyakan orang India tidak makan daging sapi. Daging ayam dan domba mahal. Oleh karena itu, kebanyakan orang makan buah dan sayuran dengan nasi atau roti pipih yang disebut chapati. Hidangan khas adalah dal, sejenis kacang-kacangan yang dicampur dengan rempah-rempah. Orang India menggunakan berbagai rempah-rempah untuk membuat rasa yang kompleks. Rempah-rempah yang populer adalah jahe, cengkeh, ketumbar, kapulaga, kunyit, dan kayu manis. Kebanyakan orang India memilih teh sebagai minuman favorit.

Festival

Berbagai keyakinan agama dan tradisi budaya menyumbang sejumlah besar festival di India. Dasahara adalah salah satu festival utama India. Festival ini dirayakan pada bulan September atau Oktober dan melambangkan kemenangan kebaikan atas kejahatan. Di Delhi, perayaan Dasahara mencapai klimaks dengan pembakaran gambar raksasa setan legendaris. Setan-setan itu yang terbuat dari bambu dan bubur kertas dan diisi dengan petasan. Di Mysore, India Selatan, parade dipimpin oleh gubernur yang naik gajah hias.

Divali adalah Festival Cahaya yang dirayakan pada bulan Oktober atau November. Semua rumah akan menyala dengan lampu atau lilin untuk menunjukkan sukacita yang besar dan menarik keberuntungan. Ramadhan, bulan kesembilan tahun Islam, dipandang oleh orang Muslim sebagai bulan suci di mana mereka berpuasa setiap hari dari fajar sampai matahari terbenam. Idul Fitri menandai akhir bulan Ramadhan dan dirayakan sebagai event yang menyenangkan.

Orang Kristen di seluruh India merayakan Natal. Di beberapa desa di India bagian utara, kelompok Kristen menyanyikan lagu Natal asli dengan iringan musik. Holi, sebuah festival Hindu, dilaksanakan pada bulan Februari atau Maret untuk menghormati dewa Krishna. Peringatan ulang tahun Guru Nanak, pendiri agama Sikh, dirayakan dengan sukacita besar. Hal ini juga berlaku pada hari ulang tahun Guru Gobind Singh, seorang pemimpin agama Sikh. Hari Kemerdekaan (15 Agustus) dirayakan oleh orang di seluruh India dengan rasa kebanggaan nasional. Tapi perayaan Hari Republik (26 Januari) di New Delhi, ibukota, adalah yang paling mengesankan.

Bentang Alam

Dari segi ukuran wilayah, India adalah negara terbesar ketujuh di dunia. Negara ini berbatasan di sebelah timur dengan Bangladesh dan Myanmar; di sebelah barat dengan Pakistan; di sebelah utara dengan Nepal, China (termasuk Tibet), dan Bhutan. Negara bagian Jammu dan Kashmir di utara ekstrim, yang diklaim oleh India, telah lama menjadi subyek sengketa perbatasan antara India, Pakistan, dan China.

India memiliki tiga divisi daratan utama, yakni sistem pegunungan Himalaya di utara; Dataran Gangga sungai Indus, Gangga, dan sungai Brahmaputra; dan semenanjung India selatan.

Himalaya

Pegunungan besar Himalaya membentang sekitar 2.400 kilometer di seluruh India utara dan timur laut. Pegunungan besar Himalaya terdiri atas tiga pegunungan paralel, yakni Great Himalayas, Lesser Himalayas, dan Outer Himalayas. Pada ujung baratnya berdiri pegunungan tinggi lain, Karakoram. Pegunungan lain, Ladakh, membentang di India utara dan Pakistan.

Great Himalaya dan Karakoram memiliki ketinggian rata-rata lebih dari 6.100 meter. Karakoram memiliki K2 (atau Gunung Godwin Austen), puncak gunung tertinggi kedua di dunia. Kota ini terletak di bagian Kashmir yang dikuasai oleh Pakistan. Dengan ketinggian 8.611 meter, K2 menempati urutan kedua setelah Gunung Everest, di perbatasan antara Tibet dan Nepal. Puncak tertinggi ketiga di dunia, Kanchenjunga, terletak di perbatasan antara negara bagian India Sikkim dan Nepal. Tingginya adalah 8.586 meter.

Gunung-gunung Lesser Himalayas, meskipun lebih kecil, juga mencapai ketinggian yang cukup. Gunung-gunung itu dilintasi oleh banyak lembah besar. Beberapa darinya subur dan mempunyai keindahan pemandangan yang luar biasa. Wisatawan dapat mengunjungi stasiun bukit (resor gunung) di sini, seperti Simla dan Darjeeling, untuk menghindari musim panas yang intens di dataran. Kaki bukit rendah di Outer Himalayas terletak antara Lesser Himalayas dan Dataran Gangga.

Dataran Gangga

Dataran rendah dari Dataran Gangga (atau dataran utara) membentang dalam busur luas di seluruh India. Ini adalah wilayah yang paling produktif dan padat penduduknya di negara itu. Tiga sungai besar mengairi dataran rendah ini, yakni Indus, Gangga, dan Brahmaputra. Ketiganya mendapat pasokan air dari salju dan gletser permanen Himalaya.

Semenanjung India

India Selatan terdiri atas semenanjung berbentuk baji besar yang sebagian tertutup oleh dataran tinggi yang disebut Dekkan. Dataran tinggi ini dipisahkan dari Dataran Gangga oleh banyak bukit. Daerah ini dibatasi oleh dua pegunungan rendah di timur dan barat, yakni Ghats Timur dan Ghats Barat. Ketinggian rata-rata Ghats Timur adalah sekitar 610 meter. Tapi di beberapa tempat, pegunungan bisa naik hampir tiga kali dari ketinggian itu. Ghats Barat lebih berbatu dan terjal dengan ketinggian 900 sampai 1.500 meter.

Bagian barat laut Dekkan ditutupi oleh aliran lava luas dari gunung berapi kuno. Aliran lava berturut-turut menciptakan apa yang dikenal sebagai Deccan Traps, yang terlihat seperti tangga raksasa. Tempat ini sebenarnya adalah bukit berundak (trap) dengan puncak datar. Deccan Traps adalah fitur pemandangan utama di daerah ini.

Pantai barat semenanjung adalah wilayah desa-desa nelayan kecil, lengkap dengan pepohonan kelapa dan kebun rempah-rempah. Di bukit, beberapa kilometer ke pedalaman, ada perkebunan kopi, teh, dan karet.

Sungai dan Perairan Pesisir

Sebagian besar wilayah negara India dikelilingi oleh perairan utama. Laut Arab ada di barat dan Samudera Hindia di selatan. Teluk Benggala ada di timur. Nama “India” berasal dari Sungai Indus, salah satu sungai besar di Asia. Sebagian besar dari cekungan Indus sekarang terletak di negara tetangga Pakistan.

Bagi orang Hindu, Sungai Gangga adalah sungai India yang paling suci. Hulunya ada di Himalaya besar, dekat puncak Nanda Devi. Gangga memasuki dataran melalui ngarai di Outer Himalayas di negara bagian Uttar Pradesh. Mengalir ke timur, berbelok ke selatan, dan bersama Sungai Brahmaputra mengalir melalui Bangladesh. Akhirnya sungai ini bermuara di Teluk Benggala.

Sungai Brahmaputra menyapu sekitar ujung timur Himalaya melalui jurang dalam. Sungai ini mengalir melalui daerah perkebunan teh dan persawahan di negara bagian Assam. Dari Assam, sungai mengalir ke selatan ke Bangladesh dan kemudian bermuara di Teluk Benggala.

Sungai Narmada, Tāpi, Kāveri, dan Godavari melintasi dataran tinggi Dekkan. Seperti Gangga, Narmada, Kāveri, dan Godavari adalah sungai suci di India. Kāveri, juga dikenal sebagai Dakshina Ganga (atau Gangga dari Selatan), adalah sungai paling suci kedua di India. Sungai ini telah dimanfaatkan untuk irigasi dan pembangkit listrik tenaga air yang memasok listrik ke banyak daerah di negara bagian Karnataka. Tepi Narmada dijejali oleh kuil dan pura Hindu.

Iklim

Untuk memahami iklim India, kita harus memahami sistem angin muson. Di musim dingin, ketika daratan lebih dingin daripada perairan di sekitarnya, angin muson bergerak dari benua ke arah laut. Angin darat ini umumnya kering, dan karena itu tidak ada hujan turun di sebagian besar India di musim dingin. Di musim panas, ketika daratan lebih hangat daripada perairan di sekitarnya, angin muson bergerak jauh ke benua dari Teluk Benggala dan Laut Arab dan membawa banyak hujan.

Musim hujan biasanya dimulai sekitar pertengahan atau akhir Juni, dengan hujan lebat yang diwarnai guntur dan kilat. Selama periode antara Juni dan September, angin muson barat daya dari musim panas membawa hujan ke sebagian besar India. Angin muson barat laut dari musim dingin membawa hujan hanya untuk pantai tenggara.

Suhu bervariasi dari utara ke selatan. Pada bulan Januari, siang umumnya hangat dan malam dingin. Rata-rata suhu Januari kurang dari 13 °C di Punjab di barat laut India dan sekitar 24 °C di negara bagian Tamil Nadu. April dan Mei, ketika matahari tepat di atas kepala, adalah dua bulan terpanas di sepanjang tahun. Suhu rata-rata untuk bulan Mei lebih dari 38 °C di barat laut India dan lebih dari 29 °C di delta Sungai Gangga di India tengah timur.

Jumlah curah hujan juga sangat bervariasi dari daerah ke daerah. Curah hujan berkisar kurang dari 250 milimeter per tahun di bagian barat laut yang sangat kering hingga lebih dari 11,43 mm di Cherrapunji di Meghalaya di timur laut. Cherrapunji adalah salah satu tempat terbasah di bumi.

Tahun-tahun ketika curah hujan tidak teratur akan menjadi bencana bagi rakyat India. Hal ini dapat mengakibatkan kekeringan di satu wilayah dan banjir di tempat lain, dengan hilangnya nyawa dan kerusakan tanaman serta harta benda lainnya.

Sumber Daya Alam

India kaya akan sumber daya alam, khususnya mineral. Cadangan bijih besi dan batu bara India adalah salah satu yang terbesar di dunia. Sebagian besar bijih besi India ditambang di negara bagian Bihar dan Orissa. Batubara, ditemukan terutama di Bengal Barat dan Bihar, menyediakan banyak kebutuhan energi industri India. Minyak juga diproduksi dalam jumlah yang besar.

Tambang India menghasilkan sejumlah besar mika, mangaan, tembaga, bauksit (bijih aluminium), kromit (bijih kromium), ilmenit (bijih titanium), seng, dan mineral lain yang penting untuk industri modern. Emas dan perak ditambang di negara bagian Karnataka. India juga memproduksi berlian, zamrud, dan permata lainnya.

Sungai India menyediakan sumber daya air untuk irigasi dan pembangunan pembangkit listrik tenaga air. Perairan bawah tanah juga merupakan sumber penting air untuk pertanian. Hutan menutupi seperlima dari negara itu dan mengandung sumber daya alam lain yang berharga, menghasilkan kayu dan membantu mencegah erosi tanah.

Ekonomi

Ekonomi India secara tradisional berbasis pertanian. Hari ini, industri jasa dan manufaktur menyumbang lebih dari 80 persen dari pendapatan nasional. Pertanian menyumbang kurang dari 20 persen tapi mempekerjakan lebih dari setengah angkatan kerja nasional. Pendapatan per kapita India adalah sekitar 1.300 dolar per tahun. Angka ini tergolong rendah menurut standar dunia.

Jasa

Industri jasa menyumbang lebih dari 60 persen dari total pendapatan India. Sektor ini mencakup jasa pribadi dan bisnis, pemerintah, perdagangan grosir dan eceran, keuangan, asuransi, real estate, transportasi, komunikasi, dan perlatan. Bisnis yang terkait dengan pariwisata, seperti hotel dan restoran, juga memberi banyak pendapatan.

Manufaktur

Industri India berkembang pesat setelah kemerdekaan pada tahun 1947, didorong oleh rencana lima tahun yang disponsori pemerintah. Saat ini, manufaktur menyumbang sekitar 20 persen dari perekonomian.

Pembuatan tekstil, khususnya pakaian dan kain katun, telah lama menjadi salah satu industri India yang paling penting. Industri lainnya meliputi produksi bahan kimia, makanan olahan, baja, peralatan transportasi, semen, mesin teknik, dan perangkat lunak komputer. India juga memiliki industri pembuatan film yang terus berkembang.

Pertanian

Sebagian besar lahan pertanian India dibagi menjadi petak kecil. Mesin pertanian tidak banyak digunakan. Kebanyakan petani menanam dan memanen tanaman mereka dengan tangan. Namun, metode pertanian baru, fasilitas irigasi yang lebih memadai, dan ketersediaan varietas benih baru telah sangat meningkatkan produksi pangan dalam beberapa tahun terakhir.

India adalah salah satu produsen beras terkemuka di dunia. Sebagian padi ditanam di lembah Sungai Gangga dan sepanjang pantai Semenanjung India. Gandum ditanam di sebagian besar India utara dan tengah. Kapas ditanam di bagian selatan dan barat laut Dekkan dan Punjab. Tebu tumbuh di Dataran Gangga.

Teh ditanam di perkebunan di negara bagian timur jauh Assam. Perkebunan di selatan menghasilkan karet, kopi, dan rempah-rempah, terutama lada, kapulaga, dan biji sesawi. Kelapa di barat daya menghasilkan yoir (serat kelapa) dan kopra (daging kelapa yang dikeringkan). Pisang tumbuh di delta sungai sepanjang pantai timur. Tanaman lain mencakup rami (digunakan untuk membuat goni dan benang), kacang, minyak sayur, dan berbagai biji-bijian.

Perdagangan

India mengimpor minyak mentah, mesin, dan pupuk dari China, Arab Saudi, dan Amerika Serikat. Ekspor utama India meliputi tekstil, permata dan perhiasan, peralatan teknik, bahan kimia, perangkat lunak, dan teh dari Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan China.

Transportasi

India memiliki sistem transportasi yang luas. Ada sekitar 64.400 kilometer jalur kereta api dan lebih dari 3,2 juta kilometer jalan raya. Tapi hanya sepertiga dari jalan raya yang beraspal. Bus dan sepeda banyak digunakan oleh masyarakat, demikian juga mobil. Moda transportasi utama di pedesaan India adalah gerobak. Lembu juga merupakan hewan pekerja utama di sawah.

India memiliki lebih dari setengah lusin kota pelabuhan dan pelabuhan yang memudahkan pengangkutan barang dengan kapal dan meningkatkan perdagangan luar negeri. Minyak dan gas alam diangkut oleh jaringan pipa. Negara ini memiliki hampir 350 bandara. Bandara internasional terletak di Bombay (Mumbai), Delhi, Chennai (Madras), Kolkata (Kalkuta), dan Bangalore. Maskapai penerbangan nasional adalah Air India.

Komunikasi

India memiliki hampir 250 stasiun radio dan lebih dari 560 stasiun televisi komersial. Surat kabar harian utama adalah Hindustan Times, Indian Express, dan Deccan Herald. India memiliki lebih dari 80 juta pengguna internet.

Kota-kota Besar

Beberapa kota India masuk dalam jajaran kota terbesar di dunia. New Delhi, ibukota India, adalah sebuah kota modern. Bersama dengan Old Delhi, New Delhi membentuk sebuah kota yang dikenal secara kolektif sebagai Delhi, yang memiliki penduduk lebih dari 16 juta jiwa.

Mumbai (Bombay), kota terbesar di India, memiliki populasi wilayah metropolitan lebih dari 18 juta jiwa. Terletak di pantai barat, kota ini bercirikan banyak gedung pencakar langit. Mumbai adalah pelabuhan dan pusat komersial utama serta pusat industri vital India. Kota ini juga merupakan pusat industri film nasional.

Kolkata (Kalkuta), ibukota negara bagian Bengal Barat, merupakan kota terbesar ketiga di India. Lebih dari 14 juta orang tinggal di dalam kota dan pinggiran kota industri itu. Sebagai pusat India timur, Kolkata juga merupakan pusat perdagangan dan industri. Museum kota fokus pada kehidupan dan sejarah India. Namun, Kolkata juga merupakan kota dengan kemiskinan besar, dan jalan-jalannya dipenuhi orang-orang miskin dan tunawisma.

Chennai (Madras), kota besar India selatan, adalah pelabuhan yang sibuk di pantai tenggara. Sebagai pusat musik, tari, pendidikan, dan seni rupa, Chennai memberikan gambaran kehidupan Hindu yang berwarna-warni pada para pengunjung. Candi Hindu yang dibangun antara tahun 600 dan 1.600 dapat ditemukan di seluruh daerah ini.

Warisan Budaya

Warisan budaya India beragam dan bisa ditelusuri jejaknya hingga ribuan tahun silam. Salah satu peradaban pertama di dunia berkembang di Lembah Indus sekitar 2.500 SM. Dari tahun 300-an sampai sekitar 500 Masehi, selama era Dinasti Gupta, seni, sastra, dan ilmu pengetahuan berkembang di India.

Pengaruh Islam mencapai puncaknya di bawah kaisar Mogul (atau Mughal) di tahun 1.600-an. Budaya Barat, yang berakar di tahun 1.800 selama periode kolonial Inggris, banyak tercermin dalam kehidupan masyarakat India, terutama di kota-kota.

Pemerintah

Pemerintah India didasarkan pada konstitusi yang diadopsi pada tahun 1950 dan memiliki fitur yang sama dengan pemerintah AS dan sistem parlementer Inggris. India terdiri atas 29 negara bagian, Delhi (Wilayah Ibu Kota Nasional), dan enam wilayah pemerintahan federal. Negara bagian terbaru, Telangana, dibentuk pada tanggal 2 Juni 2014, dari bagian utara negara bagian Andhra Pradesh. India memiliki pemerintah nasional (atau federal), dan setiap negara bagian memiliki legislatif terpilih sendiri dan seorang gubernur yang ditunjuk oleh presiden.

Badan legislatif nasional, atau parlemen (Sansad), terdiri atas dua rumah. Majelis Rakyat (Lok Sabha) dipilih langsung oleh rakyat, kecuali beberapa anggota yang dapat ditunjuk oleh presiden. Masa jabatannya biasanya lima tahun. Anggota Dewan Negara Bagian (Rajya Sabha) dipilih untuk masa jabatan 6 tahun oleh badan legislatif negara bagian. Beberapa anggota juga diangkat oleh presiden. Presiden dan wakil presiden dipilih untuk masa jabatan 5 tahun oleh electoral college (lembaga pemilihan) yang terdiri atas anggota legislatif nasional dan negara bagian. Presiden berfungsi terutama sebagai kepala negara seremonial.

Kekuasaan eksekutif yang nyata terletak pada Dewan Menteri, yang dipimpin oleh perdana menteri. Perdana menteri biasanya merupakan pemimpin partai politik yang memiliki jumlah kursi terbanyak di parlemen.

Komentar Anda