Fakta dan Sejarah Kota Austin, Texas

Austin adalah ibu kota negara bagian Texas. Kota ini terletak di bagian tengah Texas di daerah yang dikenal sebagai bukit Texas. Populasi Austin meningkat secara substansial selama tahun-tahun terakhir di abad ke-20. Namun, dibandingkan dengan kota-kota terbesar di negara bagian Texas, Houston dan Dallas, Austin relatif kecil. Populasi Austin adalah 842.592 jiwa. Wilayah metropolitan Austin tersebar di lima county; mencakup wilayah seluas lebih dari 10.878 kilometer persegi.

Gambar Kota Austin

Para pemukim pertama Austin adalah misionaris yang berusaha mengkonversi agama penduduk asli Amerika ke Katolik Roma. Pada tahun 1730, para misionaris Fransiskan mendirikan tiga misi temporer. Lebih dari satu abad kemudian, pada tahun 1838, lima keluarga menetap di situs kota ini dan menamainya Waterloo. Pada tahun 1839, ketika Waterloo menjadi ibukota permanen Republik Texas, namanya diubah menjadi Austin untuk menghormati Stephen F. Austin, yang dianggap sebagai “Bapak Texas.”

Austin tumbuh pesat. Populasinya meningkat dari 629 orang pada tahun 1850 menjadi 3.500 orang sepuluh tahun kemudian. Kereta api berkontribusi terhadap pertumbuhan Austin setelah Perang Sipil. Selama Perang Dunia II, pembangunan beberapa pangkalan militer dekat kota mendorong pertambahan penduduk secara signifikan.

Sepanjang sejarah Austin, ekonomi kota ini bergantung pada pemerintah negara bagian dan federal, serta lembaga pendidikan seperti University of Texas. Austin memiliki industri teknologi besar. Meskipun kota ini dipengaruhi oleh krisis ekonomi nasional yang dimulai pada tahun 2008, namun dampaknya tidak separah bagian-bagian lain di AS. Secara umum, sinyal ekonomi bercampur. Industri konstruksi dan telekomunikasi turun, tetapi industri jasa, seperti perawatan kesehatan, menyediakan lapangan kerja yang luas. Whole Foods Market, perusahaan produk makanan alami dan organik terkemuka, memiliki kantor pusat di Austin.

Austin memiliki banyak tempat menarik. State Capitol Building, didirikan antara tahun 1882 dan 1888, merupakan destinasi favorit wisatawan. Ketika Texas memutuskan untuk membangun gedung kapitol itu, Texas hanya memiliki sedikit uang, sehingga mereka menjual tanah negara bagian. Sebanyak 1,2 juta hektar tanah, tersebar di 10 area county, dijual ke kelompok pengusaha Chicago. Mereka menciptakan XIT Ranch, yang merupakan singkatan dari “Ten in Texas.” Uang dari perdagangan itu digunakan untuk membangun gedung kapitol negara bagian terbesar di AS. Gedung ini bersaing dengan U.S. Capitol di Washington, D.C. dalam hal ukuran. Batu granit merah sunset digali di Burnet County oleh para tahanan dan buruh imigran. Gedung kapitol ini telah ditetapkan sebagai bangunan bersejarah nasional; lalu diperluas dan direstorasi selama tahun 1990-an.

Bagi pecinta dance dan musik, Austin menawarkan balet, opera, dan simfoni serta rock ‘n’ roll, blues, jazz, dan country and western (C&W). Austin City Limits, sebuah acara televisi C&W, menampilkan pertunjukan musik live oleh penampil C&W populer. Acara ini telah melahirkan festival musik tahunan Austin City Limits.

Selain University of Texas, Austin memiliki beberapa lembaga pendidikan lainnya, seperti Austin Presbyterian Theological Seminary dan St. Edward’s University. Kota ini memiliki banyak museum dan perpustakaan, di antaranya adalah Elisabet Ney Museum, yang merupakan tempat patung Stephen Austin dan Sam Houston berdiri. Austin juga merupakan situs dari Lyndon Baines Johnson Library and Museum yang berisi makalah, kenang-kenangan, dan kaset video dari kehidupan dan karir Presiden Johnson.

Yang unik lainnya dari Austin adalah populasi kelelawarnya. Setiap malam, sejumlah besar kelelawar Meksiko Berekor Bebas (Tadarida brasiliensis) terbang keluar dari bawah Congress Avenue Bridge dan melahap ribuan pon serangga. Kelelawar telah menjadi atraksi wisata yang populer di Austin.

Komentar Anda