Kehidupan di Kota São Paulo

Orang-orang São Paulo disebut paulistano. Kebanyakan dari mereka memiliki nenek moyang yang beremigrasi dari Jerman, Italia, Jepang, Lebanon, Portugal, Spanyol, atau Suriah. Beberapa paulistano memiliki keturunan Indian Afrika atau Indian Amerika. Sejak tahun 1930-an, imigrasi dari negara lain ke São Paulo menurun. Pada saat yang sama, migrasi dari daerah lain di Brasil ke São Paulo meningkat. Banyak orang Brasil pindah ke São Paulo karena kota ini memiliki lebih banyak pekerjaan dan upah yang lebih tinggi dibandingkan daerah-daerah lain di Brasil.

orang sao paulo

Paulistano berbicara dalam berbagai bahasa, tapi kebanyakan dari mereka berbicara dalam bahasa Portugis, bahasa resmi Brasil. Sebagian besar penduduk São Paulo beragama Katolik Roma. Kelompok agama lainnya adalah Protestan dan agama-agama Afrika.

Paulistano memiliki reputasi sebagai pekerja keras yang paling energik di Brasil. Tapi mereka juga tetap bersantai. Setelah bekerja di pagi hari, banyak orang menikmati makan siang yang panjang dan santai sebelum kembali bekerja di sore hari. Orang-orang São Paulo menikmati olahraga, khususnya sepak bola.

Kemiskinan adalah masalah serius di São Paulo meskipun kota ini tergolong makmur. Lebih dari separuh keluarga di kota ini memiliki penghasilan bulanan kurang dari 150 dolar. Banyak keluarga ini hidup di daerah kumuh yang disebut cortico, yang terdiri atas banyak gubuk yang berjejalan. Migrasi besar-besaran ke kota mengintensifkan masalah kemiskinan. Sebagian besar orang-orang yang pindah ke São Paulo tidak memiliki keterampilan kerja, dan banyak yang tidak dapat mendapatkan pekerjaan layak. Kota ini terus menggiatkan pemberian pelatihan kerja dan pembangunan perumahan murah yang layak bagi orang-orang ini.

Komentar Anda