7 Kota Terpenting di Jepang

Sebagian besar penduduk Jepang adalah penghuni kota. Kota-kota Jepang tersebar di seluruh pulau, meskipun sebagian kota yang terbesar ada di Honshu. Dua belas kota di Jepang memiliki populasi satu juta orang atau lebih, yakni Hiroshima, Kawasaki, Kobe, Kyoto, Osaka, Nagoya, Saitima, Sendai, Tokyo, dan Yokohama (semua di Honshu), Fukuoka (di Kyushu), dan Sapporo (di Hokkaido). Hiroshima mungkin paling dikenal secara internasional. Hal ini karena kehancuran yang diakibatkan bom atom pada Perang Dunia II tahun 1945. Berikut 7 kota paling penting di Jepang.

1. Tokyo

Gambar Kota Tokyo

Tokyo, ibukota Jepang, merupakan salah satu kota terbesar di dunia, dengan populasi lebih dari 13 juta jiwa. Tokyo ebelumnya bernama Edo, dan nama itu diubah ketika menjadi ibukota kekaisaran di tahun 1868. Kota ini diberi nama Tokyo (“ibukota timur”) untuk membedakannya dari bekas ibukota, Kyoto, di Honshu barat. Tokyo tidak hanya pusat pemerintahan, tetapi juga pusat industri, perdagangan, keuangan, dan pendidikan.

2. Yokohama

Gambar Kota Yokohama

Terletak tepat di sebelah selatan Tokyo, Yokohama merupakan kota terbesar kedua dan pelabuhan terbesar di Jepang. Yokohama adalah pusat industri berat, seperti pembuatan baja, galangan kapal, dan pembuatan truk dan kendaraan bermotor lainnya. Awalnya Yokohama adalah sebuah desa nelayan kecil, lalu berkembang pesat setelah perdagangan luar negeri dibuka pada tahun 1858. Kota ini rusak berat karena pemboman pada Perang Dunia II, namun telah dibangun kembali dengan jalan-jalan lebar dan arsitektur modern. Populasinya sekitar 3,6 juta jiwa.

3. Osaka

Gambar Kota Osaka

Terletak di Osaka Bay, di lengan timur Laut Pedalaman, Osaka merupakan salah satu kota pelabuhan terkemuka di Jepang, bersama dengan Yokohama dan Kobe. Sering disamakan dengan kota Chicago di AS, Osaka merupakan salah satu kota industri di Jepang. Osaka adalah kota terbesar ketiga setelah Tokyo dan Yokohama, dengan jumlah penduduk sekitar 2,6 juta jiwa. Secara historis dikenal sebagai kota pedagang. Osaka juga disebut sebagai “dapur bangsa” dan menjadi pusat perdagangan beras pada periode Edo.

4. Kyoto

Gambar Kota Kyoto

Kyoto adalah ibukota Jepang selama lebih dari 1.000 tahun, sampai pusat pemerintahan dipindahkan ke Tokyo pada tahun 1868. Kota ini masih menjadi pusat agama dan seni tradisional Jepang. Dahulu, kota ini disebut sebagai “Kota Sepuluh Ribu Kuil”. Terletak di tengah pulau Honshu, Kyoto memiliki populasi sekitar 1,4 juta jiwa. Industri utama di Kyoto adalah teknologi informasi dan elektronik. Pariwisata juga menjadi pendongkrak perekonomian Kyoto. Semua ini berkat kekayaan budaya yang terdapat di kota ini.

5. Nagoya

Gambar Kota Nagoya

Nagoya terletak hampir di tengah-tengah Honshu. Terletak di Ise Bay, kota ini memiliki pelabuhan yang sangat baik. Nagoya adalah pusat industri otomotif Jepang. Kota ini juga terkenal karena produksi tembikar, porselen, dan enamel yang indah. Penduduk Nagoya sekitar 2,2 juta jiwa. Nagoya juga dikenal dengan objek wisatanya yang mengagumkan, seperti kuil, benteng, museum, dan sebagainya. Kota ini terus mengembangkan sektor industrinya, salah satunya industri teknologi robot yang sedang berkembang pesat.

6. Sapporo

Gambar Kota Sapporo

Sebagai ibu kota Hokkaido, Sapporo adalah kota yang berkembang pesat. Industri utamanya meliputi pengolahan makanan, mesin perbaikan, percetakan, konstruksi, dan pertambangan. Kota ini paling dikenang sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin tahun 1972. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,9 juta jiwa, Sapporo menjadi kota dengan populasi terbesar keempat di Jepang. Sapporo juga menjadi tujuan utama bagi pecinta olahraga musim dingin dan kegiatan musim panas karena iklimnya yang nyaman.

7. Kobe

Gambar Kota Kobe

Terletak di bagian barat pulau Honshu di Osaka Bay, seberang kota Osaka, Kobe adalah pelabuhan kedua Jepang yang paling penting. Kobe juga merupakan kota industri yang memproduksi kapal, besi dan baja, serta tekstil. Kobe memiliki penduduk lebih dari 1,5 juta jiwa. Kobe adalah salah satu dari kota-kota di Jepang yang pertama membuka perdagangan dengan Barat menyusul berakhirnya kebijakan isolasi pada tahun 1853. Sejak saat itu, Kobe dikenal sebagai kota pelabuhan kosmopolitan. Saat ini, Kobe dikenal sebagai salah satu pelabuhan kontainer tersibuk di Jepang mengalahkan Osaka.

Komentar Anda