Perbedaan Budaya Jerman dengan Budaya Amerika

Budaya Jerman berusia lebih dari 2.000 tahun dan telah berubah dan berkembang sebagaimana kebanyakan budaya lainnya dalam jangka waktu yang panjang. Penjelasan secara rinci budaya Jermanik ditulis oleh Julius Caesar dalam karyanya Gallic Wars. Budaya Amerika, sebaliknya, telah berkembang dalam jangka waktu yang relatif singkat dalam skala sejarah. Budaya Amerika adalah campuran tradisi dan adat istiadat Anglo-Saxon, Prancis, dan penduduk asli Amerika, selain pengaruh budaya lain yang dibawa ke Dunia Baru oleh para imigran.

Gambar Jerman dan Amerika

Bahasa Jerman adalah bahasa resmi Republik Federal Jerman. Ini adalah anggota dari bahasa Jermanik Barat dan dituturkan oleh sekitar 120 juta orang di seluruh dunia. Bahasa Jerman digunakan dalam semua aspek kehidupan masyarakat Jerman, dari sekolah hingga pemerintahan.

Bahasa Inggris, sebagaimana dituturkan dalam bentuk Amerika (American English), adalah bahasa yang diakui Amerika Serikat, tapi bukan bahasa resmi. Bahasa Inggris juga merupakan anggota dari bahasa Jermanik Barat meskipun sangat banyak dipengaruhi oleh bahasa Prancis setelah Penaklukan Norman pada tahun 1066.

Remaja Jerman biasanya menyelesaikan pendidikan sekolah menengah pada usia 16 tahun, ketika mereka memutuskan apakah akan pindah ke sekolah perdagangan, universitas, atau memasuki dunia kerja. SIM tidak dapat diperoleh sampai usia 18 tahun. Minuman beralkohol seperti bir dapat secara legal dibeli oleh remaja dari usia 16 tahun.

Sedangkan remaja Amerika menyelesaikan pendidikan mereka di akhir kelas 12, yaitu sekitar usia 17 atau 18 tahun, dan pada titik ini mereka memutuskan apakah akan memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, atau masuk militer. Seorang remaja bisa memperoleh lisensi mengemudi pada usia 18 tahun, tapi tidak dapat membeli alkohol sampai usia 21 tahun.

Di Jerman, Malam Tahun Baru, atau Silvester, dirayakan bersama teman-teman dan anggota keluarga di rumah. Makanan tradisional terdiri atas iga babi dan bratwurst (sosis), dimasak bersama sauerkraut (kubis asam) untuk disantap sepanjang hari. Gluehwein (sejenis anggur) disajikan seperti bir. Pergantian tahun di tengah malam dirayakan dengan kembang api, bersulang untuk Tahun Baru, dan ucapan “Prost Neu Jahr!”

Di Amerika perayaan Tahun Baru dirayakan baik di rumah ataupun di bar atau klub malam. Makanan ringan kebanyakan disajikan saat pesta, dengan berbagai musik dan tarian. Perayaan dilakukan dengan hitungan mundur hingga tengah malam, diikuti dengan toast “Happy New Year!” Resolusi Tahun Baru juga umum dibuat di Amerika Serikat, di mana sebagian orang berjanji untuk menghentikan sesuatu, biasanya kebiasaan buruk.

Untuk sarapan, kebanyakan orang Jerman makan sesuatu yang ringan. Sebutir telur setengah matang atau sandwich sangat digemari, bersama dengan mentega dan selai pada roti. Makan siang biasanya juga ringan. Iga babi, bratwurst, atau salad mie menjadi favorit. Makan malam bisa dibilang hidangan besar di Jerman. Schnitzel atau sauerbraten dapat disajikan dengan saus gipsi dan kentang goreng atau masakan kentang lainnya. Sebagian besar anggota keluarga duduk bersama dan berbicara tentang hari-hari mereka.

Di Amerika, sarapan terasa lebih besar. Pancake, sosis, dan telur atau toast Perancis biasa dihidangkan. Makan siang biasanya lebih ringan, dengan sandwich, sup, atau salad untuk dinikmati. Makan malam umumnya disajikan di pertengahan hingga akhir malam. Steak, hamburger, dan seafood menjadi kesukaan.

Komentar Anda