Bagaimanakah Kehidupan Orang-orang di Austria?

Sebagian besar penduduk kota di Austria tinggal di gedung-gedung apartemen. Sebagian lainnya tinggal di rumah keluarga tunggal. Banyak keluarga petani dan peternak serta warga desa tinggal di rumah keluarga tunggal. Gaya perumahan Austria bervariasi dari daerah ke daerah.

Orang Austria

Di Burgenland, banyak rumah yang desainnya sederhana dan ditutupi dengan semacam plester yang disebut stucco. Provinsi Tyrol dan Vorarlberg memiliki banyak rumah-rumah kayu yang disebut chalet, mirip dengan yang di Swiss. Kebanyakan chalet memiliki atap runcing curam dengan lis atap lebar dan menggantung.

Orang Austria memakai pakaian seperti yang dipakai di negara-negara Eropa lainnya dan di Amerika Utara. Pada acara-acara khusus, banyak warga Austria mengenakan kostum tradisional nasional atau regional. Pria biasanya memakai setelan wol abu-abu dengan potongan hijau yang terdiri atas mantel dan knickers, celana panjang longgar yang ditekuk tepat di bawah lutut. Perempuan biasanya memakai kostum petani yang disebut dirndl, yang berupa rok penuh, celemek, dan atasan ketat yang dikenakan di atas blus dan diikat di bagian depan.

Banyak hidangan Austria yang dipengaruhi masakan Ceko, Jerman, atau Hungaria. Daging populer di Austria antara lain daging sapi, daging ayam, daging babi, sosis, dan daging sapi muda. Hidangan Austria yang disebut Wiener schnitzel (sayatan daging sapi yang dilapisi tepung roti) telah menjadi favorit di banyak negara. Lauk populer di Austria antara lain pangsit, mie, dan kentang. Orang Austria minum bir atau anggur saat jam makan. Kue-kue lezat yang dibuat oleh tukang roti Austria telah terkenal di dunia.

Festival dan hari libur memainkan peranan penting dalam kehidupan Austria. Beberapa festival berasal dari masa pra-Kristen. Salah satu festival yang diadakan di daerah Tyrol menjadi bagian dari pesta kegembiraan di akhir musim dingin yang mendahului musim khidmat Pra-Paskah. Beberapa orang berpura-pura mengusir “roh jahat” dari musim dingin. Mengenakan kostum dan masker khusus, mereka berbaris di jalan-jalan dan melambai-lambaikan tongkat besar di udara.

Pemerintah Austria memberikan pelayanan kesejahteraan yang komprehensif. Di bawah program asuransi sosial nasional, pekerja dapat menerima tunjangan cacat, persalinan, hari tua, sakit, keselamatan, atau pengangguran. Austria juga memiliki program asuransi kesehatan nasional untuk semua warga negara. Biaya kedua program ini diambil dari dana orang-orang yang mengikuti asuransi; pemilik usaha; dan pemerintah daerah, provinsi, dan federal.

Sejak tahun 1919, hukum Austria telah membatasi jam kerja, yakni delapan jam, dan menjamin orang yang dipekerjakan mendapat jatah libur tahunan. Saat ini, orang yang telah bekerja selama satu tahun atau lebih berhak menerima setidaknya liburan selama 25 hari dengan bayaran tetap setiap tahun. Pada tahun 1975, hari kerja dibatasi hingga 40 jam saja.

Orang Austria mencintai alam, dan banyak hutan, danau, dan pegunungan Austria memberikan kesempatan untuk melakukan olahraga outdoor. Di musim dingin, orang-orang bisa menikmati ice skating, ski, dan tobogganing. Olahraga musim dingin populer lainnya antara lain bobsledding, hoki es, dan ski jumping. Olahraga musim panas favorit adalah berperahu, memancing, hiking, berenang, dan ski air. Orang-orang Austria juga menikmati bersepeda, berkemah, piknik, dan bermain sepak bola. Warga Austria juga mencintai seni serta olahraga. Balet, konser, film, opera dan operet, serta drama juga populer di sana.

Hampir semua warga Austria dewasa dapat membaca dan menulis. Anak Austria yang berusia antara 6 hingga 15 diwajibkan untuk bersekolah. Kebanyakan siswa mengenyam pendidikan di sekolah umum secara gratis. Sisanya duduk di bangku sekolah swasta, yang mungkin mengenakan biaya. Austria memiliki beberapa universitas, politeknik, dan akademi seni rupa. The University of Vienna adalah universitas terbesar di negara itu.

Sekitar 65 persen dari orang-orang Austria beragama Katolik Roma. Muslim dan Protestan masing-masing menyumbang sekitar 5 persen dari total populasi. Austria memiliki sejumlah kecil penganut Yahudi, sebagian besar berada di Wina. Pemerintah Austria memberikan dukungan keuangan untuk berbagai lembaga keagamaan, termasuk sekolah-sekolah swasta dari Gereja Katolik Roma dan beberapa agama lain yang diakui.

Komentar Anda