Berapa Umur Planet Saturnus dan Cincinnya?

Saturnus, planet terbesar kedua dan planet terjauh keenam dari matahari, sebagian besar terbuat dari gas, terutama hidrogen dan helium. Planet ini memiliki tujuh cincin utama, masing-masing berisi banyak ringlet (moonlet) atau cincin kecil yang terbuat dari partikel es dan batu. Umur Saturnus sama dengan umur matahari dan planet-planet lain di tata surya, yakni sekitar 4,6 miliar tahun. Para ilmuwan terbiasa berpikir cincin Saturnus lebih muda dari planet itu sendiri, tapi sekarang mereka berpikir cincin dan planet itu usianya sama.

Foto Planet Saturnus

Para ilmuwan menghitung umur tata surya dengan mempelajari meteorit, yang dianggap setua sistem itu sendiri. Mereka menggunakan penanggalan radioaktif untuk menentukan umur meteorit dan menyimpulkan bahwa tata surya -matahari dan semua planet, termasuk Saturnus– berusia sekitar 4,6 miliar tahun.

Para ilmuwan menguji ribuan meteorit. Mereka mengukur seberapa besar komposisi utama dalam meteorit berubah dari waktu ke waktu karena peluruhan uranium radioaktif. Dengan menggunakan data ini, peneliti mampu memperkiraka usia tata surya dengan tingkat ketidakpastian kurang dari 1 persen.

Sebelumnya, ilmuwan memperkirakan bahwa cincin Saturnus jauh lebih muda dari planet ini. Data dari pesawat ruang angkasa Voyager pada 1970-an dan dari Hubble Space Telescope mengungkapkan bahwa cincin mungkin terbentuk ketika komet menghantam bulan, mungkin sekitar 100 juta tahun yang lalu.

Pada tahun 2004, data dari pesawat ruang angkasa Cassini menunjukkan bahwa cincin Saturnus ternyata jauh lebih tua dari perkiraan para ilmuwan. Bahkan, data menunjukkan bahwa cincin selalu ada di sekitar Saturnus dan terus berada di sana selama milyaran tahun lebih. Para ilmuwan berpikir materi dalam cincin yang terus berubah.

Para peneliti memiliki dua hipotesis tentang asal-usul cincin Saturnus. Salah satunya adalah bahwa cincin itu terbentuk dari puing-puing yang tersisa dari pembentukan Saturnus. Yang lain menyatakan bahwa cincin itu terbentuk dari potongan-potongan satelit yang rusak dan terpisah dari waktu ke waktu.

Komentar Anda