Romawi Kuno: Dari Republik Hingga Kekaisaran

Setelah Perang Punic Kedua, Romawi mulai memperluas wilayahnya di Mediterania timur. Kerajaan Makedonia menjadi sebuah provinsi Romawi pada tahun 146 SM. Di tahun yang sama, pasukan Romawi mengalahkan Achaean League, konfederasi 12 kota Yunani, dan menghancurkan ibukotanya yang indah, Corinth.

Perang Punik Kedua Romawi Kuno

Kekuasaan Romawi terus meluas ke Asia ketika Raja Attalus III dari Pergamum meninggal tanpa ahli waris. Untuk menghindari perang saudara, ia memberikan kerajaannya pada Romawi. Pada tahun 133 SM, Pergamum (Turki di zaman modern) menjadi sebuah provinsi Romawi yang kaya raya.

Sementara Romawi membentuk aliansi dengan banyak negara-negara kota tetangga di Italia, Romawi juga memerintah wilayah di luar negeri sebagai provinsi. Sisilia adalah provinsi pertama Romawi yang diakuisisi pada tahun 241 SM pada akhir Perang Punic Pertama. Setiap provinsi memiliki gubernur Romawi yang tugasnya adalah menegakkan hukum dan menjaga ketertiban serta mengawasi pemungutan pajak yang harus dibayar setiap provinsi ke Roma.

Jatuhnya Republik Romawi Kuno

Republik Romawi berakhir karena perang sipil, saat jenderal Romawi berperang satu sama lain untuk merebut kekuasaan tertinggi. Pada tahun 61 atau 60 SM, tiga jenderal -Pompey, Julius Caesar, dan Marcus Licinius Crassus- bergabung untuk membentuk aliansi politik kuat meski tidak resmi yang dikenal sebagai Tiga Serangkai Pertama.

Namun setelah kematian Crassus, Pompey menjadi iri dengan keberhasilan militer Caesar di Gaul. Perebutan kekuasaan antara dua jenderal ini berakhir dengan kekalahan Pompey di Yunani pada tahun 48 SM. Pompey melarikan diri ke Mesir, di mana ia terbunuh. Caesar memimpin pasukannya ke medan perang dan jatuh ke pelukan Ratu Mesir, Cleopatra, yang akhirnya mengandung anaknya. Caesar membawa Cleopatra ke Roma, di mana dia dibunuh oleh sekelompok bangsawan Romawi pada tahun 44 SM.

Perang sipil terjadi lagi menyusul kematian Caesar. Pada tahun 32 SM, Octavian, anak angkat Caesar, maju ke medan perang melawan mantan sekutunya, Mark Antony, yang pernah menjadi jenderal dalam tentara Caesar. Antony mendapat dukungan dari Cleopatra. Oktavianus mengalahkan armada gabungan Antony dan Cleopatra dalam Pertempuran Actium pada tahun 31 SM.

Di tahun berikutnya, Mesir menjadi provinsi Romawi. Oktavianus diangkat menjadi kaisar Romawi pertama pada tahun 27 SM dan memakai nama Augustus, yang berarti “yang mulia.” Pemerintahannya menandai awal dari sebuah periode stabilitas politik yang berlangsung sampai sekitar tahun 180 M. Masa ini dikenal sebagai Pax Romana, atau Perdamaian Romawi. Di bawah Augustus dan kaisar berikutnya, Kekaisaran Romawi terus berkembang, mencapai ukuran terbesarnya di bawah Kaisar Trajan, yang memerintah dari tahun 98 hingga 117 M.

Komentar Anda