Apa Karakteristik Unik dari Planet Saturnus?

Saturnus, planet keenam dari matahari, ditemukan oleh Galileo pada awal tahun 1600. Sejak penemuannya, Saturnus terus mempesona para astronom di seluruh dunia. Planet terbesar kedua di tata surya ini sangat berbeda dengan bumi, hingga kadang-kadang disebut sebagai “Perhiasan Tata Surya.”

Citra Planet Saturnus

Saturnus adalah satu-satunya planet di tata surya kita yang memiliki cincin yang bisa dilihat dengan teleskop sederhana. Planet lain, seperti Uranus dan Neptunus, juga memiliki cincin, tapi membutuhkan teleskop yang lebih kuat untuk melihatnya. Meskipun penampilannya seperti itu, cincin Saturnus tidak padat, tetapi sebenarnya terususn atas batu, es, dan debu. Cincin itu juga sangat tipis -meskipun lebarnya beberapa kilometer- dengan ketebalan tidak lebih dari satu kilometer.

Revolusi Saturnus sangat lambat. Satu tahun di Saturnus sama dengan 29 tahun di bumi. Namun meskipun lambat, Saturnus berputar sangat cepat -satu hari rata-rata di Saturnus berlangsung kurang dari 11 jam di bumi. Rotasi cepat Saturnus juga dapat menjelaskan bagaimana angin dapat mencapai kecepatan lebih dari 1.800 kilometer per jam di sana.

Meskipun Saturnus adalah planet terbesar kedua di tata surya (Jupiter menjadi yang terbesar), fakta yang cukup mengherankan adalah bahwa planet ini ternyata ringan. Hal ini dikarenakan planet ini hampir seluruhnya terbuat dari gas, terutama helium. Tidak mungkin bagi seseorang untuk berdiri di atas permukaan Saturnus, karena hampir tidak ada permukaan untuk dipijak. Saturnus begitu ringan hingga menjadi satu-satunya planet di tata surya kita yang akan mampu mengapung di permukaan air.

Satelit-satelit Saturnus juga tak kalah menarik dengan planet itu sendiri. Titan, yang terbesar dari seluruh satelit Saturnus, adalah salah satu dari sedikit satelit yang memiliki atmosfer padat sendiri. Satelit Iapetus menarik karena salah satu sisi permukaannya ditutupi dengan materi yang benar-benar gelap, sementara sisi lain ditutupi dengan materi yang menyilaukan. Pan mungkin adalah satelit yang paling unik dari semuanya, orbitnya berada dalam cincin Saturnus, dan pada kenyataannya ia menjadi penyebab adanya Encke Gap, celah seluas 325 kilometer di dalam cincin Saturnus.

Komentar Anda