Keberagaman Agama di Jerman

Konstitusi Jerman menjamin kebebasan beragama bagi seluruh warganya. Sejak Reformasi, yang dimulai pada tahun 1517, Jerman telah terbagi antara pemeluk Protestan di utara dan pemeluk Katolik Roma di selatan dan barat. Lebih dari sepertiga orang Jerman beragama Protestan. Sebagian besar adalah anggota Gereja Injili. Sepertiga adalah pemeluk Katolik Roma.

Foto Gereja di Jerman

Sekitar 25 persen, atau lebih dari 20 juta orang Jerman, tidak menganut agama tertentu. Hal ini sebagian adalah warisan dari bekas pemerintah Jerman Timur yang mengekang praktik keagamaan. Muslim Jerman adalah kelompok yang lebih kecil namun bertumbuh, berjumlah sekitar 4,3 juta, yang mewakili 5,4 persen dari total populasi Jerman. Kebanyakan Muslim Jerman berasal dari Turki.

Sekitar 500.000 orang Yahudi tinggal di Jerman sebelum Perang Dunia II. Tapi kebanyakan dari mereka melarikan diri dari Jerman atau dibunuh di kamp konsentrasi selama masa perang. Populasi Yahudi sekarang hanya sekitar 108.000 orang di Jerman.

Jerman tidak memiliki gereja negara. Tapi kelompok Kristen dan Yahudi menerima bantuan keuangan dari pemerintah melalui “pajak gereja.” Organisasi Muslim sedang memperjuangkan status resmi, yang akan memungkinkan mereka untuk menerima dana pemerintah juga. Warga dapat menolak membayar pajak gereja dengan menunjukkan pada tagihan pajak  bahwa mereka tidak termasuk dalam organisasi keagamaan tertentu.

Komentar Anda