Bagaimana Kehidupan Sosial di Belgia?

Belgia adalah salah satu negara yang paling padat penduduknya di dunia. Antwerpen adalah kota terbesar, sedangkan Brussels adalah ibukota dan pusat komersial utama. Dengan wilayah pinggirannya, Brussels menjadi daerah metropolitan terbesar di negara itu. Kota-kota besar lainnya di Belgia adalah Bruges, Charleroi, Ghent, dan Liège.

Kaum Wanita Belgia

Hampir 60 persen dari penduduk Belgia adalah orang Fleming, dan sekitar 30 persen adalah orang Walloon. Sekitar 10 persen penduduk Belgia adalah imigran. Bahasa dan budaya Flemish berasal dari daerah yang sekarang menjadi Belgia utara setelah suku Jermanik yang disebut kaum Frank mendiami wilayah yang jarang penduduknya itu pada tahun 200 sampai 400-an M. Budaya Walloon dikembangkan di selatan, yang dahulu padat dihuni oleh suku Romawi dan Celtic ketika suku Frank tiba. Pengaruh Romawi tetap kuat di sana, dan suku Frank sebagian besar terpengaruh budaya lokal. Beberapa orang Belgia di bagian timur-tengah, di sepanjang perbatasan dengan Jerman, adalah keturunan Jerman.

Belgia memiliki dua bahasa resmi – bahasa Belanda, yang diucapkan oleh orang Fleming; dan bahasa Perancis, yang dituturkan oleh orang Walloon. Bahasa Belanda berdialek Belgia sebelumnya disebut bahasa Flemish, tapi sekarang disebut sebagai bahasa Belanda. Bahasa resmi yang digunakan dalam bidang pendidikan dan komunikasi publik adalah bahasa Belanda di Flanders, bahasa Perancis di Wallonia, dan bahasa Jerman di daerah kecil di bagian timur Belgia. Baik bahasa Belanda dan Perancis digunakan di kota Brussels.

Kebanyakan orang Belgia tinggal di kota besar atau kota kecil. Banyak dari mereka bepergian bolak-balik ke tempat kerja di bagian lain negara itu. Uni Eropa memiliki kantor pusat di Brussels. Orang asing telah menjadi bagian penting dari populasi Belgia. Orang Fleming dan Walloon memiliki perbedaan budaya, tapi orang Belgia mampu berkompromi. Sistem hukum mereka menyeimbangkan hak orang Fleming, Walloon, dan penduduk Brussels.

Balap sepeda dan sepak bola adalah tontonan olahraga yang paling populer di seluruh Belgia. Pada akhir pekan, klub sepeda dari segala usia bersepeda melewati pedesaan. Banyak orang Belgia menghabiskan waktu liburan di tepi pantai laut dan di Ardennes, kawasan hutan di bagian tenggara Belgia.

Masakan Belgia sangat terkenal. Dua hidangan populer adalah carbonnades (sup daging sapi yang dibuat dengan bir) dan waterzooi (ikan atau ayam rebus). Sayuran khasnya antara lain endive, bawang perai, dan asparagus putih. Bir dan minuman cokelat Belgia populer di seluruh dunia.

Konstitusi Belgia menjamin kebebasan beribadah. Konstitusi juga mengijinkan pemerintah untuk memberikan dukungan keuangan pada semua agama. Sekitar 75 persen penduduk Belgia menganut Gereja Katolik Roma, tetapi kurang dari 20 persen yang beribadah di gereja secara teratur. Namun, banyak orang Fleming menyekolahkan anak mereka ke sekolah-sekolah Katolik, dan aktivitas sosial politik Flemish banyak terjadi dalam organisasi yang terkait dengan gereja. Sekitar 1 persen dari penduduk Belgia adalah Protestan, dan banyak sisanya mengaku tidak beragama.

Hampir semua orang Belgia dewasa dapat membaca dan menulis. Pemerintah mendanai baik sekolah negeri dan sekolah yang dioperasikan oleh kelompok agama atau swasta lainnya. Kaum pendidik memuji sistem prasekolah Belgia yang progresif. Lebih dari 90 persen anak-anak Belgia mengeyam bangku prasekolah, dimulai pada usia 2½ tahun. Anak-anak yang berusia 6 sampai 18 tahun wajib bersekolah.

Anak-anak berusia 6 sampai 11 tahun mengenyam pendidikan di sekolah dasar. Setelah sekolah dasar, semua siswa melanjutkan ke sekolah tinggi yang komprehensif. Siswa di sekolah ini mengambil kursus dasar, tetapi masing-masing juga mengkhususkan diri dalam bidang teknik, kejuruan, atau persiapan perguruan tinggi.

Universitas tertua Belgia adalah Catholic University of Louvain yang didirikan pada tahun 1425. Pada tahun 1834, anggota-anggota sebuah masyarakat rahasia di seluruh dunia yang disebut Freemason (Mason), bersama-sama dengan kaum politik liberal, mendirikan Free University of Brussels. Kedua universitas ini memiliki dua kampus terpisah untuk dua bahasa. Belgia mendirikan perguruan tinggi negeri di Ghent dan Liege di awal tahun 1800-an. Di paruh terakhir tahun 1900-an, sejumlah universitas terbuka, seperti Antwerp untuk siswa berbahasa Belanda dan Mons bagi siswa berbahasa Perancis. Pemerintah membayar 95% pengeluaran universitas.

Komentar Anda