Profil Lengkap Negara Paraguay

Paraguay adalah sebuah negara kecil yang terkurung daratan di jantung Amerika Selatan, berbatasan dengan Brasil, Argentina, dan Bolivia. Paraguay juga merupakan salah satu negara terkecil di Amerika Selatan. Luasnya sedikit lebih kecil daripada negara bagian California di Amerika Serikat.

Foto kota di Paraguay

Negara ini dibagi menjadi dua daerah yang sangat berbeda. Oriental Region, di timur, memiliki lahan pertanian dan hutan yang kaya. Dua pertiga wilayah di barat dikenal sebagai Gran Chaco. Ini adalah tempat terpencil yang diliputi dengan hutan dan padang rumput semak.

Penduduk

Kebanyakan penduduk Paraguay adalah orang mestizo (keturunan campuran Eropa dan Indian) dan tinggal di Oriental Region. Penduduk adat (asli) membentuk sekitar 2 persen dari populasi. Sebagian besar dari mereka tinggal di daerah Gran Chaco. Suku Indian Guarani awalnya menghuni Oriental Region. Sebagian besar dari mereka telah berbaur ke dalam populasi mestizo.

Secara historis, Paraguay telah menarik banyak imigran, terutama dari Jerman, Brasil, dan Korea. Beberapa imigran membentuk koloni yang terpisah. Yang paling makmur adalah orang Mennonit (anggota sekte Protestan). Sejak mereka pertama kali tiba pada tahun 1926 dan membeli tanah di wilayah Gran Chaco, mereka telah mendirikan komunitas pertanian yang sukses. Mereka mengikuti kebiasaan, bahasa (terutama Jerman), dan agama mereka sendiri.

Bahasa

Paraguay memiliki dua bahasa resmi, Spanyol dan Guarani. Sebagian besar dari penduduk Paraguay adalah bilingual (dapat berbicara dalam dua bahasa). Namun di pedesaan banyak orang hanya menggunakan bahasa Guarani, sementara di Asunción, ibukota, beberapa orang berbicara hanya dalam bahasa Spanyol.

Agama

Sekitar 90 persen dari orang-orang Paraguay memeluk Katolik Roma. Namun, belum ada agama resmi negara di Paraguay sejak tahun 1992. Kebebasan beragama dijamin oleh undang-undang.

Pendidikan

Pendidikan gratis dan diwajibkan oleh undang-undang sampai usia 16 tahun. Sekitar 92 persen dari penduduk Paraguay yang berusia 15 ke atas dapat membaca dan menulis. Negara ini memiliki satu perguruan tinggi negeri, National University, yang terletak di Asunción. Ada 15 perguruan tinggi swasta. Yang terbesar adalah Catholic University, juga terletak di ibukota.

Cara Hidup

Kurang dari setengah pekerja Paraguay hidup dari pertanian. Sebagian orang bekerja di perkebunan besar di mana sebagian besar tanaman ekspor dibudidayakan, atau memanen kayu dan hasil hutan lainnya. Sejumlah kecil adalah gaucho (koboi), yang menggembalakan ternak. Tapi sebagian besar masyarakat pedesaan hidup di lahan pertanian kecil. Mereka menanam tanaman pangan untuk mereka gunakan sendiri dan memelihara ternak. Dalam beberapa dekade terakhir, semakin banyak orang telah pindah dari daerah pedesaan ke kota-kota besar. Mereka bermigrasi untuk mencari pekerjaan, pendidikan, dan kehidupan yang lebih baik.

Banyak hidangan yang dibuat dengan daging dan jagung atau sayuran lainnya. Makanan pokok Paraguay adalah singkong. Singkong juga dikeringkan dan digiling menjadi tepung. Minuman paling populer di Paraguay adalah tereré. Minuman ini dibuat dengan menambahkan air es ke daun yerba mate, dan dibumbui dengan lemon atau daun dan akar. Jika air panas ditambahkan ke daun yerba mate, minuman ini disebut mate.

Hiburan populer antara lain bermain sepak bola dan basket, dan bernyanyi dengan iringan gitar dan kecapi Paraguay yang indah. Musik tradisional Paraguay terkenal di seluruh Amerika Selatan. Tarian tradisional yang paling populer adalah polka Paraguay. Tarian lain yang terkenal dilakukan oleh wanita terampil sambil menyeimbangkan delapan botol di atas kepala mereka.

Paraguay juga terkenal dengan kerajinannya. Kerajinan itu meliputi tempat tidur gantung dan selimut warna-warni, perak rumit yang disebut filigri, dan bordir indah yang dikenal sebagai ñandutí. Ada banyak festival keagamaan di negara ini. Yang paling populer diadakan setiap tanggal 8 Desember untuk menghormati Little Virgin of Caacupé. Orang-orang berjalan sejauh 54 kilometer dari Asunción ke Caacupé sebagai cara berterima kasih kepada Sang Perawan untuk mendapatkan berkah.

Bentang Alam

Paraguay tidak memiliki pantai. Tapi sistem sungai Paraná-Paraguay yang besar menyediakan rute air ke Samudera Atlantik, sekitar 1.600 kilometer jauhnya. Sungai Paraguay membagi negara itu menjadi dua bagian, Oriental Region di timur dan Gran Chaco yang lebih besar di barat.

Oriental Region dibagi menjadi dua bagian oleh bubungan bukit-bukit tinggi. Titik tertinggi di negara itu, Cerro Pero, terletak di bukit-bukit ini. Tingginya adalah 842 meter di atas permukaan laut. Di timur bukit ada Dataran Tinggi Paraná. Dahulu daerah ini berhutan lebat, sekarang menjadi pusat kapas dan produksi kedelai. Di barat terhampar padang rumput yang subur. Pohon kelapa dan pohon jacaranda tumbuh di bagian ini, yang juga memiliki Danau Ypacaraí dan Danau Ypoá.

Gran Chaco adalah sebuah dataran luas yang ditutupi oleh hutan semak yang kurang subur, pohon-pohon palem, dan rawa-rawa lebat. Wilayah ini dihuni oleh hanya 2 persen dari populasi. Pada musim hujan, tempat ini berisi banyak sungai dan danau yang bergerak lambat. Pada musim kemarau banyak yang menjadi lahan kering.

Sungai Paraguay dipenuhi oleh “pulau-pulau” terapung di musim panas yang basah. Pulau-pulau kecil ini disebut camalote, yang terkoyak dari bantaran sungai oleh hujan lebat dan melayang ke hilir bersama dengan arus sungai.

Iklim

Iklim Paraguay umumnya subtropis, dengan kondisi lembab di timur dan savana tropis kering di barat. Kecuali untuk bagian Gran Chaco, hujan terjadi sepanjang tahun. Musim hujan yang terjadi antara Oktober-April merupakan musim terpanas, dan angin utara membawa panas yang tinggi. Musim dingin di bulan Juni-Agustus pendek dan suhu jarang turun di bawah 10 °C.

Sumber Daya Alam

Paraguay Timur memiliki tanah yang subur dan hutan yang berharga. Tapi peternakan sapi, pembukaan lahan pertanian, dan pembalakan liar yang meluas telah menyebabkan deforestasi yang signifikan. Hal ini pada gilirannya telah mempengaruhi lingkungan, mulai dari satwa liar hingga curah hujan dan iklim.

Negara ini memiliki berbagai macam hewan, terutama di hutan Paraguay timur. Beo, kolibri, dan flamingo, alligator Paraguay (dikenal sebagai yacaré), jaguar, tapir, dan monyet dapat ditemukan. Pohon Lapacho yang indah, dengan bunga berwarna-warni, dan passion flower yang beraroma harum merupakan tanaman khas Paraguay.

Ekonomi

Ekonomi Paraguay secara tradisional berbasis pada pertanian dan perhutanan. Kurangnya sistem komunikasi dan fasilitas dasar yang baik membatasi perkembangan di sebagian besar wilayah negara, dan tetap kurang berkembang dibandingkan Brasil dan Argentina.

Namun, dalam beberapa dekade terakhir, Paraguay telah mengembangkan dua bendungan hidroelektrik besar di sepanjang Sungai Paraná, yakni Bendungan Itaipu (dengan Brasil) dan Bendungan Yacyretá (dengan Argentina). Alhasil, Paraguay menjadi salah satu produsen pembangkit listrik tenaga air terbesar di dunia, yang sebagian besar diekspor.

Meskipun Paraguay adalah negara yang indah, industri pariwisata kurang berkembang. Industri perbankan telah mengalami sejumlah krisis sejak tahun 1997, yang mengakibatkan penutupan beberapa bank terbesar. Yang tidak termasuk dalam statistik ekonomi resmi adalah ribuan usaha kecil yang tidak terdaftar, mulai dari perdagangan kaki lima hingga perdagangan kokain ilegal.

Pertanian

Ekspor pertanian terkemuka meliputi kedelai, kapas, dan daging. Paraguay juga memproduksi gandum, tebu, jagung, tembakau, dan buah. Sebagian besar keluarga pedesaan mempraktekkan pertanian subsisten (memproduksi berbagai tanaman untuk digunakan sendiri), tetapi juga menghasilkan satu atau lebih tanaman perdagangan. Masyarakat Mennonite di Gran Chaco terkenal karena produk susu mereka.

Banyak ekstrak petitgrain (minyak wangi yang digunakan dalam parfum) dunia yang berasal dari pohon-pohon jeruk di hutan Paraguay. Hasil hutan lainnya adalah kayu dan ekstrak quebracho (tannin yang digunakan untuk menyembuhkan kulit).

Manufaktur

Manufaktur terbatas pada pengolahan bahan baku lokal, seperti kapas, kayu, kulit, dan minyak.

Kota-kota Besar

Asunción, di Sungai Paraguay, adalah ibukota, pelabuhan utama, dan kota terbesar negara. Didirikan pada tahun 1537, Asunción menjabat sebentar sebagai pusat kerajaan Spanyol di bagian selatan dari Amerika Selatan. Kini, Asunción adalah pusat kehidupan politik, ekonomi, dan budaya Paraguay. Populasi kota ini adalah sekitar 513.000 jiwa; Wilayah Asunción, yang mencakup kota dan sekitarnya, adalah rumah bagi sekitar 2,3 juta orang.

Asunción memiliki banyak rumah dan bangunan indah dengan gaya kolonial, sebuah teater nasional, dan sebuah istana pemerintah yang dibangun menyerupai Louvre di Paris. Kemajuan di bidang konstruksi sejak tahun 1980-an telah menghasilkan bangunan bertingkat tinggi dan pusat perbelanjaan di luar pusat kota.

Ciudad del Este adalah kota terbesar kedua di negara itu, dengan populasi sekitar 320.000 jiwa. Didirikan pada tahun 1957, kota ini adalah ibukota Alto Paraná, salah satu dari 17 departemen, atau negara bagian Paraguay. Sampai tahun 1989, kota ini dikenal sebagai Puerto Presidente Strossner. Terletak di tepi Sungai Paraná yang berbatasan dengan Brasil, Ciudad del Este pada awalnya dirancang sebagai kota taman yang indah.

Concepción adalah sebuah kota kecil tapi bersejarah yang terletak di Sungai Paraguay. Sampai tahun 1940-an, Concepción adalah kota terbesar kedua di negara ini. Arti penting Concepción mengalami penurunan, sebagian besar karena lokasinya yang terpencil. Dengan populasi sekitar 50.000 jiwa, Concepción tetap menjadi sebuah kota kolonial yang cukup tenang.

Pemerintah

Pemerintah Paraguay didasarkan pada konstitusi 1992. Presiden, yang merupakan kepala negara dan kepala pemerintahan, dipilih untuk masa jabatan lima tahun. Kongres terdiri atas Kamar Perwakilan Rakyat (80 kursi) dan Kamar Senator (45 kursi). Keduanya dipilih setiap lima tahun sekali. Sejak tahun 1992, Paraguay telah mengembangkan Mahkamah Agung yang independen dan sistem pemerintah kota dan departemen yang demokratis.

Komentar Anda