Mengenal Kehidupan Orang-orang Bulgaria

Sekitar 85 persen orang-orang Bulgaria adalah keturunan bangsa Bulgaria. Mereka adalah keturunan dari bangsa Slavia yang mendiami wilayah ini sejak tahun 500 M, dan bangsa Bulgar, yang tiba di wilayah ini pada 600 M. Bangsa Slavia berasal dari daerah yang sekarang menjadi Polandia tenggara dan Ukraina barat laut. Dulunya bangsa Bulgaria adalah orang-orang Asia nomaden.

Cewek Bulgaria

Orang-orang keturunan Turki membentuk sekitar 10 persen dari populasi Bulgaria. Pada tahun 1984 dan 1985, pihak berwenang Bulgaria memaksa orang-orang Turki untuk mengadopsi nama Bulgaria. Beberapa orang yang menolak untuk mengubah nama mereka dibunuh oleh tentara Bulgaria, sisanya dipaksa untuk meninggalkan negara itu. Pada bulan Desember 1989, pemerintah reformasi Bulgaria mengakhiri kebijakan ini dan memberikan hak yang sama untuk etnis Turki. Kelompok minoritas lainnya di Bulgaria antara lain Armenia, Yunani, Romawi (terkadang disebut Gipsi), Rumania, dan Rusia.

Sebelum pemerintahan Komunis dimulai pada tahun 1946, sebagian besar orang Bulgaria tinggal di daerah pedesaan, di mana kemiskinan meluas. Setelah Komunis berkuasa, pemerintah memulai industrialisasi Bulgaria. Banyak orang kemudian pindah ke kota untuk bekerja di pabrik-pabrik. Hari ini, sebagian besar orang Bulgaria tinggal di daerah perkotaan. Meskipun kondisi hidup telah meningkat di negara itu, standar hidup orang Bulgaria masih merupakan salah satu yang terendah di Eropa.

Sebagian besar pekerja kota Bulgaria dipekerjakan oleh pabrik-pabrik dan badan usaha lainnya. Sekitar 80 persen wanita Bulgaria bekerja di luar rumah. Mereka membentuk hampir setengah total angkatan kerja. Di Bulgaria, upah tergolong rendah dan lapangan pekerjaan langka. Terbatasnya perumahan, makanan, dan barang-barang kebutuhan dasar membuat harga-harga tinggi. Sebagian besar penduduk kota tinggal di apartemen yang tidak memiliki fasilitas umum seperti di negara-negara Barat. Hanya sedikit orang Bulgaria yang bisa membeli mobil, tapi banyak orang Bulgaria memiliki televisi dan radio. Banyak barang yang dijual di Bulgaria berkualitas buruk.

Di daerah pedesaan, kebanyakan orang bekerja di pertanian. Kebanyakan orang pedesaan hidup di rumah-rumah sederhana yang, dalam banyak kasus, kekurangan fasilitas seperti pemanas dan jaringan pipa air/gas. Pemerintah telah meningkatkan kondisi ini dengan membangun jalan beraspal dan menyediakan tenaga listrik serta layanan telepon di banyak masyarakat pedesaan.

Orang Bulgaria menikmati pertemuan informal dengan teman atau kerabat. Mereka juga suka berjalan-jalan. Film, buku, musik, dan gaya tari dari negara-negara Barat populer di sini, terutama di kalangan anak-anak muda. Event olahraga, khususnya pertandingan sepak bola, menarik banyak penonton. Banyak orang Bulgaria berduyun-duyun berlibur ke pantai Laut Hitam untuk menikmati cuaca yang nyaman dan pantai yang indah.

Orang Bulgaria menikmati semur sederhana dan hidangan lainnya yang mengandung domba, babi, atau daging sapi. Yogurt merupakan bagian populer dari diet mereka. Brendi plum yang kuat adalah minuman beralkohol favorit orang Bulgaria.

Bahasa Bulgaria, bahasa resmi dari Bulgaria, dituturkan oleh sebagian besar orang di sana. Bahasa Bulgaria berkaitan erat dengan bahasa Slavia Rusia dan bahasa lainnya dan ditulis dalam abjad Cyrillic. Hampir semua orang Bulgaria yang berusia 15 ke atas bisa membaca dan menulis. Pemerintah mengoperasikan banyak sekolah di Bulgaria. Anak-anak diminta untuk belajar selama delapan tahun di sekolah dasar. Mereka mendapat mata pelajaran seperti sejarah, sastra, matematika, dan seni. Hampir semua siswa melanjutkan ke sekolah tinggi. Bulgaria memiliki sekitar 25 lembaga pendidikan tinggi.

Masa keemasan seni Bulgaria terjadi di tahun 800 dan 900 M, ketika seniman Bulgaria menciptakan gereja-gereja Bizantium yang megah, lukisan, dan benda-benda keagamaan lainnya. Sastra Bulgaria berkembang di tahun 1000 M. Kekaisaran Ottoman menaklukkan negara itu pada akhir tahun 1300. Perkembangan seni kemudian menurun. Pemerintahan Ottoman di Bulgaria melemah pada tahun 1800-an, dan budaya negara itu mulai bangkit kembali.

Dua penulis terbaik Bulgaria era 1800-an adalah penyair Khristo Botev dan novelis Ivan Vazov. Karya berapi-api Botev menyerukan kebebasan dari pemerintahan Ottoman. Vazov dengan gamblang menggambarkan penderitaan rakyat di bawah Ottoman. Setelah Partai Komunis berkuasa, pemerintah mengontrol ekspresi seni secara ketat. Tapi karena pemerintah reformasi berkuasa pada tahun 1989, pembatasan seni dihapuskan. Bulgaria dikenal karena seni pertunjukannya, khususnya musik. Beberapa penyanyi opera, antara lain Boris Christoff dan Nikolai Ghiaourov, meraup ketenaran internasional.

Setelah Partai Komunis berkuasa, pemerintah menekan agama dan praktik keagamaan diawasi. Namun pada tahun 1989, pemerintah reformasi menegaskan hak-hak semua warga negara untuk menjalankan agama mereka. Sebagian besar orang Bulgaria adalah anggota Gereja Ortodoks Bulgaria, salah satu dari Gereja Ortodoks Timur. Kelompok agama lain meliputi Islam, Protestan, dan Katolik Roma.

Komentar Anda