Mengenal Seluk-Beluk Negara Kuba

Havana, KubaKuba adalah sebuah negara kepulauan yang merupakan satu-satunya negara komunis di benua Amerika. Negara ini terletak sekitar 145 kilometer di selatan Key West, Florida. Havana adalah ibukota sekaligus kota terbesar Kuba.

Kuba adalah pulau terbesar dan salah satu yang paling indah di antara pulau-pulau di kawasan Karibia. Pegunungan yang menjulang dan perbukitan yang terhampar mencakup sekitar sepertiga dari pulau. Wilayah Kuba lainnya sebagian besar terdiri atas lereng dan padang rumput yang luas. Kuba memiliki garis pantai indah yang ditandai dengan teluk dalam, pantai berpasir, dan terumbu karang berwarna-warni.

Lokasi Kuba sangat mempengaruhi sejarahnya. Pulau ini terletak di persimpangan rute laut utama antara Samudra Atlantik, Laut Karibia, dan Teluk Meksiko. Penjelajah terkenal Christopher Columbus, yang berlayar untuk Spanyol, mendarat di Kuba pada tahun 1492. Pulau ini kemudian menjadi tempat strategis dan penting bagi kerajaan Spanyol di Amerika.

Pada akhir 1700-an dan awal 1800-an, tebu menjadi tanaman terkemuka di Kuba. Petani tebu keturunan Eropa bercocok tanam di perkebunan besar yang sangat tergantung pada tenaga manusia. Untuk menyediakan tenaga kerja murah, para petani membawa ribuan orang Afrika ke Kuba dan memaksa mereka untuk bekerja sebagai budak.

Selama abad ke-19, banyak warga Kuba yang memberontak terhadap kekuasaan Spanyol. Pada tahun 1898, Amerika Serikat membantu mengalahkan Spanyol, yang kemudian menyerahkan Kuba. Sebuah pemerintah militer AS menguasai Kuba pada tahun 1899-1902, ketika pulau itu menjadi republik. Namun, Amerika Serikat yang memiliki hubungan dekat dengan Kuba sering campur tangan dalam urusan internal pulau itu. Dari tahun 1934-1940 dan 1952-1959, Kuba dikuasai oleh diktator Fulgencio Batista y Zaldívar.

Fidel Castro memimpin revolusi yang menggulingkan Batista pada tahun 1959. Hubungan antara Kuba dan Amerika Serikat menjadi tegang setelah revolusi itu. Castro mendirikan pemerintahan Komunis dan mengembangkan hubungan yang dekat dengan Uni Soviet, saingan utama Amerika Serikat dalam perebutan kekuasaan internasional. Pada tahun 1961, Amerika Serikat mengakhiri hubungan diplomatik dengan Kuba dan memberlakukan sanksi ekonomi yang ketat di pulau itu. Sanksi ekonomi adalah tindakan untuk membatasi atau mengakhiri hubungan ekonomi dengan suatu negara.

Saat ini, pemerintah Kuba sangat terpusat. Hal ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, termasuk adanya pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis. Namun, kebebasan politik dan ekonomi di Kuba sangat terbatas.

2 thoughts on “Mengenal Seluk-Beluk Negara Kuba

  • 06/28/2016 at 1:48 pm
    Permalink

    gan maaf nih gan, kuba bukannya sosialis yaa? soalnya kan sosialis dan komunis itu mirip tapi berbeda gan, saya juga sempet nyari di blog blog bilang komunis lah, sosialis lah, jadi bingung gan,

    Reply
    • 06/30/2016 at 12:37 pm
      Permalink

      Kuba itu komunis

      Reply

Komentar Anda