Kapan dan Di mana Suku Aborigin Tiba di Australia?

Para ilmuwan tidak tahu persis kapan atau di mana suku Aborigin pertama kali mendarat di Australia. Para arkeolog percaya bahwa suku Aborigin kemungkinan tiba di barat laut Australia, yakni bagian dari benua Australia yang paling dekat dengan Indonesia. Namun, permukaan air laut naik karena es mencair di akhir zaman es terakhir. Akibatnya, tempat di mana suku Aborigin diperkirakan tiba telah tergenang air dan sekarang berada di bawah laut. Situs arkeologi tertua yang ditemukan di Australia sebenarnya justru berada di selatan.

Suku Aborigin

Ada kemungkinan bahwa beberapa gelombang pemukim tiba selama bertahun-tahun. Namun, sebagian arkeolog berspekulasi bahwa hanya sejumlah kecil orang, mungkin hanya beberapa ratus, yang sampai di Australia. Suku Aborigin awal menemukan Australia sebagai tempat yang baik untuk hidup. Iklim Australia dulu lebih dingin dan basah daripada sekarang ini. Tumbuhan dan hewan juga lebih banyak karena curah hujan yang tinggi pada waktu itu.

Situs arkeologi di wilayah Willandra Lakes menunjukkan bahwa suku Aborigin telah mencapai bagian tenggara Australia, setidaknya sekitar 45.000 tahun yang lalu. Para ilmuwan memperkirakan bahwa suku Aborigin tinggal di Devil’s Lair Cave di barat daya Australia hampir 40.000 tahun yang lalu. Situs-situs tersebut berjarak lebih dari 3.200 kilometer dari pantai barat laut Australia.

Para arkeolog percaya bahwa suku Aborigin memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan kehidupan di Australia dan mereka menyebar perlahan-lahan di benua itu. Jika suku Aborigin tinggal di Australia selatan pada 45.000 tahun yang lalu, nenek moyang mereka pastinya telah tiba di barat laut jauh lebih awal dari itu.

Pulau Tasmania Australia terletak di bagian ujung selatan benua. Selama zaman es terakhir, pulau ini merupakan bagian dari daratan Australia. Penggalian arkeologi di beberapa gua menunjukkan bahwa suku Aborigin pernah tinggal di Tasmania lebih dari 30.000 tahun yang lalu. Tasmania adalah tempat paling selatan di dunia yang dihuni oleh orang-orang selama zaman es terakhir.

Komentar Anda