Mengenal Keunikan Kota Barre di Vermont

Kota Barre terletak sekitar 8 kilometer di timur kota Montpelier. Barre dan Montpelier sering disebut sebagai “kota kembar” karena jaraknya yang begitu dekat satu sama lain serta banyaknya kesamaan sejarah di antara keduanya. Kedua kota mengalami ledakan penduduk pada akhir abad ke-19 dan melambat secara dramatis di awal abad ke-20. Saat ini, kota kecil kembar ini menjadi tempat yang tenang, meskipun tetap menjadi landmark penting dalam sejarah bangsa.

Gambar kota Barre

Pemukim awal Barre segera mengetahui bahwa wilayah ini kaya akan granit, batuan keras yang digunakan untuk membangun monumen, batu nisan, dan bangunan umum lainnya. Mereka mulai menambang granit di awal tahun 1800-an. Pada awalnya, tidak ada cara untuk mengirim granit ke pasar yang lebih besar karena Barre adalah tempat yang kecil dan terisolasi. Namun kedatangan kereta api pada tahun 1888 mengubah semua itu.

Meningkatnya permintaan granit membuat kebutuhan akan tenaga kerja sangat mendesak. Barre tiba-tiba membutuhkan ribuan pemotong batu terampil untuk memenuhi permintaan tersebut. Para imigran lantas berdatangan dari Italia, Spanyol, dan Yunani, negara-negara dengan tradisi pemotongan batu yang panjang. Imigran lainnya datang dari Eropa Timur, Skandinavia, dan Kanada Perancis. Hanya dalam 40 tahun, penduduk Barre tumbuh dari 2.000 orang menjadi sekitar 12.000 orang.

Sebagian besar penduduk Barre saat ini adalah keturunan para imigran yang datang untuk bekerja di tambang lebih dari satu abad yang lalu, membuat Barre menjadi salah satu kota paling beragam dan multikultural di Vermont. Barre masih melestarikan warisan imigran masa lalu, tercermin dalam berbagai restoran di pusat kota, sebuah hal yang sebetulnya tidak lazim bagi kota sekecil Barre. Secara khusus, Barre dikenal karena restoran Italianya yang mengesankan, banyak darinya yang dimiliki oleh cucu-cucu imigran Italia.

Sebagian besar tambang Barre yang terkenal terletak di sebelah selatan kota. Yang terbesar adalah kompleks tambang Rock of Ages, di Graniteville. Di sana, pengunjung dapat melihat alat-alat berat yang mengangkat granit dari tambang seberat 9.000 kilogram. Di bagian lain dari kompleks, pemahat mengukir nama dan dekorasi di atas granit yang sudah diolah. Contoh karya mereka bisa dilihat di dekatnya, dalam pengaturan yang tidak biasa, yakni Hope Cemetery. Pemakaman itu memiliki beberapa batu nisan yang paling rumit di Amerika, termasuk satu batu nisan berbentuk mobil. Banyak batu berukir halus yang dianggap karya seni.

Komentar Anda