Mengenal Kota São Paulo di Brazil

São Paulo adalah kota terbesar di Brazil sekaligus pusat komersial, keuangan, dan industri terkemuka. Kota São Paulo memiliki penduduk 11,32 juta jiwa yang mencakup daerah pedesaan serta pusat kota. São Paulo adalah salah satu kota terbesar di dunia dalam hal populasi. Kota ini merupakan kota utama di salah satu wilayah urban terpadat di dunia. São Paulo adalah ibukota negara bagian São Paulo. Kota ini terletak di bagian tenggara Brazil, sekitar 386 kilometer sebelah barat Rio de Janeiro.

Kota São Paulo di Brazil

Pada tahun 1554, para misionaris Jesuit dari Portugal mendirikan kota São Paulo untuk misi Indian. São Paulo tetap menjadi sebuah kota kecil hingga pertengahan 1800-an sampai menjadi pusat komersial ketika industri kopi Brasil booming. Pemilik perkebunan pertama kali menggunakan budak Afrika sebagai buruh. Setelah penghapusan perbudakan di Brazil pada tahun 1888, orang Asia dan Eropa datang ke negara bagian São Paulo untuk bekerja di perkebunan kopi, dan banyak dari mereka yang kemudian pindah ke kota São Paulo. Pada saat itu, petani kopi menginvestasikan banyak keuntungan mereka dalam industri di São Paulo. Saat ini, São Paulo dan sekitarnya menyumbang setengah dari total produksi industri Brasil.

Kota ini terletak di dataran tinggi sekitar 48 kilometer dari Samudera Atlantik. Sebuah lereng curam memisahkan São Paulo dari kota pesisir, Santos, di sebelah tenggara. Santos berfungsi sebagai pelabuhan São Paulo. São Paulo mencakup wilayah seluas 1.493 kilometer persegi, dan daerah metropolitan memiliki luas 7.951 kilometer persegi. Sungai Tiete dan Pinheiros mengalir melalui kota ini.

Jalan lebar dan gedung pencakar langit dirancang secara luar biasa untuk memperindah penampilan kota yang modern. Beberapa bangunan São Paulo ada yang genap berusia 100 tahun, ada juga sebuah kapel yang dibangun pada tahun 1554 dan gereja-gereja tua lainnya masih berdiri di beberapa titik kota. Pusat distrik bisnis São Paulo disebut Triangle. Nama ini dipakai sejak tahun 1500-an, ketika tiga bangunan misi yang berdiri di daerah itu terhubung oleh jalan yang membentuk segitiga.

Di samping Triangle di sebelah barat laut terdapat banyak hotel dan restoran. Sebuah alun-alun bernama Plaza Republik membuka pasar seni dan kerajinan setiap hari Minggu. Mansion-mansion berjajar di Paulista Avenue yang modis di sebelah barat daya Triangle, namun sebagian besar telah digantikan oleh gedung pencakar langit. Gedung apartemen dan kantor juga telah menggantikan rumah-rumah di pusat kota. Banyak orang telah pindah ke pinggiran kota.

São Paulo memiliki sejumlah taman, yang terbesar adalah taman Ibirapuera Park yang indah. Sebuah monumen untuk bandeirantes (pelopor) São Paulo berdiri di pintu masuk taman. Di dekatnya ada wilayah danau Santo Amaro yang merupakan tempat rekreasi yang populer. Acara olahraga sering diadakan di stadion Morumbi dan Pacaembu.

São Paulo menghadapi banyak masalah yang terkait dengan pertumbuhan penduduk yang cepat. Sebagai contoh, banyak rumah yang tidak memiliki air maupun layanan pembuangan kotoran. Masalah lain adalah polusi udara, kepadatan penduduk, dan kemacetan lalu lintas. Dalam upaya untuk memecahkan masalah-masalah ini, kota São Paulo telah melakukan beberapa proyek perbaikan saluran air dan pembuangan selama awal tahun 1970-an. Pembangunan fasilitas komersial dan rekreasi di luar tengah kota membantu mengurangi kepadatan penduduk. Sebuah sistem angkutan cepat dibuka pada tahun 1974.

Komentar Anda