Kehidupan di Perkotaan Meksiko

Daerah yang paling urban di Meksiko meliputi wilayah metropolitan Mexico City dan Guadalajara serta negara bagian Nuevo León dan Baja California. Mexico City, ibukota negara, memiliki sekitar 9 juta penduduk. Wilayah metropolitan kota ini memiliki populasi sekitar 20 juta jiwa. Sembilan kota lain di Meksiko memiliki lebih dari 1 juta penduduk. Jika diurutkan berdasarkan ukuran, kota-kota ini adalah Ecatepec, Guadalajara, Puebla, Juárez, Tijuana, León, Zapopan, Monterrey, dan Netzahualcóyotl.

Kota Meksiko

Banyak kota besar dan kota kecil Meksiko dulunya merupakan komunitas masyarakat adat. Setelah orang-orang Spanyol tiba, mereka membangun kota dengan layout tradisional Eropa. Setiap kota memiliki bangunan gereja dan pemerintahan yang besar di sekitar plaza (alun-alun). Plaza masih menjadi pusat kehidupan kota di Meksiko, bahkan di kota-kota besarnya. Di malam hari atau pada hari Minggu sore, orang-orang berkumpul di alun-alun untuk bersosialisasi atau mendengarkan musik.

Pusat-pusat kota dipenuhi dengan bangunan bertingkat tinggi. Rumah-rumah modern dan bangunan apartemen menempati wilayah pinggiran kota. Bagian kota tua memiliki barisan rumah yang dibangun dengan gaya kolonial Spanyol. Sebagian besar rumah-rumah ini terbuat dari batu atau bata adobe (tanah liat yang dijemur). Balkon kecil memanjang dari beberapa jendela. Sebuah rumah bergaya Spanyol juga memiliki patio (teras, taman halaman), yang menjadi pusat dari kehidupan keluarga. Bagian ini biasanya memiliki air mancur, bunga, tanaman merambat, dan pot-pot tanaman berbunga.

Kota Meksiko semakin tumbuh saat banyak orang pindah dari daerah pedesaan ke kota untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Akibatnya, banyak kota di Meksiko yang menghadapi masalah sosial dan lingkungan yang serius. Rumah-rumah di banyak kawasan miskin terbuat dari potongan-potongan kayu, logam, dan bahan lain yang bisa ditemukan. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki listrik dan air yang mengalir. Banyaknya mobil menciptakan kemacetan lalu lintas yang parah. Polusi udara di kota Mexico City menyebabkan banyak orang menderita gangguan pernapasan dan penyakit mata.

Sebagian besar orang yang bermigrasi ke kota-kota Meksiko tidak memiliki pekerjaan tetap. Lainnya tidak mendapatkan pekerjaan layak untuk menghidupi dirinya sendiri. Seluruh keluarga harus bekerja, kadang-kadang pada dua atau tiga pekerjaan, untuk bertahan hidup. Banyak orang miskin yang tidak memiliki keterampilan mencari pekerjaan sebagai pekerja konstruksi, pembersih jalan, atau pedagang kaki lima. Lainnya mencari nafkah dengan mencuci pakaian atau membersihkan rumah. Setelah tinggal di kota untuk sementara waktu, banyak orang miskin yang mencari pekerjaan di pabrik-pabrik dengan bayaran yang lebih tinggi.

Komentar Anda