Pelajari Tiga Jenis Glaukoma Berikut Ini

Glaukoma adalah kondisi yang sangat umum yang menyebabkan tekanan di dalam mata meningkat. Mata membutuhkan tekanan untuk mempertahankan bentuk bulatnya. Namun, ketika tekanan terlalu tinggi, saraf optik dapat menjadi rusak. Kerusakan saraf optik menyebabkan kehilangan penglihatan perifer dan jika tidak diobati, kebutaan total akan terjadi.

Glukoma

Ada tiga jenis glaukoma:

1. Glaukoma primer sudut terbuka
2. Glaukoma sudut tertutup
3. Glaukoma neovascular

Glaukoma primer sudut terbuka adalah bentuk paling umum dari penyakit ini. Dalam banyak kasus, penyakit ini tidak ditemukan sampai cukup banyak penglihatan perifer yang hilang. Jenis glaukoma ini biasanya mudah untuk diobati. Ada beberapa obat tetes mata yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan tinggi ke kisaran normal. Dalam beberapa kasus, mata pasien mungkin tidak merespon terapi obat sehingga memerlukan prosedur pembedahan untuk mengurangi tekanan secara permanen.

Glaukoma sudut tertutup (sempit) adalah cacat anatomis yang membuat cairan di mata sulit mengering dengan baik ketika terjadi dilatasi mata (pupil membesar), karena iris menghalangi saluran drainase tempat keluarnya cairan mata. Glaukoma ini terjadi secara tiba-tiba, yang menyebabkan tekanan meningkat cukup tinggi sehingga mengakibatkan sakit parah, mual, muntah, edema (pembengkakan) kornea, penglihatan kabur, serta pandangan kemerahan dan pelangi di sekitar lampu. Pengobatan untuk glaukoma sudut tertutup menggunakan YAG peripheral iridotomy. Prosedur ini membuat lubang di iris sehingga ketika mata melebar, cairan masih bisa keluar dari mata dengan mudah.

Glaukoma neovascular mirip dengan glaukoma sudut tertutup dan disebabkan oleh pertumbuhan pembuluh darah ke dalam saluran drainase yang menyumbat cairan untuk keluar dari mata. Seperti glaukoma primer sudut terbuka, tidak ada gejala dan hilangnya penglihatan terjadi secara bertahap. Glaukoma neovascular biasanya disebabkan oleh kondisi iskemik seperti oklusi vena retina sentral atau penyakit obstruktif arteri karotid yang mengakibatkan kurangnya oksigen yang dipasok ke mata. Pengobatan penyakit ini bertujuan untuk menurunkan tekanan intraokular dengan menggunakan salah metode farmasi (obat tetes mata dan beberapa obat-obatan oral) atau teknik yang lebih invasif seperti prosedur pembedahan trabeculectomy.

Komentar Anda