Mengenal E. coli dan E. coli O157:H7

O157:H7

E. coli adalah salah satu bakteri yang paling banyak dipelajari dalam sejarah ilmu pengetahuan. Ada ratusan strain yang berbeda dari mikroba ini. Nama lengkapnya adalah Escherichiacoli. Sejak pertengahan 1900-an, para ilmuwan di seluruh dunia telah menggunakan E. coli untuk mempelajari proses biologi dasar. Bakteri ini terutama digunakan untuk mempelajari perilaku gen (unit hereditas). Pada tahun 1997, para ilmuwan menyelesaikan identifikasi kimia semua gen pada E. coli.

Di luar laboratorium, sebagian besar strain E. coli hidup dalam usus manusia, ternak, dan hewan lainnya tanpa membahayakannya. Namun E. coli dapat juga menyebabkan infeksi darah atau urin yang serius. Satu strain yang baru teridentifikasi, E. coli O157:H7, bisa menyebabkan penyakit usus yang parah. Infeksi khas E. coli O157:H7 dimulai dengan kram perut intens dan diare berair yang sering berubah menjadi diare berdarah dalam beberapa hari. Kebanyakan pasien sembuh dalam waktu sekitar seminggu. Tetapi infeksi dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan anemia (rendahnya jumlah sel darah merah). Beberapa pasien dinyatakan meninggal karena gangguan ini.

E. coli O157:H7 tinggal dalam sebagian kecil binatang ternak tetapi tidak menyebabkan penyakit apapun. Kebanyakan infeksi E. coli O157:H7 pada manusia disebabkan karena memakan daging sapi yang terkontaminasi dan dimasak kurang matang. Infeksi juga ditemukan dalam sayuran yang terkontaminasi, susu yang tidak dipasteurisasi, dan sari apel. Orang yang terinfeksi bakteri ini juga dapat menularkan penyakitnya kepada orang lain. Cara terbaik untuk mencegah infeksi adalah dengan memasak daging hingga matang sepenuhnya, membersihkan buah-buahan dan sayuran secara menyeluruh, dan mencuci tangan sesering mungkin.

Siapapun yang terkena diare parah atau diare berdarah harus segera dibawa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan agar segera mendapatkan pengobatan yang tepat. Bila E. coli O157:H7 terdeteksi pada beberapa orang, maka dinas kesehatan masyarakat harus segera mengambil langkah-langkah medis untuk menemukan sumber penyakit sehingga infeksi pada orang lain bisa dicegah.

Komentar Anda