Dilema Pelarangan Rokok Elektronik

Sejumlah wilayah di Amerika Serikat seperti New York dan Chicago telah memberlakukan pelarangan atas rokok elektronik. Hal ini dilakukan setelah penelitian terakhir menyebutkan bahwa sebagian warga merasa resah atas pelarangan tembakau dan rokok yang beredar di sekitar mereka. Akibatnya, antusiasme untuk mengonsumsi rokok elektronik sebagai pemanfaatan kesenangan baru semakin meningkat.

rokok elektronik

Sementara sejumlah pihak masih mengkhawatirkan kemungkinan adanya nikotin yang terkandung dalam asap rokok elektronik. Lagi-lagi hal ini mendapatkan bantahan dari beberapa peneliti yang menyatakan bahwa rokok elektronik tidak mengandung bahan kimia berbahaya layaknya tembakau. Asap dari rokok elektronik dapat segera menyatu dengan udara serta tidak menciptakan bahaya polutan tertentu yang berdampak buruk bagi pernafasan.

Fakta ini semakin menambah dilema yang dihadapi terkait penggunaan rokok elektronik di kalangan masyarakat. Di kawasan Uni Eropa, biaya produksi dan lisensi rokok elektronik telah dinaikkan sedemikian rupa, sehingga membuat sejumlah produsen harus berpikir ulang sebelum memproduksi rokok tersebut.

Sementara pihak kedokteran Amerika Serikat merasa sangat kecewa dengan rendahnya perhatian pemerintah dalam memberikan akses kepada rakyat untuk mengikuti berbagai pelatihan dan penyuluhan mengenai bahaya penggunaan rokok, baik yang berbahan dasar tembakau ataupun elektronik.

Komentar Anda